KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
Episode 86


__ADS_3

Sampailah Xun Zhi di atas halaman istana raja Ba Rong, Xun Zhi turun perlahan dari dirinya yang terbang tinggi menggunakan tombaknya menuju ke tanah, setelah beberapa meter akan sampai ke tanah, Xun Zhi pun melompat dan ia telah di tunggu oleh beribu-ribu prajurit kerajaan yang bersiapa-siap untuk membunuhnya.


Xun Zhi mengangkat tangannya dan tombak yang melayang diatas Xun Zhi berputar turun dan mendarat tepat di tangannya Xun Zhi yang diangkat. Xun Zhi menggenggam gagang tombak dengan erat bersamaan dengan nya yang menari-nari tubuh dengan tombaknya.


Kemudian Xun Zhi berhenti menari dan langsung memasang kuda-kudanya dengan sangat gagah sambil mengacungkan tombaknya ke arah salah satu prajurit di depannya.


"Baiklah kalau begitu pesta ronde kedua kita mulai."


Xun Zhi mengalorman kembali Qi Api Biru miliknya ke tombak, lalu dengan cepat langsung menyerang menebaskan ke arah prajurit di depannya. Tebasan Xun Zhi pun berhasil merenggut nyawa sembilan prajurit karena luka yang sangat parah di lehernya.


Setelah Xun Zhi menyerang, para prajurit yang tak terima menyerangnya dengan serentak. Akan tetapi karena insting Xun Zhi yang sangat cepat, Xun Zhi melompat setinggi yang ia bisa dan berhasil menghindari serangan dari puluhan orang yang memegang senjata menyerangnya.


Kemudian Xun Zhi berlari ke arah pintu gerbang istana dengan cara menginjak bahu para prajurit sambil menebas prajurit di bawah sebelah kiri dan kanan nya.


Xun Zhi berlari terus sambil menebas prajurit di sebelah kiri dan kanan nya hingga akhirnya ia mendarat dengan sempurna di depan pintu istana raja Ba Rong.


"Ahh jika aqku masuk, ini akan menjadi hiburan yang sia-sia saja untuk ku."

__ADS_1


Begitu ucap Xun Zhi dengan senyuman nya yang sangat lebar, kemudian Xun Zhi menancapkan tombaknya ke beton yang dia pijak. Kemudian ia memajukan kaki kirinya memasang kuda-kuda bertarung merendahkan tubuhnya, setelah itu ia mengepalkan keduan tangannya lalu menariknya ke samping pinggang, kemudian Xun Zhi menarik nafas sebanyak yang ia bisa.


"AHHHH....!!!"


Teriakannya yang sangat kencang di barengi dengan ledakan Qi miliknya. Seluruh tubuhnya berubah menjadi putih terang bagaikan cahaya sampai-sampai tombak hitam miliknya pun berubah menjadi putih terang benderang pula, baju yang Xun Zhi kenakan pun menjadi putih terang dengan dilapisi jubah Qi Cahaya miliknya.


"Akhirnya kekuatanku kembali walaupun hanya sepertiganya yang baru bisa ku kuasai!"


Xun Zhi tersenyum puas karena telah lama ia merindukan kekuatannya kembali seperti dulu. Xun Zhi langsung mengayunkan tombak milinya ke arah para prajuti di hadapannya.


Dan seketika sekitar limapuluh prajurit mati terbelah menjadi dua oleh Xun Zhi. Kemudian Xun Zhi terbang melayang tanpa bantuan tombaknya dan berkata.


Ucapan Xun Zhi sangat menggema hingga setengah jumlah prajurit disana pun berlarian mundur tidak ingin melawannya dan menyayangi nyawa mereka serta takut melihat sosok Xun Zhi yang putih terang. Sementara setengah prajurit jumlah prajurit yang tersisa tetap berdiri menatap Xun Zhi dengan sangat tajam.


"Baiklah kalian yang ingin melawanku, seranglah aku, bunuh aku dengan kekuatan terkuat kalian. Aku memberi kalian kesempatan waktu satu menit tidak akan bergerak dari tempatku dan tidak akan melawan. Namub jika satu menit kalian tidak bisa membunuhku aku akan membunuh kalian tanpa rasa sakit yang menderita."


Xun Zhi kembali turun dan berpijak sambil menyilangkan tangannya. Para prajurit kerajaan Daun Emas yang mendengar dan melihat sikap Xun Zhi pun sangat geram dan tidak segan-segan menyerang Xun Zhi.

__ADS_1


Limabelas ribu prajurit yang tersisa pun menyerang Xun Zhi dengan ilmu mereka masing-masing. Dimulai dari serangan bola api, ilmu angin gabungan yang menjadi topan, peluru tanah, serta ada beberapa prajurit yang menyerang dengan ilmu petir.


Xun Zhi menerima serangan itu semua hingga ledakan besar serta asap hitam setelah membentur dengan tubuh Xun Zhi. Para prajurit bermuka senang karena serangan mereka berhasil mengenai Xun Zhi. Namun saat asapnya menghilang Xun Zhi tak terlihat mengalami luka sedikit pun sama sekali.


"Jadi apakah hanya segitu saja kemampuan kalian!"


Dengan suara yang mencekam Xun Zhi berkata kepada para prajurit.


"Baiklah waktu kalian menyerang telah selesai. Sekarang adalah giliranku untuk menyerang."


Xun Zhi mengacungkan tombaknya dengan sangat tinggi.


"Rasakanlah ilmuku ini. Tebasan Cahaya Kilatan."


Xun Zhi membuat dua tebasan udara yang menyamping ke arah prajurit di depannya angin padat berwarna cahaya putih terang melesat seketika ke arah para prajurit hingga mereka semua mati seketika. Tak lama berselang cahaya kilatan menyambar para mayat prajurit yang ia bunuh hingga membuat mayat para prajurit menjadi abu.


"Baiklah karena sudah selesai aku undur pamit sekalian."

__ADS_1


Begitu ucap Xun Zhi dengan senyuman, lalu berjalan menuju pintu masuk ke dalam istana raja Ba Rong yang ada di belakangnya.


(BERSAMBUNG LAGI)


__ADS_2