
Sementara itu di tempat arena pertandingan, Grand Master Yujin dan Tang Ming masih bertarung. Mereka berdua menjaga jarak agar sambil terus bertatap muka dengan pandangan yang tajam. Kemudian Tang Ming pun berkata.
"Heiii... Yujin brengsek! Apakah kau masih ingat bagaimana adikku mati tepat di depan mataku tanpa ada yang membantunya!"
"Yah... aku masih ingat sekali saat itu senior, namun saat itu bukan salahku akan tetapi itu adalah kecelakaan!"
"Tidak mungkin jelas sekali kau yang menusuk adikku tepat di depan mataku!"
#Kilas balik.
50 tahun yang Grand Master Yujin Tang Ming dan Tang Bo adalah adalah tiga kawan bersama. Lalu suatu hari Grand Master Yujin mendapatkah perintah khusus dari sang kaisar untuk membasmi mata-mata dari Kerajaan Kabut hitam yang berasal di benua barat yang berhasil masuk Kerajaan Tanah Suci.
Saat itu pada malam hari Grand Master Yujin berencana akan membunuh seorang pendekar wanita yang bernama Cun Mei yaitu seorang mata-mata dari Kerajaan Kabut hitam.
Namun tanpa di ketahui oleh Grand Master Yujin, Cun Mei berpacaran dengan Tang Bo, dan saat Grand Master Yujin menghunuskan pedangnya tepat diarah jantung Cun Mei, Tang Bo secara tiba-tiba muncul di depan Grand Master Yujin untuk melindungi Cun Mei dari tusukan pedang.
Grand Master Yujin tak bisa menghentikan tusukannya itu, hingga akhirnya ia tepat menusuk jantung Tang Bo.
"Tang Bo ba-bagaimana bisa kamu bisa muncul disini?"
"Yu-Yujin dia adalah pacarku, ba-barusan aku merasa ge-gelisah saat melihatnya berjalan pulang, uhuk... uhuk...! Jadi aku menyusulnya untuk melihat ia pulang dengan a-aman..."
Begitu ucap Tang Bo dengan suara yang lemas dan juga batuk darah.
"Tang Bo... A-A-A-A-Apakah kau... t-tau bahwa dia adalah mata-mata dari Kerajaan Kabut hitam?"
"A...ku... ti-tidak t-tau sama sekali Yujin. Maafkan aku Yujin."
Setelah berkata begitu Tang Bo pun terkapar lemas sudah tak bernyawa kembali
Melihat kejadian itu Cun Mei melarikan diri. Disisi lain Tang Ming saat itu baru pulang dari restoran, melihat kejadian itu.
Malam itu Tang Ming pun murka melihat adiknya dibunuh oleh Grand Master Yujin. Tang Ming langsung menghunuskan pedangnya tepat dan berniat membunuh Grand Master Yujin saat itu juga dan berkata.
__ADS_1
"YUJIN BERANI SEKALI KAU MEMBUNUH ADIKKU SATU-SATUNYA YANG KU SAYANG!!"
"Senior ini salah paham, aku tak berniat membunuh Tang Bo, ini semua kecelakaan! Biar ku jelaskan semuanya!"
Begitu ucap Grand Master Yujin yang gemetar dengan wajah pucat sambil memegang pedangnya yang penuh dengan darah milik Tang Bo. Namun ucapannya itu tidak meredakan Tang Ming dari kemarahannya itu dan tetap menghunuskan pedangnya ke arah leher Grand Master Yujin. Akan tetapi serangan itu ditahan oleh kedua jari Kaisar dan kaisar langsung menyerang Tang Ming membuat Tang Ming pingsan.
"Kaisar ke-kenapa anda ada disini?"
"Kau tak perlu tau, Yujin sebaiknya sekarang kamu pergi dulu dari kerajaan ini untuk beberapa tahun dan menggembaralah diluar sana mencari ilmu baru. Urusan ini biar aku yang membereskannya."
Grand Master Yujin mengangguk mengiyakan jawaban Kaisar. Kemudian Grand Master Yujin menuruti perintah sang Kaisar Kerajaan Tanah Suci dan pergi dari Kerajaan Tanah Suci.
#Saat ini.
"Lalu jika memang kau tidak bersalah kenapa kau lari dariku dan meninggalkan kerajaan Yujin?"
"Aku diperintahkan Kaisar untuk pergi dari Kerajaan Tanah Suci ini, karena dia akan menyelesaikan masalahku denganmu senior!"
