
Long Hei'an yang merasuki tubuh Xun Zhi langsung melangkah cepat mendatangi Tang Ming yang berada agak jauh di depannya. Namun sebaliknya Tang Ming yang melihakt wujud Xun Zhi ketakutan tak bisa bergerak sama sekali dan tubuhnya pun gemetar.
"A-A-Aku kenal dengan aura ini. Aura ini, aura ini adalah aura Naga Kegelapan dari Gunung Naga!"
"Hahaha jadi kau mengenalku kah, namun aku tak pernah mengenalmu bocah?"
Dengan suara yang mencekam Long Hei'an berkata begitu kepada Tang Ming.
"A-A-Aku pernah mendengar ceritamu dari guruku yang bernama Lu Bu. Ia pernah mencoba untuk membunuhmu namun gagal, dan pada akhirnya kultivasi miliknya di hisap oleh Naga yang besisik hitam dan juga Api Hitam!"
"Jadi kau sudah mengetahui semuanya kah? Baiklah kalau begitu, aku tidak akan membiarkanmu hidup sekarang. Jika kau masih hidup ini akan membuatku semakin repot."
Setelah berkata begitu, Long Hei'an yang merasuki tubuh Xun Zhi pun mulai melangkah secara perlahan mendekati Tang Ming.
Lain hal nya dengan Tang Ming. Ia merasaka takut dan berjalan mundur dengan tergesa-gesa sambil melayangkan semua ilmu yang ia miliki. Dimulai dari Ilmu Tombak Petir Kematian, Ilmu Petir Kemurka'an, Ilmu Naga Petir Kematian, Lalu Ilmu Petir Panah Ashura, Ilmu Tengkorak Kematian dan Ilmu Petir Ilahi. Namun semua itu tidak berpengaruh terhadap tubuh Xun Zhi yang dirasuki oleh Long Hei'an.
"AMPUN! KUMOHON AMPUNI AKU NAGA KEGELAPAN!"
Ujar Tang Ming sambil terus berteriak memohon ampun, namun Long Hei'an tak mendengarkan ucapannya itu, ia terus mendekatinya dan mendekatinya.
Tang Ming pun tak mau menyerah, ia pun mengeluarkan Ilmu Sepuluh Ribu Hujan Pedang Petir serta Roh Pedang yang dimilikinya.
Sepuluh ribu pedang petir menghujani tubuh Xun Zhi, namun itu tidak berpengaruh sama sekali terhadap tubuh Xun Zhi yang dirasuki oleh Long Hei'an. Kemudian muncul Roh Rajawali bedar bewarna hitam, Ular Listrik ungu serta Serigala Bulu Emas.
Ketiga Roh itupun langsung menyerang Xun Zhi tanpa ragu. Akan tetapi karena kekuatan yang jauh dari kata seimbang. Satu per satu Roh milik Tang Ming di serap oleh Long Hei'an.
Tang Ming menjadi tambah ketakutan melihat kekuatan Xun Zhi yang dirasuki oleh Long Hei'an.
__ADS_1
"PARA MURIDKU DAN TEMANKU SEKALIAN CEPAT SEMUANYA KESINI!"
Mendengar teriakan Tang Ming yang begitu keras terhadap murid-muridnya. Murid-muridnya yang sedang bertarung dengan para tetua, master serta para murid sekolah Tanah Mengapung pun berlarian dengan cepat mendatangi tempat Tang Ming.
Sesampai para murid serta teman Tang Ming yang masih tersisa sangat banyak entah berapa ribu berdiri di belakang Tang Ming. Mereka semua terkejut melihat sosok Xun Zhi.
"Guru besar apakah itu? Bagaimana bisa terjadi seperti ini!?"
Salah satu muridnya yang memakai jubah bertanya kepada Tang Ming.
"Jangan banyak omong cepat saja bunuh dia dengan semua kekuatan kalian!"
Jawabnya sambil berteriak panik.
Mereka semua menuruti perkataan Tang Ming dan mengeluarkan ilmu andalan mereka. Ilmu Hujan Pedang, Ilmu Bola Api, Ilmu Panah Angin, Ilmu Tombak Api dan masih banyak Ilmu lainnya melayang di atas mereka yang siap menyerang Xun Zhi.
"Baiklah ini mulai terlihat menyenangkan hahaha!"
