KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
Episode 96


__ADS_3

Lima belas hari berlalu, Xun Zhi, Shuin serta Ling Mei yang berjalan untuk menuju ke Gunung Kematian yang berada di perbatasan Kerajaan Kabut Hitam pun akhirnya pagi itu sampai dengan selamat walaupun di perjalanan mereka harus berurusan melawan beberapa hewan beast, beberapa bandit yang berencana merampok mereka bertiga, serta bermalam di dalamnya hutan rimba yang lebat.


Diatas Gunung Kematian yabg diselimuti oleh Kabut tebal berwarna putih terdapat sebuah rumah sederhana dengan cerobong asap. Shuin yang mengetahui pemilik rumah itu pun hasilkan paling pertama.


Tanpa mengetuk pintu Shuin langsung masuk ke dalam rumah. Kesan pertama suasana di dalam rumah itu adalah senjata-senjata tipe apa saja yang banyak tergeletak, menggantung serta menancap di dalam ruangn.


Kemudian tak lama kemudian terdengar suara sangat berisik dari dentuman palu yang sangat keras dari seorang yang sedang menenmpa senjata di bailk pintu yang jaraknya sekitra lima belas meter dari Shuin.


"Permisi Paman Zou Hong apakah ada di dalam!"


Namum karena terlalu berisik karena dentuman yang keras dari palu yang ia kenakan yang sedang menempa pria yang bernama Zou Hong.


Kemudian Shuin berjalan menuju pintu yang ada di depannya dan membuka pintunya. Di balik pintu terasa hawa yang sangat panas dan disana terlihat seorang pria tua tinggi kekar tidak memakai baju, rambut pendek berwarna putih, serta janggut pendek berwarna putih pendek pula sedang menempa sebuah plat besi berwarna merah di dekat bara api.


"Paman Zou Hong woy bagaimana kabarmu?!"


Ucap Shuin yang ada beberapa meter dekat dengannya yang sedang menempa. Kemudian Zou Hong menghentikan tempaannya dan berbalik ke arah suara Shuin.


"Ohh Shuin kah kabarku baik, Bagaiamana kabarmu?"


"Yah kabarku baik Paman Zou Hong."


Zou Hong adalah seorang penempa terkenal yang sudah membuat beribu-ribu senjata tingkat delapan dan sembilan dan beberapa tingkat Legendaria dari kreasi tangannya dan sekarang ia berada di kultivasi Qi Penyucian Jiwa di umur ke-55 tahun ini walaupun dari pemnampilannya terlihat seperti umur 40-an tahunan.


"Jadi ada apa kau kemari Shuin?"


Begitu ucanya sambil mengelap keringatnya yang bercucuran sangat deras di kelapa serta tubuhnya dengan handuk karena akibat panas dari tungku api serta ruangannya yang kedap dengan suara dan juga kedap udara.


"Aku kesini membawa seseorang yang ingin menempa sebuah senjata."


"Heee begitukah. Jadi temanmu dimana sekarang?"


"Ada di luar Paman Zou Hong. Ayo temui mereka Paman Zou Hong."


Kemudian Shuin berjalan kembali ke ruang depan dimana Xun Zhi dan Ling Mei yang sedang berdiri hening tanpa adanya percakapan. Saat Shuin melewati pintu belakang keheningan pun akhirnya pecah, wajah Ling Mei yang malu-malu cannggung sambil berubah menjadi senyuman melihat Shuin yang sudah kembali.

__ADS_1


Kemudian tak lama disusul di belakang Shuin yaitu Zou Hong berjalan dengan santainya dan tampang mukanya yang seram serta tatapan yang tajam membuat Ling Mei terkejut.


"Shuin pembunuh itu siapa!"


Ucap Ling Mei dengan panik kepada Shuin, Shuin pun tertawa kecil sembari menaruh tangan kanannya menutupi mulutnya sendiri, sementara itu Zou Hong merasa tersinggung akan perkataan Ling Mei dan membuat raut wajahnya bertambah seram.


"Heii wanita muda siapa yang kau sebut sebagai pembunuh?!"


Wajah Ling Mei tambah ketakutan setelah mendengar suara Zou Hong yang berat dan juga tatapan Zou Hong hingga Ling Mei berjalan dengan cepat bersembunyi di balik punggung Xun Zhi.


"Ma-Maafkan aku tuan, bu-bukannya aku bermaksud begitu."


Dengan nada suara yang pelan serta bergetar Ling Mei berkata begitu. Sementara itu Shuin labgsung tertawa terbahak-bahak akan kejadian dan Xun Zhi pun tersenyum kecil melihat kelakuan yang di tunjukkan oleh Zou Hong dan Ling Mei.