"Ohh jadi kau bersekongkol dengan kaisar yah, apa kau tau apa yang di lakukan kaisar saat kau sudah pergi dari Kerajaan Tanah Suci!? Ia menyiksaku hingga sekarat dan setelah itu membuangku ke Sungai Kematian...!"
"Tapi untung saja ada seorang pertapa menolongku dari saat-saat ajalku sudah tiba. Ia merawat serta mengajariku ilmu-ilmu yang mengaggumkan dan sekarang aku bisa membalas dendam kepada kau dan Kaisar Kerajaan Tanah Suci ini hahaha...!!!"
Begitu ucap Tang Ming dengan tawanya yang keras dan menakutkan.
"Baiklah sekarang ini aku akan memusnahkanmu dulu dari dunia ini. Setelah itu baru membunuh Kaisar."
Tang Ming merentangkan tangan kanannya ke depan dan berkata.
"Baiklah kita mulai pertarungan ini Yujin. Sampai salah satu dari kita mati! Rasakanlah ilmuku ini Yujin!"
Tangan kanan Tang Ming pun dilapisi oleh petir berwarna ungu yang menari-nari. Kemudian secara tiba-tiba muncul beberapa kepala tengkorak bewarna ungu pekat dengan karena dilapisi oleh petir ungu melayang di dekat Tang Ming.
"Yujin terima seranganku ini, Ilmu Tengkorak Kematian."
__ADS_1
Beberapa tengkorak itu meluncur ke arah Grand Master Yujin, kemudian Grand Master Yujin pun mencoba menghindarinya. Namun tengkorak itu bagaikan rudal kendali terus mengejar Grand Master Yujin.
Grand Master Yujin terus menghindarinya dengan lincah mengemudikan pedang terbangnya. Namun pada akhirnya ia pun terkena serangan dari Tang Ming itu. Petir tengkorak itu menghasilkan listrik yang begitu besar melelehkan baju yang dipakai Grand Master Yujin dan terluka cukup parah.
"Hahaha rasakan itu Yujin, walaupun kau memakai baju dari sisik naga putih, itu tidak akan bisa menahan seranganku."
"Senior jika memang ini keinginanmu, aku tidak akan diam. Baiklah akupun sama akan mengeluarkan kekuatanku!"
Begitu ucap Grand Master Yujin.
Tak lama Aura Qi bewarna putih tebal dan besar keluar dari tubuh Grand Master Yujin, luka di tubuhnya pun mulai membaik. Setelah itu ia mengambil pedang dari kantung ruang penyimpanannya.
Lalu Pedang putih besar muncul di tangannya kemudian ia berkata.
"Baiklah Senior Tang Ming dengan ini kita mulai babak keduanya!"
"Ehh jadi kau menggunakan pedang roh kah, baiklah akupun akan melakukannya!"
Tang Ming menghunuskan pedang yang ia taruh di punggungnya. Pedang bewarna hitam pekat ia keluarkan.
Setelah itu kedua pedang mereka berubah. Pedang milik Grand Master Yujin berubah menjadi sebuah roh ular putih yang besar, sementara pedang milik Tang Ming berubah menjadi rajawali bewarna hitam.
Pedang roh mereka berdua beradu dengan sengit, sementara itu Grand Master Yujin dan Tang Ming pun telah bersiap-siap akan siapa yang menyerang duluan.
Tang Ming melancarkan Hujan Petir Kemurkaan kepada Grand Master Yujin. Sebaliknya Grand Master Yujin tak mau kalah, ia mengeluarkan Ilmu Sepuluh Ribu Panah Cahaya kepada Tang Ming.
Keduanya mengerahkan Ilmunya secara bersamaan. Gemuruh bentrokan kekuatan mereka berdua pun sampai membuat bumi bergoncang. Tak lama Tang Ming berkata.
"Sekarang akan aku akhiri kehidupanmu itu Yujin, terima Ilmu Petir Tombak Kematian."
Setelah Tang Ming berkata begitu, awan berubah menjadi gelap gulita. Kemudian petir hitam berbentuk tombak banyak sekali melayang di atas kepala Grand Master Yujin.
Tombak Petir milik Tang Ming langsung meluncur menghujani Grand Master Yujin terus-menerus, Grand Master Yujin mencoba menahannya dengan Ilmu Zirah Tanah miliknya.
__ADS_1
Akan tetapi zirah tanah yang menyelimutinya tak kuat menahan serangan tombak petir milik Tang Ming dan beberapa tombak itu tembus melukainya hingga Grand Master Yujin tak bisa menahan kehadiran roh pedangnya sampai roh ular putih miliknya menghilang.
(BERSAMBUNG)