
Dari situ peperangan pun mulai terjadi, Ling Er dan Akademi Tanah Mengapung pun bekerja sama untuk mengalahkan para bawahan dari kepala sekte Kegelapan Yaitu Lang Long.
Sementara itu sisanya dari murid Tian Zhu tidak ingin ikut campur akan masalah ini, mereka semua kabur terkecuali satu master dari Sekte Tian Zhu bernama Ang Lang yang membantu bertarung menolong Ling Er, karena dia memiliki tanggung jawab penuh akan keselamatan Ling Er bisa di katakan Ang Lang ini adalah master sekaligus pengawal Ling Er.
Ling Er pun terus memukul dan menghunus memenggal kepala para bawahan Lang Long yang meyerangnya tanpa segan.
Disisi lain Wei Chan tersenyum sekaligus terkejut melihat Ling Er yang begitu tak segan memenggal membunuh orang.
"Untung saja dia menjadi kawan dinpertarungan ini. Jika dia menjadi lawan, mungkin dia akan bisa dengan mudah melawan kami semua ini." Hati Wei Chan berkata seperti itu.
Wei Chan pun tak ingin kalah oleh Ling Er. Wei Chan menghentak-hentak bumi dengan kakinya sebanyak tiga kali beserta Qi yang muncul sangat dasyat keluar dari sekeliling tubuhnya, dan tak lama munculah sebuah akar pohon begitu besar dari tanah sehingga orang-orang yang dekat dengan Wei Chan pun terhempas entah itu kawan ataupun lawan.
"Sialan kau wanita rata ! Jika kau ingin mengeluarkan benda besar seperti ini, bilang dulu kek!!"
Ling Er berkata kasar seperti itu karena dirinya sangat terkejut akan akar pohon yang dikeluarkan oleh Wei Chan dari dalam tanah. Mendengar ucapan dari Ling Er, membuat Wei Chan kesal, lalu berkata dengan nada suara yang lantang, "Diam, berisik kau j*l*ng jangan banyak ngomong jika kau ingin ku bantu!"
Wei Chan mengangkat sebelah tangannya. Akar-akar besar pun melayang di atas kepala Wei Chan lalu berubah bentuk menjadi sebuah jarum yang sangay besar berjumlah banyak, jika dihitung lebih dari seratus jarum melayang terbuat dari akar pohon.
"Wahai orang-orang dari sekte Kegelapan, terimalah ini karena berani menyerang rekan dari kami! Jarum seratus kematian!"
Teriak Wei Chan seperti itu sebari mengayunkan tangannya ke arah para orang-orang sekte kegelapan.
Orang-orang dari sekte kegelapan panik bukan kepalang saat jarum besar yang terbuat dari akar pohon mengarah ke arah mereka. Mereka semua bergerak dengan gesitnya mencoba menghindari serangan yang di lancarkan oleh Wei Chan.
Akan tetapi naasnya srkitar se per empat jumlah dari mereka tidak dapat menghindari serangan dari Wei Chan dan pada akhirnya mereka mati dengan mengenaskan.
"Wah ternyata wanita ini juga cukup gila!" Batin Ling Er berkata seperti itu karena terdecak kagum akan ilmu yang di keluarkan oleh Wei Chan dan sekaligus dia pun merasa gakum kepada Wei Chan.
__ADS_1
"Sialan berani juga kalian para bocah menyerang dan membunuh anak buahku!!" Teriak Lang Long dengan sangat keras sambil menghunuskan sebuah pedang besar nan tebal dari serangka yang menggantung di punggungnya berniat melancarkan serangan kepada Wei Chan dan Ling Er.
Pedang yang di hunuskan Lang Long kemudoan di selimuti oleh Qi berwarna merah terang bagaikan bara api. Ling Er dan Wei Chan pun mengerutkan badan mereka, menundukkan kepala serta sebelah tangan mereka di taruh di atas depan kepala.
Akan tetapi sesaat pedang milik Lang Long sedikit lagi akan menebas tangan Ling Er, Ang Lang pun dengan cekatan menahan tebasan Lang Long dengan kedua tangannya yang telah di pakaian sebuah besi hitam pekat dan sudah dilapisi oleh Aura Qi berwarna biru gelap, sehingga membuat percikan api yang cukup banyak serta tebasan dari Lang Long dapat terhenti.
"Sialan kau pemimpin dari sekte kegelapan! Berani sekali kau menyerang nona mudaku!" Nyaring Ang Lang seperti itu sambil mengerutkan dahinya serta menatap Lang Long dengan tajam.
"Sialaaaaaan!! Kenapa banyak sekali yang menghalangi jalanku! Lebih baik kau tak ikut campur pak tua bau tanah, jika kau tak ingin mati!!"
