
Matahati yang cerah sudah terbenam dan berganti menjadi bulan menandakan waktu itu sudah malam.
Xun Zhi saat itu masih terkapar tak sadarkan diri.
Lalu ada seorang perempuan memakai baju sekolah lain bewarna ungu melihat Xun Zhi yang berbaring dari kejauhan.
Ia agak ragu-ragu untuk mendekati Xun Zhu. Akan tetapi hatinya diselimuti oleh rasa penasaran kepada Xun Zhi yang berbaring. Dan akhirnya wanita itu
mendekatinya lalu memperhatikan muka Xun Zhi dan berkata.
"Kenapa ada orang yang berbaring disini?, apakah ia tidak takut dimakan hewan buas." Ucap si wanita itu sambil menatap terus ke arah muka Xun Zhi.
Ia jongkok di pinggir kepala Xun Zhi. Lalu meraih tangannya, kemudian memeriksa urat nadi Xun Zhi sambil menepuk-nepuk pipinya.
"Hey kau heyyy bangun."
Namun tetap saja Xun Zhi tidak bangun. Wanita itu terus menepuk-nepuk pipinya Xun Zhi lebih keras, namun Xun Zhu masih saja belum babgun juga. Akhirnya karena wanita itu kesal, ia mengambil wadah air minum miliknya yang tergantung di tali pinggang bajunya, kemudian mengguyurkan ke muka Xun Zhi.
Berkat guyuran air itu Xun Zhi mulai sadar. Ia membuka matanya perlahan. "Dimanakah aku sekarang?" Ucapnya yang masih setengah sadar.
Perempuan yang di samping Xun Zhi kaget melihatnya sudah sadar sampai terjatuh duduk.
"Wahh bikin kaget saja ni orang yah."
__ADS_1
Denga raut wajah yang kaget akan hal yang ia alami. Xun Zhi terkejut saat melihat wanita yang di sampingnya, perempuan berwajah cantik, rambut hitam panjang dan matanya yang berwarna biru.
Xun Zhi dengan refleks membangunkan badannya. Akan tetapi baru sedikit ia menggerakkan badannya. Terasa sakit seluruh tubuhnya membuatnya terbaring kembali.
"Aduh duh duh sakit sekali tubuhku." Ucapnya sambil memegangi panggulnya mengerang kesakitan.
"Jangan bergerak dulu kamu masih terluka."
"Siapa kamu?"
"Aku adalah Ling Er dari perguruan Mong Fang."
"Mong Fang aku baru tau nama perguruan itu?, perguruan itu ada daerah sebelah mana memang ?"
"Perguruan Mong Fang ada di balik gunung naga ini di daerah Kerajaan Tian Zhu."
"Ohh iya aku tau sekolah itu salam kenal." Ling Er pun membalas dengan senyum.
Tak lama kemudian Ling Er bertanya kembali kepada Xun Zhi yang terkapar di hadapannya.
"Ohh iya kenapa kamu bisa seperti ini?" Ucap Ling Er kepada Xun Zhi yang penasaran akan keaadan Xun Zhi bisa terjadi seperti itu.
Xun Zhi terkejut akan pertanyaan Ling Er.
__ADS_1
"Yahh aku sebenarnya tadi aku diracun oleh pendekar yang lewat kearah sini. Jadi aku terkapar dan tak bisa bergerak.
Ucap Xun Zhi yang berbohong kepada Ling Er bersamaan dengan memalibgkan wajahnya.
"Hmp benarkah ? Apakah kamu ada yang kehilangan?" Tanya Ling Er yang terkejut mendengar cerita Xun Zhi.
"Barangku hilang semuanya cuman yang tersisa tombak ini karena tidak akan bisa dicuri tombak ini." Ucap Xun Zhi begitu.
"Ohh begitu baiklah, sekarang kamu makan pil penyembuh ini." Ucap Ling Er kepada Xun Zhi bersamaan dengan memberikannya pil bewarna merah.
Tidak banyak pikir Xun Zhi langsung memakannya. Tak lama tubuhnya terasa mulai membaik lalu berdiri sambil mengerak-gerakan tubuhnya kembali.
"Terima kasih yah atas bantuanmu."
"Iyah sama-sama."
"Ohh iya kamu ada tempat istirahat dmna ?"
"Aku sedang berkemah di daerah sini bersama temanku."
"Ohh begitukah apakah aku boleh ikut?"
"Hmp ...boleh deh kalau begitu."
__ADS_1
Kemudian Xun Zhi dan Ling Er berjalan menuju tempat berkemahnya yang berada di sebelah barat tempat mereka berdiri.
(BERSAMBUNG)