KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
Episode 67


__ADS_3

Sore hari itu, Xun Zhi telah sampai di pusat Kota Kerajaan Tanah Suci, Xun Zhi yang sedang duduk memakai jubah dan tudungnya berniat makan sore di restoran makan sederhana di meja makannya yang agak panjang kira-kira 3 meter.


"Permisi tuan pendeka, apa yang ingin anda pesan?"


Begitu ucap pelayan wanita muda.


"Saya pesan makanan yang terkenal disini."


"Baiklah kalau begitu tunggu sebentar yah tuan."


Dengan senyuman ia pun pergi kembali ke tempatnya.


"Hei-hei kau tau tidak Sekolah Tanah Mengapung minggu lalu diserang loh!"


"Ehh benarkah itu?"


"Benar-benar dan juga Kepala Sekolahnya juga meninggal dunia akibat serangan itu!"


"Ehh Grand Master Yujin yang terkenal itu meninggal?"


"Ahh... benar, katanyabsih lawannya seniornya yang dulu tinggal disini juga dan menjadi penghianat!


"Ehh begitu yah."


Begitu ucap kedua orang pria berumur 30-an yang berada di samping agak jauh jaraknya dari Xun Zhi. Xun Zhi pun hanya mendengarkan saja ucapan mereka berdua.


Tak lama pelayan muda tadi pun kembali sambil membawa beberapa makanan dan menaruhnya di atas meja di hadapan Xun Zhi secara perlahan.

__ADS_1


"Tuan silahkan menikmati makanannya."


Begitu ucapnya dengan senyuman, setelah itu pelayan wanita muda itu berjalan menuju ke pelanggan yang lain. Diatas meja terdapat sayur tumis, ikan asam manis serta beberapa makanan khas china lainnya. Xun Zhi pun tak banyak tingkah dan langsung melahap makanan di atas meja makannya.


Beberapa saat kemudian Xun Zhi telah selesai makan, ia terasa kenyang karena makanan yang disantapnya sangatlah banyak.


"Hei kau tau tidak tentang berita keluarga besar Xu."


"Berita tentang apa memangnya?"


Begitu ucap kedua pria yang masih ada di samping Xun Zhi. Tak lama mereka berdua saling mendekatkan kepala mereka dan berbicara secara pelan.


"Keluarga besar Xu mengadakan pertemuan dengan beberapa orang dari Kerajaan Kabut Hitam."


Begitu ucap pemuda yang membisikkan ke pemuda di sebrangnya itu. Mendengar perkataan itu si pria yang dibisikan pun terkejut dan berkata dengan keras.


"Hei bodoh jangan keras-keras begitu, kau membuatku kaget saja."


Xun Zhi yang mendengar percakapan mereka berdua. Ia pun mendekati.


"Permisi tuan-tuan sekalian, bolehkah aku mengetahui rinciannya secara jelas soal percakapan anda barusan?"


Begitu ucap Xun Zhi sambil memberikan beberapa keping koin emas kepada pria itu.


Pria itupun tersenyum lebar menerima keping emas yang ada di tangan Xun Zhi, lalu mulai mengatakan apa yang ia ketahui.


"Jadi begini tuan muda, keluarga Xu katanya selalu bertemu dengan orang perwakilah dari Kerajaan Kabut Hitam dan itu selalu dilakukan pada tengah malam setiap minggunya."

__ADS_1


"Ehh begitukah. Lalu apakah aku boleh tahu dimana tempat keluarga besar Xu tinggal?"


"Tuan bisa menemukan bangunan besar di dekat sini dan juga tulisan Xu tertera sangat besar di depan gerbang bangunan mereka."


"Ohh begitu terima kasih telah memberitahuku tuan."


"Yah... sama-sama tuan."


Kemudian ia membayar makanannya dan pergi menuju ke tempat kediaman Keluarga besar Xu berada. Ia berjalan melewati jalan yang ramai akan orang-orang yang berlalu lalang, karena kawasan itu sangat ramai akan pedagang.


Setelah beberapa lama ia melangkah. Akhirnya ia sampai di suatu tempat yang agak jauh tempatnya di depan gerbang keluarga besar Xu. Di luar gerbang terlihat 6 orang penjaga yang berdiri tegap dengan pandangan yang seram mengawasi gerbang kediaman keluarga besar Xu.


Setelah itu Xun Zhi berjalanan mengelilingi tembok yang membentengi kediaman Xu. Setelah Xun Zhi sudah ada di belawanan arah dengan gerbang kediaman keluarga besar Xu yang lebih tepatnya ada di belakang bangunan kediaman keluarga besar Xu yang rimbun dengan tanaman dan pohon. Terlihat juga disana ada pasukan yang lebih banyak lagi kira-kira ada 12 penjaga disana sedang terdiam di dekat pintu kecil bewarna emas.


Satu prajurit pun melihat ke arah Xun Zhi dengan tatapan yang tajam dan berkata dengan tegas.


"Hei siapa kau!?"


"Ahh maaf tuan penjaga aku hanya orang lewat yang tersesat untuk mencari jalan menuju ke Pusat Kota. Boleh tahu dimana jalannya?"


"Kalau kau mencari jalan menuju pusat kota kau tinggal melangkah saja lurus ke arah selatan dan kau akan menemukan tempat pusat kota."


"Ohh begitukah, terima kasih prajurit."


Begitu ucap Xun Zhi sambil melirik kiri dan kanan area sana. Setelah itu Xun Zhi berjalan menuju kembali ke pusat kota untuk membuat rencana menyusup ke dalam kediaman keluarga besar Xu.


(BERSAMBUNG)

__ADS_1


__ADS_2