KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
episode 12


__ADS_3

Patriak Chang Lu yang sedang santai duduk, seketika terkejut akan Xun Zhi yang pingsan di hadapannya. Dan keramaian pun terjadi. Murid-murid yang berkumpul di depan perpustakaan langsung panik semua murid disana langsung melihat ke arah Xun Zhi yang terkapar.


Sementara itu Patriak Chang Lu bergegas beranjak dari kursinya dan cepat-cepat memeriksa keadaan Xun Zhi yang pingsan tergeletak di lantai.


Patriak Chang Lu membalikan badan Xun Zhi yang tengkurap, kemudian memegang pergelangan tangannya dan buku yang di pegang Xun Zhi tergeltak dekatnya. Patriak Chang Lu mengambil buku itu dan melihat tulisan yang berada di jilid ujung buku.


"Dasar bocah nakal ternyata kamu masuk ke lantai 9 kah pantas saja tubuhmu langsung kehabisan tenaga. Tapi tak kusangka bocah ini bisa sampai kesana di kultivasinya yang sekarang ini."


Begitu benaknya Patriak Chang Lu berkata dengan ekspresi mukanya yang panik melibat kondiai Zun Zhi


Lalu Patriak Chang Lu menaruh kedua telapak tangannya di atas dada Xun Zhi dan mengalirkan Qi miliknya. Tangannya yang menyala disinari oleh cahaya Qi berwarna biru mmasuk kedalam tubuh Xun Zhi. Tak begitu lama akhirnya Xun Zhi membuka matanya dan berkata.


"Are ... Patriak Chang Lu apa yang sedang kamu lakukan." Ucap Xun Zhi dengan suara lemas sambil melihat Patriak Chang Lu yang ada dihadapannya.


"Dasar bocah bodoh tentu saja aku sedang mengobatimu kau terlalu memaksakan diri masuk kesana."


Dengan nada yang kasar Patriak Chang Lu menjawab perkataan Xun Zhi. Saat mereka sedang berbicara tiba-tiba ada seseorang yang menerobos kerumunan itu dan menghampiri mereka, ternyata yang datang iru adalah Wei Chan.


"Xun Zhi apakah kamu tidak apa-apa." Ucapnya.

__ADS_1


"Hehehe aku tidak apa-apa." Jawabnya dengan nada lemas.


Sementara Wei Chan yang menghawatiekan keadaan Xun Zhi. Patriak Chang Lu mengirimkan telepati kepada Master Shen Long dan dalam telepatinya berkata.


"Shen Long bodoh jemput muridmu yang sama bodohnya ini."


"Memangnya ada apa senior Chang Lu."


"Sudah jangan banyak omong cepat saja kesini."


Master Shen Long bergegas berangkat dari tempat mengajarnya menuju ke depan perpustakaan. Tak lama Master Shen Long datang. Namun ia terhalangi oleh murid-murid yang berkumpul mengerumuni Xun Zhi yang pingsan, karena kesal akan kerumunan murid itu ia pun berteriak.


"CEPAT KALIAN BUBAR ....."


"Dasar bodoh kenapa kau berteriak sambil mengeluarkan ilmu suara ultra sonik ingin membuatku tuli yah." Ucap Patriak Chang Lu dengan raut muka yang merah dan nada yang marah kepada Master Shen Long karena teriakkan kencang tadi.


"Maaf senior aku tak tahan akan keramaian tadi." Ucapnya sambil mengangguk-anggukkan kepala dan berkata kembali.


"Memang ada apa senior Chang Lu memanggil ku kemari."

__ADS_1


"Lihat saja ini murid bodohmu bertindak ceroboh, ia menerobos masuk ke lantai 9 dan sekarang aliran Qi milik nya menjadi lemah karena terlalu banyak yang ia keluarkan. Akan tetapi aku sudah mengobatinya jadi hanya perlu istirahat saja."


"Hah bagaimama bisa terjadi seperti ini ?"


"Barusan baru ku jelaskan kepada kau Shen Long bodoh di masuk ke lantai 9 di perpustakaan ini karena tekanan aura di sana sangat kuat sementara kultivasi dia masih rendah arg ... , cepat kau bawa saja muridmu ini istirahat." Dengan kesalnya Patriak Chang Lu berkata begitu.


Lalu Xun Zhi pun di gendong oleh Master Shen Long menuju ke kamarnya. Namun karena Wei Chan yang menghawatikan Xun Zhi akhirnya ia pun mengikuti mereka dari belakang


Sementari itu buku yang telah di ambil oleh Xun Zhi di lantai 9 perpustakaan di ambil oleh Patriak Chang Lu. Dan ia duduk kembali ke tempat biasanya.


Tak lama Wei Chan dan Master Shen Long yang menggendong Xun Zhi sampai di halaman asrama. Di siang itu karena Master Shen Long sedang di tengah-tengah mengajar ia menyerahkan Xun Zhi kepada Wei Chan . Master Shen Long pun hanya bisa mengantar sampai depan asrama lalu berkata.


"Maaf Wei Chan aku serahkan Xun Zhi padamu oke."


Ucapnya langsung lari meninggalkan Xun Zhi kepada Wei Chan. Akhirnya Wei Chan yang membopong Xun Zhi yang tubuhnya lemas itu ke kamarnya. Dan sesampainya di kamar, Wei Cham membaringkan Xun Zhi di kasur dan berkata.


"Xun Zhi aku tinggal yah karena aku harus segera melapor kepada Masterku jadi tak bisa lama-lama disini."


"Ia tidak apa-apa Wei Chan terima kasih atas bantuannya." Ucap Xun Zhi dengan suara uang kehabisan tenaga.

__ADS_1


Wei Chan pergi meninggalkan Xun Zhi sendirian.


(BERSAMBUNG)


__ADS_2