
Sampainya di depan halaman asrama laki-laki, Xun Zhi di hampiri oleh Li Zun dan Tian Zhu dan berjalan di samping kiri dan kanan Xun Zhi. Kemudian Tian Zhu berkata.
"Kakak senior selamat yah telah lolos ke ujian ketiga kak."
"Yah terima kasih Tian Zhu atas ucapannya."
"Iya kakak senior selamat yah! Ohh iya sekarang kakak senior akan kemana sekarang?"
"Alu sekarang akan ke tempat Patriak Chang Lu untuk melatih diriku kembali untuk menyipkan tubuhku untuk ujian terakhir minggu depan Li Zun!"
"Begitu'kah?"
"Ya! Yasudah aku berangkat dulu menuju ke tempat Patriak Chang Lu!"
Xun Zhi pun berpamitan ke Li Zun serta Tian Zhu dan berjalan menuju ke tempat Patriak Chang Lu.
Sesampainya di sana, seperti biasa Patriak Chang Lu sedang duduk santai di kursi goyang dan memejamkan matanya di depan terasnya.
Xun Zhi pun mendekatinya dengan langkah kakinya yang pelan-pelan, berencana ingin mengejutkannya. Akan tetapi rencana itu gagal, karena ia menginjak salah satu papan yang berdecit.
"Hey Xun Zhi kenapa kamu disini?"
Begitu ucapnya dengan mata yang terpejam. Xun Zhi pun terkejut akibat ucapan Patriak Chang Lu.
"Gehh...! kenapa Patriak Chang Lu mengetahui bahwa ini adalah aku?"
"Aku tau dari Qi milikmu dan juga karena tidak ada yang berani usil kepadaku terkecuali dirimu seorang."
"Hehehe...!"
Mendengar Xun Zhi tertawa, Patriak Chang Lu pun membuka matanya. Dengan kesal ia pun berkata.
"Hehehe dengkulmu! Jadi kenapa kau datang kemari Xun Zhi?"
"Aku kesini ingin berlatih Patriak Chang Lu."
Begitu ucap Xun Zhi yang menundukkan kepalanya. Lalu Patriak Chang Lu berkata dengan tegas.
"Jika kau ingin berlatih jangan datang kepadaku! Karena sekarang sedang ada ujian untuk menjadi Murid Dalam. Jika kau ingin berlatih disana saja, di tempat Shen Long!"
Mendengar ucapan Patriak Chang Lu wajah Xun Zhi menjadi memelas. Kemudian ia membalas perkataan Patriak Chang Lu.
__ADS_1
"Ta-tapi Patriak Chang Lu?"
"Tidak ada tapi-tapi. Sekarang kau ke tempat Shen Long saja! Kau mengganggu istirahat damai ku!"
Setelah itu Patriak Chang Lu pun memejamkan matanya kembali dan menikmati waktunya tidur di kursi goyang. Kemudian Xun Zhi berjalan meninggalkan Patriak Chang Lu untuk menuju ke tempat Master Shen Long.
Setelah beberapa saat kemudian. Xun Zhi telah Sampai di depan gerbang kayu, rumah Master Shen Long yang bewarna merah. Xun Zhi membuka gerbang itu dan masuk ke dalam dan berjalan menuju halaman pelatihan para Murid Dasar.
Ia melihat mereka di samping pohon apel dan menyenderkan badannya di sana. Sementara itu di depan pintu rumah, ada Master Shen Long yang sedang merawat tanaman bonsai nya dengan sangat teliti.
Lalu pikiran Xun Zhi pun mulai membayangkan hal-hal aneh, dia berencana untuk menjahili Master Shen Long. Perlahan dengan langkah kaki yang menjinjit ia mendekati Master Shen Long
Ia mengendap-endap secara perlahan, hingga akhirnya Xun Zhi pun sudah dekat dengan punggung Master Shen Long. Kemudian seketika Xun Zhi mengagetkan Master Shen Long dengan suara yang kencang.
"BAAA...!"
Master Shen Long spontan kaget dan tak sengaja tangan kanannya mematahkan salah satu batang pohon bonsai kesukaannya.
"AHHHH...!
Master Shen Long berteriak histeris, setelah hal yang dia alami. Ekspresi mukanya yang santai berubah menjadi sedih.
"Hahahaha...! Master, kenapa kau bermuka sedih begitu? Hahahaha...."
"Xun Zhi kenapa tingkah mu itu tak pernah berubah! SIALAN KAU DASAR MURID SIALANNNN...!!!"
Master Shen Long langsung memukuli Xun Zhi yang tertawa. Ia memukul wajah serta kepala Xun Zhi hingga memar di mukanya dan benjol di bagian kepalanya.
