KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
Episode 112


__ADS_3

Setelah sampai dibawah, Xun Zhi kemudian melirik ke arah kiri dan kanan dirinya untuk mencoba memastikan letak lokasi dimana inti Api darah milik Naga Darah berada.


Namun usahanya itu sia-sia karena di sekeklilingnya yang ada hanya kobaran Api berwarna merah pekat bagaikan darah.


"Haaa ternyata disini cukup panas juga yah Long Hei'an?" Ucap Xun Zhi berbicara kepada Long Hei'an yang berada di dalam tubuhnya.


"Hmmm rasakan sajalah olehmu sendiri."


"Lalu bagaimana sekarang? Sekarang kita harus kemana?"


"Ahhh kau jalan saja dulu, atau tidak kau pakai Ilmu Deteksi Energi Spiritual,"


"Baiklah kalau begitu."


Kemudian Xun Zhi memejamkan mata mencoba fokus, melepaskan Qi miliknya untuk mencoba mendeteksi ruangan yang sekarang Xun Zhi tempati.


Lalu gelombang Qi dalam tubuh Xun Zhi menyebar ke selurih ruangan, namun di dalam pikiran Xun Zhiyang nampak hanya api darah yang mengitarinya sepeeti ada penghalang untuk menemukan Inti Api Darah dari Naga Darah.


"Ahh percuma Long Hei'an, Ilmu Deteksi Energi Spiritual ku tak bekerja di ruangan ini,"


Xun Zhi berkata begitu dengan berwajah muram.


"Yasudah kalau begitu kita jelajahi ruangan ini saja yang sudah menjadi seperti lautan api darah ini,"


"Okelah kalau begitu."


Lalu Xun Zhi mulai berjalan menyusuri tempat yang saat ini dia pijak. Semakin lama Xun Zhi menyusuri ruangan ia semakin frustasi karena ia tak dapat menemukannya dimana tempat Inti Api Darah berada.


"Sial ini seperti aku ada di gurin pasir tanpa adanya apa-apa dan hanya ada api disini arrrggghh...!"

__ADS_1


Mendengar Xun Zhi mengeluarkan suara yang frustasi, Long Hei'an tampak sangat senang.


"Hahaha... rasakan itu Dewa tak tahu diri."


Long Hei'an nampak sangat puas akan penderitaan Xun Zhi saat ini.


"Sialan kau Naga tua bau tanah, melihat rekanmu kesusahan, kau malah tertawa terbahak-bahak!"


"Bagaimana aku tidak tertawa melihat kelakuanmu, bukannya kau dikehidupan ini mempunyai Elemen Cahaya juga. Gunakanlah elemen cahaya mu itu untuk mencari inti Api Darah nya."


"Ehh benarkah itu Long Hei'an?"


"Yahh seperti itulah Xun Zhi, kau coba saja sendiri kalau kau tidak percaya."


Long Hei'an beekata demikian, walaupun pada kenyataan ucapannya itu adalah kebongan.


"****** kau mantan Dewa yang tengil, siapa suruh kau selalu menghinaku, rasakan sekarang pembalasanku hahaha!"


"Ilmu Pengelihatan Cahaya Ilahi."


Mata Xun Zhi pun berubah warna menjadi putih bagaikan cahaya. Xun Zhi lalu melirik ke arah sekekilingnya sambil berjalan namun tetap saja tidak menemukan Inti Api Darah yang sedang Xun Zhi cari.


"Hahaha si mantan Dewa ini benar-benar percaya saja memercayai ucapanku." Batin Long Hei'an berkata seperti itu menertawakan kebodohan Xun Zhi.


"Hei Long Hei'an inti nya dimana, walaupun aku telah memakai Ilmu Pengelihatn Cahaya Ilahi, tapi aku tidak ada sama sekali melihat disini adanya inti Api Darah nya, dan yang ada malahan tetap saja hanya api darah yang berkobar."


Mendengar ucapan Xun Zhi, Long Hei'an pun tak bisa menahan tawanya lagi, Long Hei'an langsung tertawa terbahak-bahak sampai berlinang air matanya di ujung ekor mata.


Xun Zhi terdiam terheran-heran akan Long Hei'an yang tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"Hei mantan Dewa bodoh, hahaha..., apa kau tau dimana inti dari api darah ini,"


"Ehh!?"


"Ahh benar-benar kau itu bodoh sekali, bagaimana kau bisa menjadi dewa saat dahulu dengan tingkah seperti ini,"


"Sialan naga tua bangka bau tanah! Kau berani mengejekku. Aku sudah bilang kakau aku kan tidak tau dimana ditempatkan inti Api Darah nya berada dan aku mangkanya bertanya padamu!"


"Ahh maaf-maaf, sudahlah kau jangan marah sampai segitunya. Dengarkan aku yah," ucap Long Hei'an sambil menenangkan amarah Xun Zhi.


"Iya aku dengarkan," ketus Xun Zhi kepada Long Hei'an.


"Sebenarnya selama ini aku berbohong padamu yentang inti Api Darah, karena setiap Naga yak memiliki yang namanya inti api,"


"Sialan kau naga tua bau tanah! Berarti aku capek-capek tadi mencari inti Api Darah hanya candaanmu belaka?!"


"Yah kalau itu aku mengaku, itu adalah candaanku. Akan tetapi dengar dulu, cara untuk memiliki dan menguasai api darah ini adalah kau harus berkultivasi di ruangan ini, hingga api ini semua masuk ke dalam tubuhmu,"


"Hee jadi begitu!"


Dengan raut wajah yang cemberut dan juga amarah nya masih cukup tinggi ia berkata begitu.


Lalu Xun Zhi berkata kembali, "Ohh iya Xun Zhi, jika aku tak bisa menyerap semua api ini apa ada sesuatu yang berbahaya?"


"Hmm kalau untuk itu, dulu aku pernah dengar ada seorang pertapa agung yang ingin menyerap api darah yang sengaja di tinggalkan oleh Naga Darah di dalam gua tempat tinggalnya. Lalu manusia itu menyerangnya tapi tak sepenuhnya dan akhirnya pertapa agung itu mati meleleh dan menjadi bagian api darah."


Mendengar cerita dari Long Hei'an membuat Xun Zhi terkejut.


"Hee jadi cukup menyeramkan juga yah. Yasudah kalau begitu sekarang aku akan berkultivasi dan menyerap seluruh api darah ini."

__ADS_1


Xun Zhi lalu duduk menyilakan kakinya dan mulai fokus menyerap Api Darah yang sangat banyak di ruangan yang sekarang ini tanpa memadamkan api hitam yang menyelimuti tubuhnya.


(BERSAMBUNG)


__ADS_2