KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
Episode 71


__ADS_3

Sementara itu Xun Zhi yang terluka dan juga sudah lemas karena terus berlari menggunakan Ilmu Langkah Cahaya Dewa nya pun jatuh tersungkur. Saat ini ia pun tidak tahu tempat yang ia kunjungi ini.


Nafasnya begitu berat dan juga cepat, jantungnya berdebar sangat kencang, serta keringat pun bercucur deras dari kepala serta badannya.


"Ahh... sial sekali badanku terasa sakit dan tenagaku dalamku pun sudah habis sial,sial!"


Ucap Xun Zhi yang bergumam marah sendiri dengan matanya yang setengah terbuka dan suara yang pelan.


"Dan juga aku mempunyai naga dalam tubuhku, tetapi ia tak berguna sama sekali ha...!"


"Woyy Xun Zhi! Seenaknya saja kau berkata begitu! Jika kau tak dibantu oleh kekuatanku, dari beberapa tahun yang lalu kau sudah mati!"


"Memang nyatanya benar 'kan! Padahal kau telah menyerap kekuatan Tang Ming, tapi tetap saja kau merasa capek!"


"Ahh kau ini semua itu butuh proses, tak seperti semudah membalikkan telapak tangan kita! Walaupun aku menyerap kekuatannya, namun kekuatanku yang di keluarkan lebih besar waktu itu!"


"Yah, terserah kau saja, tapi aku ingin tanya satu hal padamu?"


"Apa itu Xun Zhi,"


"Memang naga mempunyai tangan?"


Long Hei'an tak menjawab perkataan Xun Zhi dan terdiam tak bersuara kembali, sementara itu untuk beberapa saat Xun Zhi tidak dapat bangun dari jatuhnya.

__ADS_1


Setelah beberapa puluh menit kemudian Xun Zhi bisa menggerakan tubuhnya, Xun Zhi merubah posisi tersungkurnya menjadi duduk dengan melipatkan kedua kakinya. Wajahnya sangat pucat karena kehilangan banyak darah akibat luka-luka di sekujur tubuhnya, serta pakaiannya pun terlihat lusuh.


Xun Zhi mengambil pil bewarna hijau dari cincin ruang penyimpanannya, pil itu adalah pil penyembuh tingkat menengah. Xun Zhi memakan pil penyembuh itu dan memulai bermeditasi untuk menyembuhkan lukanya.


Ia menumpangkan kedua tangannya di atas kakinya yang dilipat, ia pun menutup mata, mengatur nafasnya serta memfokuskan diri untuk penyembuhannya. Suasa menjadi hening disana yang terdengar hanya suara serangga serta burung hantu yang kecil karena mungkin jauh dengan Xun Zhi.


Pil yang ia makan pun mulai bereaksi. Semakin lama Xun Zhi bermeditasi semakin muncul pula cahaya bewarna hijau di sekujur tubuhnya. Luka yang diderita Xun Zhi pun semakin lama semakin mulai membaik. Luka di perut serta tangannya pun secara perlahan mulai merapat dan kembali seperti semula.


Hingga akhirnya tujuh jam berlalu, hari pun sudah menjelang pagi. Suara serangga serta burung hantu telah menghilang dan di gantikan dengan suara kicauab burung serta suara-hewan lainnya. Perlahan Xun Zhi membuka matanya.


Dan terlihat sangat jelas matahari yang menyilakan pandangannya dari jauh. Air embun pun menetes dari pohon yang berada di belakangnya ke kepala Xun Zhi, dan juga kupu-kupu singgah di hidungnya.


"Ahh ternyata sudah pagi yah, memang tak terasa yah waktu jika dipakai bermeditasi."


Xun Zhi mengganti pakaian kucel dan dekil yang ia kenakan. Setelah selesai mengganti pakaian. Xun Zhi langsung berjalan meminum air minum melepas dahaganya menuju ke arah kota untuk makan serta mengetahui keadaannya sekarang.


Disisi lain di tempat yang jauh dengan Xun Zhi yaitu kediaman keluarga besar Xu. Disana terlihat tuan besar Xu yang sedang berdiri di depan gerbang mengantar kepergian Raja Ba Rong dengan pengwalnya yang tersisa tiga orang yaitu Tun Tiang serta dua lelaki dan juga Gon SeLui.


Kelima orang itu memakan tudung berbentuk yang terbuat dari bambu serta topeng yang terbuat dari kayu


"Baiklah saudara-saudara sekalian terima kasih atas kunjungannya, untuk beberapa waktu dari sekarang kita jangan dulu mengadai pertemuan, karena ku yakin Raja pasti mencurigainya."


Begitu ucap tuan besar Xu yang meruujuk kepada Raja Kerajaan Tanah Suci.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, dan juga jangan lupakan rencana membunuh bocah bernama Xun Zhi dan juga mengusai kerajaan ini!"


"Ahh aku tau itu, tenang saja asalkan kita dapat bantuan dari Sekte Kegelapan semuanya pasti bisa teratasi."


"Ya bagus-bagus."


Ketiganya tersenyum dengan lebar dan juga sombong seakan yakin akan terjadi apa yang mereka bayangkan. Setelah itu Ba Rong dengan ketiga penjaganya serta Gon SeLui perwakilan dari Kerajaan Kabut hitam pun pergi menaiki kereta muda untuk me negeri mereka masing-masing.


Setelah terlihat kereta kuda milik mereka berdua sudah jauh, tuan besar Xu yang tadinya tersenyum pun menjadi cemberut.


"Penjaga!"


Ucapnya dengan lantang memanggil salah satu penjaga. Tak lama penjaga pun datang menghadap tuan besar Xu.


"Hormat tuan, ada yang bisa saya lakukan?"


Ucap penjaga itu sambil membumgkukan badannya memberi hormat kepada tuan besar Xu.


"Kau bilang kepada Xu RuZhin untuk membuat sketsa wajah Xun Zhi dan setelah itu sebarkan ke seluruh penjuru negeri ini, lalu umumkan untuk siapa yang bisa menangkap Xun Zhi hidup ataupun mati kehadapanku, ia akan diberi seribu emas batangan!"


"Baik tuan besar Xu saya akan melaksanakan perintah anda."


Sketsa wajah Xun Zhi pun mulai dibuat dan posternya pun telah di sebarluaskan hari itu juga, berita tentang Xun Zhi pun menjadi geger, dan para pendekar pun menjadi sangat bersemangat untuk memburu kehidupannya.

__ADS_1


(BERSAMBUNG)


__ADS_2