KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
Episode 130


__ADS_3

Xun Zhi kemudian berjalan dengan perlahan menghampiri Wei Chan.


"Apa kau tidak apa-apa Wei Chan?" Dengan tenang Xun Zhi berkata seperti itu.


"A-aku tidak apa-apa Xun Zhi."


"Syukurlah kalau begitu."


Setelah itu Xun Zhi berjalan mendekati Ling Er yang berbaring tak sadarkan diri dan menderita luka yang cukup parah akibat terlalu banyak mengeluarkan Qi dalam tubuhnya tak jauh tempatnya dari Wei Chan.


Xun Zhi kemudian duduk membungkuk di samping Ling Er dan dengan raut wajah yang sedih dia berkata, "Maafkan aku Ling Er, maaf aku terlambat sehingga membuatmu terluka dan membuat seseorang menjadi korban disini."


Xun Zhi kemudian menyentuh kening Ling Er dan cahaya putih kecil pun keluar dari tangan Xun Zhi semakin lama cahaya putih kecil itu membesar dan sampai pada akhirnya cahaya itu menyelimuti semua tubuh Ling Er.


Perlahan luka-luka yang ada di tubuh Ling Er mulai sembuh dengan sendirinya dan sekitar beberapa puluh detik tubuh Ling Er pun mulai pulih seperti sedsri awal, luka lecet dan luka lainnya pun menghilang, akan tetapi dirinya masih belum sadarkan diri.


Xun Zhi kemudian mengangkat tangannya yang menempel di dahi Ling Er, cahaya putih yang tadinya menyelimuti tubuh Ling Er perlahan memudar dan tak lama menghilang.


"Baiklah karena kau sudah berani menyerang teman-temanku, seksrang aku akan membalas kelakuanmu itu dua kali lipat." Raut wajah serius Xun Zhi tampakkan melihat ke arah Lang Long yang beberapa ratus meter jauhnya dari dirinya.


Lang Long yang akhirnya telah berdiri tegak kembali setelah terkena serangan dari Xun Zhi pun melompat dengan sangat tinggi dan kemudian mendarat dengan sangat keras bebeapa meter di depan Xun Zhi sampai-sampai tanahnya pun retak.


"Akhirnya kau berani maju juga menghadapiku bocah sialan!"


"Tentu saja aku berani kepadamu, memangnya kau pikir aku akan takut olehmu manusia sombong."


"Brengs*k berani sekaki kau bilang sombong kepadaku! Bukankah kau sendiri juga sama sombongnya wahai mantan dewa."


"Dan juga kau sudah berani membunuh salah satu anak kesayanganku! Jangan harap kau bisa hidup kembali di dunia ini!"


"Sudahlah tidak perlu banyak berbicara, lebih baik seksrang mari kita mulai bertarung saja." Dengan wajah serius Xun Zhi berkata seperti itu.

__ADS_1


Tak lama angin pun muncul berhembus dengan kencang hingga kedua baju yang mereka kenakan pun tertebak angin.


Setelah angin berhenti, keduanya seketika langsung berlari saling berhadapan melancarkan serangan masing-masing.


Xun Zhi dan Lang Long pun sama-sama melancarkan tendangan ke arah kepala mereka masing-masing. Akan tetapi keduanya gagal menyerang kepala dari mereka masing-masing, sehingga jadinya kaki mereka pun teradu.


Kemudian keduanya sama-sama kembali melancarkan serangan pukulan tangan mereka masing-masing, namun yang terjadi malahan mereka malah saling beradu kepalan tangan.


Dari situ mereka terus melancarkan serangan mereka masong-masing, mereka berdua saling serang, saling takis, saling menghindar dan terus dengan cepatnya, sampai-sampai orang-orang yang menonton pertarungan mereka pun sangat terdecak kagum.


"Ba-Bagaiamana mereka bisa bergerak begitu cepat!"


"Akupun tak tahu, yang pasti aku sulit sekali melihat gerakan mereka."


"Yah benar sekali itu."


"Yah benar. Padahal mereka hanya menggunakan kekuatan fisik mereka saja."


Begitulah perkataan yang keluar dari mulut orang-orang yang menonton pertarungan Xun Zhi dan Lang Long.


"Hmm... memang tak salah bekas mantan dewa bisa memiliki kekuatan fisik yang sangat bagus, hingga kau pin bisa menyeimbangiku." Long Lang berkata seperti itu di akhiri dengan senyuman kecil.


"Hah! Apa maksudmu itu, saat ini aku belum mengerahkan seluruh kemampuan fisik ku tahu."


"Ehh begitu yah. Baiklah kalau begitu aku akan mulai serius mulai dari sekarang. Haa....!!!" Di barengi dengan teriakkan kerasnya itu, sekujur tubuh Lang Long pun mengeluarkan aura hitam yang sangat gelap, sampai menjulang tinggi ke langit.