Lalu Zou Hong perlahan tersenyum lembut dan berkata.


"Ahh nona kecil maafkan aku, aku hanya bercanda barusan."


"Benarkah itu?"


Ucap Ling Mei dengan suara masih agak ketakutan.


"Ohh iya aku menjadi lupa memperkenalkan kamu paman Zou Hong. perkenalkan semuanya dia adalah Paman Zou Hong seorang pengrajin kelas atas yang sudah ku kenal selama lima tahun. Dan pan perkenalkan mereka berdua adalah temanku yang laki-laki muda itu namanya Xun Zhi dan yang perempuan yang takut denganmu namanya adala Ling Mei."


Kemudian Xun Zhi dan Ling Mei mengangguk pelan memberi hormat kepada Zou Hong dan Zou Hong pun sama mengangguk pelan membalas hormat Xun Zhi dan Ling Mei.


"Begini paman Zou Hong aku kesini ingin kau menempa senjataku apakah bisa?"


Ucap Xun Zhi tanpa basa-basi kepada Zou Hong.


"Aku jngin melihat bahannya dulu."


Lalu Xun Zhi mengambil tombak yang menggantung di punggungnya yang biasa ia kenakan dan menyerehkannya kepada Zou Hong, Kemudian setelah itu Xun Zhi mengambil sebuah tombak yang ia dapatkan dari istana Ba Rong di kerajaan Daun Emas dari Cincin Ruang Penyimpanannya dan menyerahkannya kepada Zou Hong juga.


Zou Hong menerima kedua tombak yang di serahkan Xun Zhi, Zou Hong merasa terkejut karena kedua tombak yang dimiki Xun Zhi adalah pusaka tingkat Legenda.

__ADS_1


"Jadi anak muda kedua tombak ini ingin kau jadikan apa olehku?"


"Paman bisakah kau menggabungkan kedua tombak itu menjadi satu?"


Zou Hong nampak bingung karena kedua tombak dimiliki Xun Zhi walaupun sama-sama tombak, namun memiliki dua sifat unsur bahan serta kekuatan yang berbeda bagaikan api dan air.


"Aku bisa saja menggabungkan kedua unsur tombakmu ini, namun aku memerlukan wakti yang sangat lama untuk menyelesaikannya apakah kau ingin?"


"Memang paman Zou Hong memerlukan waktu berapa bulan untuk menyelesaikannya?"


"Mungkin sekitar sebulan aku bisa menyelesaikan penggabungan tombakmu ini ?"


"Baiklah kalau begitu paman Zou Hong aku menyetujui untuk menempa tombak ini, lalu untuk biaya sekitar berapa aku harus membayarnya?"


"Untuk masalah biaya lebih baik kau bayar nanti saja, nakun untuk sekarang aku membutuhkan batu hewan beast, apakah kau punya?"


"Kalau itu aku punya."


Ucap Shuin yang menyela Xun Zhi yang akan ngomong kepada Zou Hong. Kemudian Shuin mengeluarkan batu hewan beast tingkat ke 6 yang berwana ungu pekat kemudian ia menyerahkannya kepada Zou Hong.


"Baiklah aku terima ini."


Ucap Zou Hong yang mengambil batu hewan beast yang di serahkan dari Shuin.


"Yasudah sekarang aku akan mulai bekerja kembali, dan jika kau membutuhkan senjata untuk berburu atau lainnya silahkan pilih saja yang ada disini."


Ucap Zou Hong kepada Xun Zhi sambil melangkah menuju kembali ke ruangan kerjanya. Lalu Xun Zhi mencari senjata yang cocok untuk dia pakai dan ia mengambik salah satu tombak sederhana yang gagangnya terbuat dari kayu dan mata tombaknya yang kecil dan runcing.


"Baiklah akh memilih ini."


"Yasudah kalau begitu, karena tombak mu pun selesainya masih lama, lebih baik kalian berdua ikut denganku ke Kerajaan Kabut Hitam."


"Yahh rencanaku pun begitu Nona Ling Mei."


"Baiklah kalau begitu kita bertiga bersama kembali berangkat menuju ke Pusat Kota kerajaan Kabut Hitam."

__ADS_1


Cakap Shuin sambil merangkul pundak Xun Zhi dan Ling Mei. Dan setelah itu mereka bertiga pun keluar dari rumah milik Zou Hong sang pengrajin senjata dan berjalan kembali menuju ke pusat Kota Kerajaan Kabut Hitam.


(BERSAMBUNG)


__ADS_2