KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
episode 3


__ADS_3

Setelah itu ketiganya sudah pergi agak jauh dari desa. Xun Zhi, Yujin dan Wei Chan yang terus berjalan menyusuri jalan setapak yang biasa para pedagang lewati.


Lalu terdengar suara keramaian di dalam hutan. Ternyata para hewan sedang di kejar oleh hewan beast Serigala Tanduk Merah ranah jiwa tingkat 3.


Serigala tanduk merah itu keluar melewati hutan dan muncul di jalan setapak yang mereka bertiga lalui. Dan secara Tiba-tiba Serigala Tanduk Merah menyerang mereka bertiga.


Xun Zhi, Yujin serta Wei Chan menghindari serangannya. Akan tetapi saat itu Wei Chan tidak keburu menghindar dan akhirnya terkaman dari cakar Serigala Tanduk Merah mengenai Wei Chan.


Wei Chan mengeram kesakitan terkena serangan itu.


"Ahh sakit tanganku terluka uhhh."


Setelah serangan Serigala Tanduk Merah mengenai Wei Chan. Serigala itu berbalik kembali dan akan menyerang kembali Wei Chan yang tergeletak di tanah.


Namun sesaat serigala itu ingin menerkam kembali, Yujin mengunuskan pedangnya dan menebas serigala itu yang sudah dekat dengan Wei Chan.


Akan tetapi serangan Yujin yang dangkal hanya mengenai kulit tubuhnya saja, sehingga si serigala belum mati, lalu kabur kembali ke dalam hutan dan menjauh.


Akan tetapi Xun Zhin yang agak kesal mengejar serigala itu kedalam hutan dan berkata kepada Yujin sambil berlari.


"Pak aku akan mengejar serigala tanduk merah itu."


"Jangan dikejar Xun Zhi berbahaya kalau sendirian."


Namun perkataan Yujin itu dihiraukan saja oleh Xun Zhi dan terus berlari sampai tak terlihat lagi oleh Yujin.


Di dalam hutan saat Xun Zhi mengejar serigala itu. Tiba-tiba serigala itu berhenti dan mulai menyerang Xun Zhi. Xun Zhi yang tidak takut akan serangannya itu dengan santai dapat menghindarinya dengan mudah.


Kemudian Xun Zhi mengeluarkan belati yang ada di pinggangnya dan melapisinya dengan Qi cahaya miliknya dan berkata.

__ADS_1


"Dasar kau binatang rendahan beraninya kau mengganggu perjalananku."


Xun Zhi berlari ke arah serigala itu berniat untuk menyerangnya dan serigala tanduk merah juga berlari ke arah Xun Zhi untuk menyerangnya.


Ketika serigala itu akan menerkam Xun Zhi. Xun Zhi melompat menghindari terkaman itu sambil menusuk kepala serigala dengan belati yang di lapisi Qi cahaya miliknya sampai terdengar suara dari kepala serigala itu dan raunganya


~kreek. AUuuuuu...~


Dan pada akhirnya serigala tanduk merah mati. Xun Zhi mendekati mayat serigala Tanduk Merah dan membawa bangkainya ke tempat Yujin dan Wei Chan yang ia tinggalkan tadi.


Sesampainya disana, terlihat Yujin yang sedang menjaga Wei Chan. Xun Zhi yang keluar dari semak-semak sambil membawa bangkai serigala tanduk merah membuat Yujin terkaget lalu dalam hatinya berkata.


"Bagaimana Xun Zhi yabg berumur sepuluh tahun bisa mengalahkan hewan beast."


Xun Zhi mendekati Wei Chan yang sedang dirawat lukanya oleh Yujin sambil membawa serigala tanduk merah, lalu menaruhnya di dekat mereka dan berkata.


"Pak Yujin bagaimana akan lukanya Wei Chan apakah tidak apa-apa?"


"Syukurlah kalau tidak apa-apa. Aku memakai belatiku dan melapisinya dengan Qi elemen cahaya ku pak Yujin memang kenapa."


Yujin tercengang akan jawabannya Xun Zhi dan berkata kembali.


"Darimana kamu belajar tehnik itu. Tehnik itu adalah tehnik niat pedang tingkat menegah dan tidak banyak yang mempelajarinya."


Toh kata Yujin kepada Xun Zhi. Lalu Xun Zhi berkata kembali.


"Tidak ada yang membimbingku akan tehnik itu pak. Saya belajar sendiri wakti di desa sesudah berburu."


Namun pada nyatanya Xun Zhi tak memberi tahu yang sebenarnya kepada Yujin bahwa sebenarnya ia mantan dewa.

__ADS_1


Dan dari situ Yujin tidak bertanya kembali lalu mengambil kantung kecil yang tergantung di samping pinggang kanannya. Lalu kantong yang tertali itu ia buka talinya, setelah itu di sodorkan kepada serigala tanduk merah, seketika bangkai hewan beast itu tersedot kedalam kantung penyimpanan itu.


Xun Zhi terkagum melihat akan kantong yang dimiliki Yujin dan berkata.


"Kantung apa itu Pak Yujin, serigala sebesar itu bisa masuk ke kantung sekecil itu.."


"Ini adalah kantung penyimpanan nanti kamu juga akan diberi ketika masuk sekolah."


"Ohh begitu kah pak Yujin." Jawabnya Xun Zhi.


Lalu Xun Zhi memegang kepala Wei Chan dan mengelus kepalanya.


"Gimana Wei Chan apa terasa sakit luka itu."


Dengan wajah yang khawatir ia berkata kepada Wei Chan.


"Tidak apa-apa hanya luka begini mah ringan mending kita lanjut perjalan kita yuk."


Xun Zhi mengambil tasnya Wei Chan yang tergeletak di tengah jalan.


"Yasudah kalau begitu aku akan bawakan tasmu sementara kamu di gendong saja dulu oleh pak Yujin supaya kita cepat sampai perbatasan kota."


"Baiklah kalau begitu aku gendong kamu sampai kota oke." Kata Yujin sambil jongkok di depan Wei Chan.


"Tidak apa-apa pak, Aku masih bisa berjalan walau masih terasa ngilu luka ini."


"Tidak apa-apa, sini aku gendong biar lebih cepat sampai." Ucap Yujin kembali


"Yasudah kalau begitu." Begitulah katanya Weo Chan

__ADS_1


Pada akhirnya Wei Chan mengikuti perkataannya dan melanjutkan kembali perjalanan.


(BERSAMBUNG)


__ADS_2