
Dua hari sudah berlalu Xun Zhi yang sudah kelelahan akan pelatihannya, dan pada akhirnya ia mengusainya. Setelah itu ia memutuskan untuk melanjutkan kembali perjalanannya menuju gunung naga.
Ia terus berjalan mendaki sambil mengalahkan hewan beast yang mencegatnya, di perjalanan itu mulai dari Kadal Api Raksasa, Ular Hitam tingkat 5, dan segerobolan Tikus Gunung tingkat 4. Pada akhirnya Xun Zhi sudah sampai di puncak gunung itu.
Yang terlihat di sekeliling puncak gunung itu hanyalah awan dengan udara yang tipis. Namun Xun Zhi terus melangakah, Pada akhirnya ada sebuah pintu gerbang hitam besar dengan ukiran dua naga yang saling berhadapan terpampang di depan pintu gerbang, dan juga tembok yang tinggi nan panjang bewarna putih mengelilingi kawah.
Tekanan aura yang sangat kuat pun terasa di sekitarnya. Akan tetapi tubuh Xun Zhi bisa menahan tekanan aura itu sambil mendekati gerbang lalu membukanya.
~Dug kregggkk~
Suara pintu gerbang yang Xun Zhi buka bersamaan dengannya yang melangkah masuk. Di dalamnya terlihat sangat jelas oleh Xun Zhi ada sebuah Naga Hitam yang sangat besar sedang tertidur di tengah kawah.
Tubuh si naga itu di kelilingi oleh pagar Api Hitam yang membara. Tak lama berselang gerbang hitam yang ia buka tertutup kembali dengan sendirinya.
Xun Zhi pun terus menatap kearah Naga Hitam sambil melangkahkan ke bawah terus dan menerobos kobaran api hitam itu, Hingga akhirnya sampai di depan sang naga hitam.
Terlihat jelaslah dari dekat sosok naga hitam itu. Sisik-sisik besar bewarna hitam gelap, sayap yang besar, kulit yang tebal, dan tanduk naga yang besar dengan warna hitam gelap pula.
Xun Zhi menyentuh hidungnya. Tak lama matanya yang tadinya tertutup mulai terbuka karena sentuhan Xun Zhi. Terlihat begitu besar bola matanya melihat kearah Xun Zhi lalu berkata.
"Hey anak manusia berani sekali kau mendekatiku."
Mendengar perkataanya Xun Zhi tersenyum.
Naga hitam itu tercengang akan wajah Xun Zhi yang tersenyum.
"Berani sekali kau tersenyum kepadaku."
__ADS_1
Begitu ucapnya dengan nada keras bersamaan dengan dia yang berdiri. Saat ia berdiri terlihat sekali betapa besarnya Naga itu bila dibandingkan dengan tubuh Xun Zhi yang hanya sama dengan ukuran kukunya saja.
Naga Hitam itu mengepakkan sayapnya, Kepakannya bagaikan badai besar itu hampir menghempaskan Xun Zhi juga api hitam yang mengelilinginya seperti akan padam. Karena keadaan sudah begitu Xun Zhi berkata.
"Yo Long Hei'an ternyata kau terlihat baik-baik saja."
Naga Hitam terpaku sejenak akan perkataan Xun Zhi.
"Hey anak manusia berani sekali kau memanggilku begitu."
"Hahaha kamu tetap saja tak mengingatku yah naga jelek."
"Tidak mungking kamu pasti bukan dia kan?"
"Hehehe...." Jawab Xun Zhi yang hanya ketawa terhadapnya.
Long Hei'an terkejut akan kenyataan itu dan terdiam membeku, sambil terus memandang ke arah muka Xun Zhi. Hingga beberapa menit kemudian ia sadar kembali dan berkata.
"Hahaha ... senang sekali ternyata kau naga jelek, tapi jangan panggil aku Zhi Guang sekarang aku sudah berganti nama menjadi Xun Zhi."
"Ohh begitu baiklah, tapi kenapa kau menjadi bocah begini dan juga aku tak merasakan Qi Alam Dewa mu.
Muka Xun Zhi yang tadinya gembira pun mendadak menjadi muram lalu berkata.
"Sebenarnya aku sudah tak menjadi Dewa Perang lagi."
Long Hei'an terkejut akan tau kebenaran itu dan berkata.
__ADS_1
"Kenapa bisa begitu ?"
"Waktu itu aku bertarung dengan Hei An yang ingin merebut posisiku, karena aku kalah olehnya dan di waktu itu juga aku terbunun dan ber-renkarnasi menjadi bocah kembali."
"Ohh begitu kah, jadi sekarang ada apa kamu sekarang kemari."
Xun Zhi yang menatap kembali ke muka Long Hei'an dengan raut muka yang serius dan berkata.
"Aku ingin meminta kekuatanmu untuk membalas dendam kepada Hei An yang sangan ingin sekali aku membunuhnya."
"Maaf kawan aku tak bisa mengabulkannya aku sudah 1500 tahun hidup di dunia ini dan kekuatanku sekarang hanya tinggal sedikit, Kecuali aku masuk ke dalam tubuhmu akan tetapi peluang hidupmu sedikit bagaaimana ?."
"Tidak masalah asalkan aku bisa membalaskan dendam ini terhadap Hei An Cara apapun akan ku lakukan." Ucap Xun Zhi dengan tegas kepada Long Hei'an.
"Baiklah kalau begitu tempelkan tanganmu di dahiku dan alirkan semua Qi yang kau punya setelah itu katakan tujuannya."
Xun Zhi mulai melaksanakan apa yang Long Hei'an katakan tak lama cahaya putih terang oun keluar diantara mereka.
"Dengan ini aku ucapkan bahwa Long Hei'an akan membantu pembalasan dendamku kepada Hei An."
Long Hei'antersedot oleh tangan Xun Zhi dan sama juga dengan api hitam di sekelilingnya. Setelah itu tubuhnya menjadi panas tiada tara. Api hitam keluar dari sekujur tubuhnya, dan Xun Zhi pun mulai menjerit kesakitan.
Tubuhnya bergelinding dan bergelinding terus di atas kawah itu. Dan tak lama Xun Zhi mulai kembali normal secara perlahan terus menerus hingga mulai normal kembali suhu tubuhnya.
"Hahaha bagaimana apakah kau sudah puas sekarang ini dengan kekuatan barumu." Ucap Long Hei'an yang berada di tubuhnya.
"Lumayan akan tetapi kita bisa dengan cepat tidak naik ke Qi Alam Dewa. Dan daripada kita ngobrol lama disini lebih baik aku kembali ke sekolah."
__ADS_1
Setelah urusanya selesai ia bergegas pulang menuju sekolah.
(BERSAMBUNG)