Entah mengapa Lang Long setelah berkata seperti itu, tiba-tiba aura Qi yang keluar dari tubuhnya itu membuat sebuah tekanan yang sangat dasyat sampai-sampai Ang Lang, Ling Er, Wei Chan serta orang-orang lainnya yang berjarak radius satu meter dari Lang Long membuat tubuh mereka sangat berat dan sulit untuk di gerakan.
"Ahh....!"
"Ahhh....!"
"Ba-bagaimana bisa dia masih mempunyai kekuatan sebesar ini!" Batin Ang Lang berkata seperti itu sambil terus menahan tekanab dan serangan pedang Lang Long yang masih di tahan oleh tangannya.
"Apa-apaan pak tua pemimpin sekte kegelapan ini?! Bagaiamana bisa dia memiliki kekuatan sebesar ini!?" Hati Ling Er berkata seperti itu.
Lang Long mengangkat kembali pedangnya yang tertahan oleh Ang Lang dan mengacungkannya dengan sangat tinggi.
"Baiklah karena sekarang kau tidak akan bisa menahan seranganku yang kedua kalinya, aku akan membunuhmu secara perlahan denan rasa sakit yang amat dasyat, karena telah menghalangi jalanku untum membunuh bocah itu dan teman-temannya!" Lang Long berkata dengan raut wajah yang nampak kesal sambil menunjuk tepat ke wajah Ang Lang di depannya.
Lang Long mengayunkan kembali pedangnya dengan sangat santainya dan berhasil menebas tangan sebelah kanan Ang Lang.
"Arrrggggg!!" Teriak Ang Lang sangat histeris setelah tanganya terpotong jatuh ke tanah di barengi dengan darah yang kekuar bagaikan air mancur sangat deras.
__ADS_1
"Woy, woy, woy. Ini baru awalannya saja. Kau sudah kesakitan seperti itu." Kata Lang Long dengan dinginnya.
Wei Chan, Ling Er serta yang lainnya pun sontak sangay terkejut akan kejadian itu trrkecuali Xun Zhi yang fokus menutup mata sambil bersila sedang memulihkan tenaganya kembali.
Ling Er menggertakkan giginya, menggigit ujung bibirnya sampai-sampai dari ujung bibirnya mengalir pelan darah segar. Dirinya sekarang merasa sangat marah karena Ang Lang adalah guri sekaligus penjaganya sedari kecil di lukai tepat di depan matanya.
"Sialaaaaaan kau tua bangka!!! Berani-beranina kau melukai guruku!!" Dengan lantang serta penuh amarah Ling Er kepada Lang Long.
Ling Er mencoba menggerakkan tubuhnya dengan sekuat tenaga, akan tetapi tetap saja tubuhnya tak bisa dia gerakan seperti ada sebuah gunung yang menimpa di atas badannya.
"Sialan!! Sialaaaaan!! Sialaaaaaaaaan!!!" Aku bersumpah akan membunuhmu jila kau lebih menyakitinya lebih dari itu!!"
Lang Long tersenyum puas ke aeah Ling Er mendengar amukan dari Ling Er kepadanya. Lang Long tak mempedulikan perkataan Ling Er dan mengayunkan kembali pedangnya menebas pergelangan tangan kiri Ang Lang.
"Arrrggg!! Sakit! Ini sakit sekali!!" Histeris kembali Ang Lang yang pergelangan tangan kirinya sudah terpotong dan memancarkan darah segar kembali hingga darahnya pun menyiprat ke wajah Lang Long.
"B*jing*n br*ngs*k!! Sialaaan!! B*ngs*t!! Aku bersumpah akan membunuhmuuuu!!" Cacian di lontarkan kembali oleh Ling Er kepada Lang Long.
"Haha ... hahaha ... hahahahahahahahaha !!" Tawa menggema lantang serta pandangan rendah dari Lang Long setelah menerima cacian dari Ling Er.
"Hei kau bocah? Apa yang kau katakan itu percuma saja."
"Baiklah karena aku susah puas melihay kau menjerit kesakitan serta tuan putri mu itu yang teriak-teriak indah. Sebagai rasa terhiburku, aku akan mengakhiri nyawamu."
Lang Long perlahan menusukkan pedang tebal nan besarnya tepat ke arah jantung Ang Lang. Ang Lang menjerit kesakitan bukan main sampai pada akhirnya pedang Lang Long menembus ke belakang tubuh Ang Lang dan Ang Lang meregang nyawa.
Dan setelah itu tubuh Ang Lang yang menancap di pedang Lang Long, ia lemparkan tubuh Ang Lang yang sudah tak bernyawa lagi ke depan Ling Er.
__ADS_1
(BERSAMBUNG)