KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
Episode 64


__ADS_3

Xun Zhi telah tiba disana dan melihat kejadian itu Xun Zhi mengeluarkan Ilmu Naga Api Hijau menahan serangan Tang Ming yang mengarah ke Grand Master Yujin. Tang Ming terkejut dan melihat ke arah Naga Api Hijau itu berasal.


"Sialan bocah bedebah, berani sekali kamu menggangguku!"


Wajah Tang Ming berubah menjadi kesal akibat serangannya dipatahkan oleh Xun Zhi.


"Grand Master Yujin apa kau tidak apa-apa?"


Begitu ucap Xun Zhi berlari menghampiri Grand Master Yujin yang terbaring sekarat.


"Xu-Xun Zhi. Ke-kenapa kau datang kesini? Disini sangat berbahaya?!"


Ucap Grand Master Yujin dengan nafas yang berat dan darah bercucuran di sekitar tubuhnya.


"Tidak apa-apa Grand Master Yujin. Lebih baik kita menjauh dari sini!"


Xun Zhi pun membantu Grand Master Yujin bangkit. Namun saat akan kabur menjauhi Tang Ming. Secara tiba-tiba Tang Ming turun dari pedang terbangnya mencegat jalan pelarian Xun Zhi yang akan membopong Grand Master Yujin yang sekarat.


"Kalian pikir kalian berdua bisa kabur dariku, jangan mimpi!"


Tang Ming melayangkan tebasan pedangnya ke arah leher Xun Zhi. Namun Xun Zhi dengan sigap melepaskan rangkulannya dari Grand Master Yujin dan menahan tebasan Tang Ming dari tombaknya.


Setelah menahan tebasan pedang Tang Ming, Xun Zhi langsung menyerang balik dengan ujung tombaknya ke arah pelipis Tang Ming. Namun Tang Ming menangkap ujung tombak Xun Zhi dengan sebelah tangannya lalu menendang ulu hati Xun Zhi dengan keras.


Xun Zhi terpental berdiri beberapa meter, kaki Xun Zhi yang menggesek tanah pun menghasilkan debu.


"Hee... jadi kau lumayan hebat juga bisa menahan tendanganku! Baiklah aku akan bermain-main denganmu dulu sebelum membunuh Yujin. Hahahahaha...!!!"


Tang Ming menyerang kembali menggunakan pedang yang ia pegang dengan cepat, sementara Xun Zhi pun terus menahan dan menghindar serangan Tang Ming itu. Raut wajah Tang Ming menunjukan senyuman yang seram sambil terus-menerus mengayunkan pedangnya yang ia arahkan ke Xun Zhi. Lalu berkata.


"Hei... hei... hei... bocah ayolah, apakah kau hanya bisa menghindar seranganku saja hah...?! Kau seperti kera saja!"


Mendengar ucapan dari Tang Ming, Xun Zhi menjadi kesal dan dalam hatinya berkata.


"Sialan sekali ini orang tua bau tanah ini, berani sekali ia menghinaku dengan perkataan seperti itu!"


Kemudian Long Hei'an membalas perkataan hati Xun Zhi.

__ADS_1


"Yasudah kalau begitu aku saja yang bertarung Xun Zhi, orang itu berada di Kultivasi Qi Setengah Dewa Tahap Akhir. Biar aku sedot saja kekuatannya agar kita lebih kuat!"


"Baiklah kalau begitu mengamuk sajalah sesukamu"


"Baiklah. Hahaha..."


Namun saat tubuh Xun Zhi akan diambil alih oleh Long Hei'an. Tiba-tiba datang Lin XueYan datang menyerang Tang Ming dengan murka. Ia mengeluarkan Jurus Pukulan Auman Harimau Putih.


Kepalan tangan Lin XueYan diselimuti oleh Aura putih mengarah ke Tang Ming. Tang Ming pun terkena pukulan itu tepat di tengah dadanya dan bergeser cukup jauh dari tempat ia berdiri.


"Uhuk... uhuk... ******** berani juga kau menyerang secara tiba-tiba kepadaku wanita sialan...!"


Tang Ming marah terkena pukulan dari Lin XueYan, kemudian ia bergerak dengan cepat menggunakan Ilmu Langkah Kilat Miliknya dan seketika langsung ada di samping kanan Lin XueYan.


"****** rasakan ini pukulan mautku, Pukulan Gemuruh Petir."


Kepalan tangan Tang Ming diselimuti oleh petir bewarna ungu gelap dan kepalan tangan itu tepat mengarah ke ulu hati Lin XueYan. Lalu terdengar suara retakan dari tulang Lin XueYan bersamaan dengan teriakan yang tak bersuara dari mulutnya bersamaan dengan darah yang keluar dan suara gemuruh petir dari atas Lin XueYan.