Kemudian ilmu yang semua musuh Long Hei'an tahan sedari tadi pun mulai diluncurkan ke arahnya. Ilmu mereka semua bagaikan sebuah meteor yang berwarna warni menyerang ke arah Long Hei'an.
Namun serangan Ilmu mereka dihindari oleh Long Hei'an yang merasuki tubuh Xun Zhi berlari dengan cepat, dalam satu hela'an nafas ia sudah berada di tengah-tengah musuh.
Musuh yang di sekitarnya terkejut seketika dan tak bisa bergerak. Long Hei'an pun menebaskan tombak yang ia pegang yang dilapisi oleh api hitam miliknya ke arah musuh yang mengelilinginya.
Seketika musuh yang berada di lpisan depannya pun terbakar oleh Api hitam. Teriakan orang-orang yang terbakar oleh Api hitam milik Long Hei'an sangatlah histeris, namun teriakan itu tak berlangsung lama karena tubuh mereka langsung hancur lebur tanpa sisa.
Orang-orang yang berada di belakang orang yang terbakar oleh Api hitam Long Hei'an menjadi ketakutan dan berlarian menjauhi Long Hei'an dengan teriakan panik.
__ADS_1
"Cih kalian ingin kabur dariku yah, tidak akan kubiarkan kesenangan ini berakhir hahaha!"
Tawanya yang seram dengan gaya yang angkuh sambil melihat ke arah awan. Lalu setelah itu ia mengangkat tinggi tangan sebelah kanan nya. Dan munculah bola Api hitam yang sangat besar. Setelah itu bola api hitamnya dilemparkan ke arah orang-orang yang berlarian.
"Ayolah-ayolah lawanlah aku cepat, aku ingin menikmati pertarungan ini yang telah lama aku inginkan!"
Long Hei'an yang merasuki tubub Xun Zhi semakin menggila. Ia terus-menerus membantai pasukan musuhnya hingga tersisa Tang Ming yang terdiam membeku dengan tubuh yang gemetar.
"Jadi kita mulai memangsa hidangan penutupnya hahaha!"
Long Hei'an melangkah dengan perlahan. Langkah kaki Long Hei'an bagaikan sebuah cengkraman rantai bagi Tang Ming yang mendengarnya.
Long Hei'an meletakkan tangan kanannya diatas kepala Tang Ming berniat menyedot kultivasi miliknya sambil berkata.
"Baiklah, sekarang terimalah hukumanmu. Aku akan menyedot kultivasi Qi dan menebus semua dosa-dosamu di neraka."
Pancaran cahaya bewarna biru pun keluar dari tubuh Tang Ming diserap oleh telapak tangan Xun Zhi yang merasuki oleh Long Hei'an. Tubuh Tang Ming seketika menjadi kurus keronta hanya menyisakan kulit serta tulangnya dan tak lama menghilang terbakar oleh Api hitam dalam keheningan.
Di arena yang hancur itu bersih tak tersisa satu mayat pun. Tak lama 5 tetua datang ke arena yang hancur itu termasuk Patriak Chang Lu dan Tetua Bao Bao pun ada dan sangat terkejut melihat Xun Zhi yang diselimuti oleh api hitam.
"Xun Zhi a-a-apakah benar itu kau?"
Patriak Chang Lu sangat terkejut melihat sosok Xun Zhi yang dirasuki oleh Long Hei'an sangat menyeramkan. Mereka semua gemetar karena aura yang dikeluarkan oleh Xun Zhi sangat besar.
Tak lama Aura Qi Api Hitam miliknya pun memudar dan Xun Zhi kembali menguasai tubuhnya sendiri.
"...ya inilah diriku yang sebenarnya Patriak Chang Lu. Patriak Chang Lu aku meminta ijin untuk keluar dari sekolah Tanah Mengapung ini. Aku akan memulai perjalanan baruku untuk membalaskan dendamku yang telah tertunda lama dan juga kenapa keluarga Xu sangat tertarik ingin membunuhku! Minggu depan aku akan mulai angkat kaki dari sekolah ini!"
__ADS_1
Ujar Xun Zhi begitu. Tanpa jawaban dari para tetua Xun Zhi pun berlari dengan cepat pergi menuju halaman luar sekolah Tanah Mengapung untuk menenangkan diri.
(BERSAMBUNG)