
Sore hari kemudian setelah Xun Zhi terburu-buru di perjalanan, akhirnya ia telah sampai di depan reruntuhan yang berlokasi Empat Pagar Bukit di perbatasan Kerajaan Tian Zhu dengan Kerajaan Hou Long.
Dan menurut peta yang di lihat oleh Xun Zhi yang sekarang ini reuntuhan itu tepat di depannya yaitu reruntuhan bekas Kerajaan Tian Long yang dipimpin oleh Raja Zhang Li Long salah satu orang terkuat di muka bumi ini pada kehidupan sekitar 350 tahun yang lalu.
Hingga pada akhirnya setelah kematian Raja Zhang Li Long 150 tahun yang lalu di usia penutipnya sekitar 500 tahun. Kerajaan Tian Long pun mulai kacau, banyak kemiskinan daei rakyat kecil, korupsi mulai merajalela, pembunuhan dan pemerkosaan semakin tak terkendali dan perang saudara pun akhirnya terjadi dan akhirnya membuat Kerajaan Tian Long di belah menjadi dua bagian yang sekarang di kenal Kerajaan Tian Zhu dan Kerajaan Hou Long begitu menurut keterangan buku yang sedang Xun Zhi baca saat ini hasil rampasan daei Kerajaan Daun Emas.
"Heee... jadi ini reruntuhannya, ternyata sangat besar juga reruntuhan istana ini."
Setelah berkata begiru, Xun Zhi seketika berjalan menuju lorong besar yang gelap untuk memasuki reruntuhan istana bekas kepemimpinan Raja Zhang Li Long.
Setelahmasuk kedalam reeuntuhan yang gelap, Xun Zhi menjentikkan jarinya dan muncullah api kecil untuk meneranhi penjelajahannya.
Xun Zhi melihat kiri dan kanan dinding lorong yang sedang ia telusuri, namun tidak ada yang aneh.
~jlegg...~ suara tapak jalan yang terbuat dari batu bata yang di injak Xun Zhi tenggelam dan tiba-tiba tembok di sebelah kiri kanan serta atas Xun Zhi menembak mengeluarkan puluhan panah mengarah ke arah Xun Zhi.
Xun Zhi menghindari semua panah yang mengarah kepadanya dengan cara melompat kearah belakang seperti seorang atlet freestyler dengan sangat lincah dan puluhan panah itupu tergeletak dan beberapa tertancap di tembok batu bata.
"Fyuhh sialan ternyata ada jebakan yah di reruntuhan ini, untung saja aku bisa menghidarinya." Ucap Xun Zhi sambil bernafas lega setelah menghindari puluhan panah.
Setelah menghindari puluhan panah itu ia berjalan mendekati panahnya dan berkata kembali, "Tetapi ini bukan jebakan tombak biasa yah, dari baunya serta bentuk ujung panah ini terlihat sangat jelas bahwa panah ini telah dilumuri racun."
__ADS_1
Xun Zhi pun mengabil beberapa panah yang tergeletak, karena sangkanya panah itu akan berguna untuk menjadi senjata saat ia menjelajahi reruntuhan bekas istana Kerajaan Tian Long.
Setelah memungut beberapa panah dan memasukkannya ke dalan cincin ruang penyimpanannya, Xun Zhi berjalan lebih dalam menjelajahi lorong.
Dan setelah beberapa puluh meter berjalan. Ia kembali menemukan sebuah jebakan lubang dengan di bawahnya banyak sekali besi runcing nan tajam tertancap serta bangkai manusia yang sudah menjadi tengkorak di atas besi runcing itu, namun Xun Zhi melewati jebakan lubang itu dengan sangat mudah.
Di penjelajahannya itu Xun Zhi terus menemukan jebakan dimulai dari ratuaan panah beracun kembali, kemudian beberapa ratus monster ular tingkat 3 serta beberapa monster Serigala Hantu Hitam tingkat 4 berhasil ia kalahkan dan lewati dengan mudah.
Hingga sampailah Xun Zhi di sebuah pintu besar nan tinggi dengan bahan pintu yang terbuat dari emas serta berlian mengkilap warna-warni.
"Ternyata ada tempat seperti ini di dunia yah dan juga aura Qi di balim pintu ini sangat luar biasa kuatnya yah Long Hei'an."
"In-Inikah api ini!" Ucap Long Hei'an yang sanagt terkejut melihat api merah pekat bagaikan darah itu.
"Long Hei'an apakah kau tau api yang membara merah pekat itu?" Tanya Xun Zhi kepada Long Hei'an sambil melihat ke arah bawahnya melihat api merah berwarna darah.
"Api ini adalah api dari Naga Darah salah satu musuh abadiku terdahulu pada zaman kekuasaan dewa Naga Abadi naik ke surga, aku tidak menyangka bahwa api ini akan berada disini?!"
"Heee.... Begitu yah,"
"Lebih baik sekarang kau turun ke bawah dan cari inti api darah itu, karena inti darah itu sangatlah berharga!"
__ADS_1
"Tidak mau panah ahh! Memangnya seberharga itu yah sampai-sampai kau menyuruhku untuk mengambil inti api dari Naga Darah itu ?" Bantah Xun Zhi begitu kepada Long Hei'an.
Mendengar bantahan dari Xun Zhi membuat Long Hei'an menjadi kesal sambil berkata, "Sialan kau! Apa kau tak tahu bahwa banyak para pendekar, aku serta para naga dulu memperebutkan Inti Api Darah itu dari si Naga Darah untuk mendapatkan kekuatan yang sangat melimpah serta Api Darah itu juga dapat mengendalikan mahluk hidup dan menyerap darah lawan lain untuk meningkaykan Kultivasimu secara instan!"
"Hee.... begitukah, baiklah kalau seistimewa itu aku akan mengambil inti api darah itu ke bawah."
"Tunggu dulu Xun Zhi!"
"Apalagi Long Hei'an?"
"Kau selimuti dulu dirimu dengan api hitamku, supaya raaa panasnya tidak membakar dirimu."
"Ehhh... aku kan memiliki ketahanan terhadap api, Long Hei'an. Jadi tidak usahlah!" Bantah Xun Zhi kembali kepada Long Hei'an.
"Ahh kekebalan api ditubuhmu itu tidak akan bekerja Xun Zhi, karena api dari para naga itu berbeda sekali seperti api yang di keluarkan oleh mahluk hidup lainnya. Kau harus tahu saja karena api dari para naga itu adalah api yang langsung diserahkan oleh yang Maha Kuasa kepada para naga itu sendiri!
"Ehh begitukah. Baiklah kalau itu perintahmu akan aku turuti."
Kemudian Xun Zhi mengeluarkan api hita pekat dan melapisi seluruh tubuhnya dengan api hitam pekat itu. Setelah selesai, Xun Zhi pun langsung melompat kebawah ke lautan kobaran Api Darah untuk mengambil inti darah yang berada jauh di bawah.
(BERSAMBUNG)
__ADS_1