"Master-master AMPUNNN..!"
Xun Zhi berteriak meminta ampun. Namun Master Shen Long tak menghentikan pukulannya dan memunculkan tali baja dari cincin ruang penyimpanannya dan mengikat tangan dan kaki Xun Zhi dengan erat.
Xun Zhi terus berteriak memunta ampun, akan tetapi Master Shen Long tak menanggapinya dan berkata.
"INI ADALAH HUKUMAN MU KARENA MERUSAK POHON BONSAI KESAYANGANKU YANG TELAH KU RAWAT DARI KECIL!"
Setelah berkata dengan kasar. Master Shen Long menggusur Xun Zhi dan menggantungnya tubuhnya terbalik di atas pohon apel.
"Ini adalah hukumanmu, kau harus berdiam disini sampai matahari terbenam. Dan jika kau mencoba melarikan diri, Aku bersumpah akan menghukummu lebih berat dari ini!"
Begitu ucap Master Shen Long sambil menunjuk-nunjuk wajahnya.
__ADS_1
"EHHH... Master jangan begitu, tolong maafkan aku. Jika aku di hukum sampai matahari terbenam aku kelaparan!"
"Apa peduliku, hei anak-anak jangan biarkan senior kalian ini kabur. Jika terjadi kalian akan di hukum seperti dia."
Begitu ucap Master Shen Long kepada para muridnya yang sedang menontonnya. Semua murid yang berada di halaman pun mengangguk mengiyakan jawaban Master Shen Long. Kemudian Master Shen Long pun berjalan menuju ke rumahnya.
"Master, MASTERRR...!!!"
Xun Zhi berteriak kepada Master Shen Long, namun tetap saja dihiraukan dan menutup pintu rumahnya dengan kencang.
Kemudian para murid yang berjumlah 50 orang pun berhenti latihan. Mereka berkumpul mengeliling dan mengawasi Xun Zhi agar tak kabir dari hukumannya.
Xun Zhi menjadi kesal akan kelakuan mereka. Kemudian berkata dengan nyaring.
"Kenapa kalian semua melihat ke arahku, memangnya ada yang aneh hah?!"
"Yah memang ada yang aneh senior, hahaha...!"
Ucap salah satu murid dengan tawanya yang keras, tak lama murid yang lainnya pun ikut tertawa. Xun Zhi pun bertambah geram akan ucapannya dan berkata.
"Ohh jadi kalian menantangku yah...! Baiklah kalau itu keinginan kalian!"
Kemudian Xun Zhi mengeluarkan ilmu Api Biru meyelimuti tubuhnya, tak lama tali baja yang mengikat dirinya pun meleleh. Dan beberapa detik ia sudah terbebas dari ikatan.
"Baiklah karena kalian berani mengejekku, rasakanlah hukumanku ini!"
Xun Zhi langsung memukul orang yang berada di depannya, dan kericuhan pun terjadi. Para murid yang mengelilinginya pun mulai memukunya dari semua arah. Akan tetapi Xun Zhi dengan sigap melompat tinggi-tinggi melewati mereka lolos dari pukulan, lalu mendarat di halaman tempat berlatih.
Satu per satu para murid mulai berlarian menyerang Xun Zhi. Namun dengan percaya diri Xun Zhi memukul mereka satu per satu, para murid yang terkena pukulan Xun Zhi langsung terkapar tak bisa bangkit kembali.
Sementara itu, Master Shen Long sedang tidur di dalam rumahnya terbangun karena yang mendengar kericuhan di halamannya. Ia bangkit dengan cepat dari kasurnya dan berjalan keluar rumah. Master Shen Long dengan cepat membuka pintu rumahnya, lalu berkata.
"Ada apa ini ribut-ribut! Kalian menggangu tidurku sa-."
Belum selesai ia bicara, Master Shen Long terkejut melihat Xun Zhi yang sedang mencekik leher juniornya dan di kelilingi murid lainnya yang sudah ia kalahkan terkapar meringis kesakitan.
Master Shen Long membeku sambil membuka sedikit mulutnya, setelah melihat akan kejadian yang tepat berada di depan matanya. Tak lama ia menghela nafas panjang dan berat.
"Ya tuhan...! Kenapa dengan murid-muridku ini!"
Mendengar suara Master Shen Long Xun Zhi pun kaget dan melepaskan cekikkannya dan perlahan berpaling ke arah Master Shen Long.
__ADS_1
Setelah itu Xun Zhi pun tersenyum. Karena takut oleh kemarahan Master Shen Long, ia Lari sekuat tenaga dengan menggunakan ilmu langkah cahayanya, dan kabur menjauh dari Master Shen Long.
(BERSAMBUNG)