Long Hei'an yang berada di dalam tubuh Xun Zhi pun sontak terkejut dan dengan nada suara yang bedat berkata, "Si sialan Hei An itu, ternyata dia membagi kekuatanku kepada manusia itu!"


Xun Zhi pun tersenyu kecil dan membalas perkataan Long Hei'an, "Hahaha kenapa kau, nampaknya kau sangat marah melihat adanya sesikit kekuatanmu yang berada di tubuhnya itu. Akan tetapi tenang saja, aku akan membereskan kekacauan ini dengan cepat, asalkan aku boleh membuka aura Qi terlarang itu."


"Apa! Jangan-jangan maksudmu aura Qi terlarang itu?" Long Hei'an nampaknya sangat terkejut apa yang baru Xun Zhi katakan.

__ADS_1


"Yah yang itu benar sekali. Apakah boleh?"


"Haaa baiklah boleh saja, asalkan kau benar-benar cepat membereskan dia."


"Baiklah, aku berjanji akan dengan cepat membereskan orang yang bernama Lang Long ini." Balas Xun Zhi kepada Long Hei'an yang menjadi lawan bicaranya di dalam pikirannya dengan di akhiri senyuman kecil.


"Akhirnya kau mulai serius juga, akan tetapi kekuatan pinjaman itu masih terlalu kecil untuk kau gunakan, jadi bagaimana kalau aku tunjukkan kekuatan aura hitam yang sesungguhnya." Kata Xun Zhi dengan pedenya seperti itu.


Lalu.... Aura hitam pekat dari tubuh Xun Zhi keluar dengan sangat dasyat menjulang tinggi ke angkasa sampai-sampai langit yang tadinya cerah pun menjadi gelap gulita bagaikan malam.


Semua orang disana seketika di kejutkan kembali akan fenomena alam yang tak normal ini. Disisi lain tubuh Lang Long tiba-tiba gemear hebat tiada tara, tubuhnya sekerika mengeluarkan keringan dingin dan besar dari pori-porinya.


"Kenapa ini? Apa yang terjadi dengan rubuhku yang tiba-tiba gemetar ini! Tidak mungkin aku secara alami takut kepada bocah di depanku ini kan! Tidak mungkin! Tidak mungkinnn!!!" Batin Lang Long teriak seperti itu.


"Heii kenapa kau terdiam seperti itu. Apakah kau takut kepadaku?" Dengan nada suara yang mencekap sebari berjalan santai mendekati Lang Long, Xun Zhi berkata seperti itu.


Disisi lain, dari yang terlihat oleh kedua bola mata Lang Long ketika Xun Zhi mendekat. Sepintas di belakan Xun Zhi terlihat sosok bayangan Long Hei'an yaitu sebuah naga hitam dan sangat besar seperti bersiap-siap akan melahap Lang Long.


Setelah tepat berada di depan Lang Long, Xun Zhi tersenyum sebari mengusap pipi Lang Long sambil berkata, "Hei pak tua, kenapa wajahmu begitu pucat? Apakah kau sakit, atau ... kau sekarang sangat ketakutan?"


"Baiklah karena kau tak bergerak dan tak mau menjawab pertanyaanku, dengan ini akan aku akhiri."


Xun Zhi kemudian mengankat lengan kanannya setinggi dadanya, lalu tiba-tiba sebuah bulatan kecil berbentuk hitam pekat sekali seukuran bola ping pong melayang di tepat di atas telapak tangannya.


"Lang Long, dengan ini akh menghakimimu karena telah memakan banyak korban dari manusia-manusia yang tak bersalah. Dengan ini aku nyatakan kehidupanmu berakhir."


Xun Zhi menarik dagu Lang Long sehingga mulut Lang Long dengan mudah terbuka. Setelah itu Xun Zhi memasukkan bulatan kecil berbentuk hitam yang melayang di telapak tangannya itu ke dalam mulut Lang Long dan bulatan hitam itu langsung tertelan oleh Lang Long.


Tak menunggu waktu lama. Tubuh Lang Long tiba-tiba mengeluarkan api hitam yang meluap besar sampai menutupi selurh tubuhnya itu dan juga luapan api hitam dari tubuh Lang Long pun menjulang tinggi sampai ke langit.


"Arrrggg!! Tolong aku!! Panas!! Panaaaasssss!!" Lang Long berteriak dengan sangat histeris, karena merasakan sakit yang teramat dasyat akibat tubuhnya terbakar.

__ADS_1


Perlahan jeritan Lang Long memelan dan menghilang beserta tubuhnya yang hilang tertelan api hitam sampai tak tersisa tak lama api hitam yang dikeluarkan Xun Zhi pun perlahan mengecil dan menghilang juga.


(BERSAMBUNG)


__ADS_2