Lin XueYan pun terkapar kesakitan memegangi ulu hatinya yang terasa sangat sakit. Namun Tang Ming tak menghentikan pukulannya disitu saja, ia berniat memukul kembali Lin XueYan yang terkapar itu.


Kedua kepalan mereka beradu dengan keras sampai meninbulkan suara gemuruh kencang serta hembusan angin yang besar.


"Hahaha bocah kau benar-benar menarik, lebih baik kau bekerja sama denganku meruntuhkan sekolah dan kerajaan ini!"


"Apa maksudmu? Aku tidak mengerti sama sekali?"


"Hahaha bocah apakah kau tau bahwa Grand Mastermu itu adalah seorang pembunuh! Ia membunuh sahabatnya sendiri dengan tangannya yang tak bersalah apa-apa. Dan juga kau harus tau bahwa Kerajaan ini adalah Kerajaan yang busuk!"


"Tidak! Itu tidak benar, aku sudah mendengarnya dari guruku dulu bahwa itu hanya kecelakaan. Ia tak sengaja membunuh adikmu yang tiba-tiba datang melindungi seorang wanita ****** mata-mata dari Kerajaan Kabut Hitam itu!"


Begitu ucap Lin XueYan yang berbaring di belakang Xun Zhi. Namun Tang Ming membantahnya dengan berkata.


"Diam saja kau wanita ******, itu tidak benar!"


Kemudian Xun Zhi menjawab perkataan Tang Ming.


"Aku tidak tau masalahmu dengan Grand Master Yujin dan kerajaan ini. Akan tetapi yang kau lakukan ini sangatlah salah, karena kau telah melukai satu-satunya orang yang ku sayangi! Senior Lin XueYan lebih baik kau bawa Grand Master Yujin jauh-jauh dari tempat ini, karena mulai dari sini aku yang akan menghadapinya."

__ADS_1


"Jangan gila kau bocah akupun sudah kalah darinya, apalagi kau murid luar dan juga kultivasi Qi milikmu yang masih Kultivasi Qi Kelahiran Jiwa Kembali Tahap Akhir!"


"Kubilang cepat, sebelum nyawa Grand Master Yujin tidak bisa tertolong lagi!"


Begitu ucap Xun Zhi dengan sangat tegas.


"Baiklah kalau begitu bocah. Semoga kau berhasil!"


Lin XueYan berjalan kearah Grand Master Yujin untuk membawanya dan menolongnya.


"Kau pikir aku akan membiarkanmu lari!"


Begitu ucapnya sambil berlari menuju ke tempat Grand Master Yujin terbaring sekarat. Namun Xun Zhi menghalanginya dan berkata.


"Kau pikir akupun sama membiarkanmu lari!"


"Sialan kau bocah, awas kau minggir, akuu akan membunuh si brengsek Yujin itu."


Sambil melayangkan Pukulan Gemuruh Petir, Xun Zhi menahan serangan itu dengan Pukulan Lava miliknya. Bentrokan dari pukulan mereka berdua terjadi kembali, sementara itu saat bentrokan itu terjadi Lin XueYan berhasil membawa kabur Grand Master Yujin menjauhi tempat itu.


Xun Zhi pun menyeringai melihat Lin XueYan berhasil kabur. namun sebaliknya dengan Tang Ming, ia sangat kesal akan kejadian itu dan Langsung mengeluarkan Ilmu Petir Tombak Kematian menyerang Xun Zhi.


"Hahaha kau pikir ilmu lemah seperti itu bisa melukaiku!"


Begitu ucap Xun Zhi dengan suara berat mencekam yang raganya telah diambil alih oleh Long Hei'an.


Sekujur tubuh Xun Zhi mulai diselimuti oleh Aura Api Hitam, matanya berubah menjadi hitam pekat, kuku-kuku miliknya pun menjadi panjang dan seperti cakar serta Kultivasi Qi miliknya pun melonjak pesat.


Tang Ming yang melihat Xun Zhi langsung ketakutan. Sekujur tubuhnya menjadi berat akibat tekanan aura milik Xun Zhi sangat besar.


"Tidak, tidak mungkin. Bagaimana bisa kau memiliki kekuatan sebesar ini?"


"Baiklah karena orang yang menggangu kita sudah tidak ada. Mari kita mulai ronde keduanya!"


Dengan seringaian yang seram Xun Zhi berkata kepada Tang Ming.


(BERSAMBUNG)

__ADS_1


__ADS_2