KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
Episode 60


__ADS_3

Setelah lama berlari, akhirnya Xun Zhi yang menggendong Wei Chan sampai di danau dekat dengan rumah Patriak Chang Lu. Suasana disana terlihat sepi tidak ada sama sekali orang, Xun Zhi langsung berlari menuju ke rumah Patriak Chang Lu dan masuk ke dalam rumahnya.


Ia beranjak menuju ke kamar dan setelah membuka pintu kamar, tiba-tiba Xun Zhi menerima pukulan bertubi-tubi tepat ke kepalanya dari sebuah tongkat yang di ayunkan Jun LinMei.


"Tu-tu-tu-tunggu-tunggu ada apa ini kenapa tiba-tiba aku dipukuli!?"


Ketika mendengar suara Xun Zhi yang kesakitan, Jun LinMei pun menghentikan puukulannya dan berkata dengan wajah terkejut.


"Xun Zhi...! Maaf kumira kamu tadi orang lain?"


"Du-du-duh masih terasa sakit ini, Jadi kenapa kau bisa ada disini Jun LinMei?"


"Aku bersembunyi disini karena kakiku terluka terkena serangan di arena tadi!"


Ia menunjuk luka di kedua kakinya kepada Xun Zhi, Xun Zhi melihat kaki Jun LinMei di penuhi oleh darah dan luka-luka.


"Jadi kau kesini untuk apa Xun Zhi?"


"Aku membawa Wei Chan yang terluka! Karena di lingkungan sekolah lainnya kacau, jadi kubawa kesini. Sudah kau cepetan minggir dulu dari situ aku ingin menaruh Wei Chan yang terluka nih!"


Begitu ucap Xun Zhi, Jun LinMei terkejut dan bergeser dari depan pintu masuk kamar, lalu Xun Zhi pun masuk membaringkan Wei Chan di atas kasur.

__ADS_1


"Xun Zhi apa yang sebenarnya terjadi kepada Wei Chan?"


"Akupun tak tau, mungkin dia terinjak-injak saat kerusuhan tadi? Yasudah kalau begitu kamu jaga Wei Chan saja, aku akan keluar kembali membantu yang lainnya bertarung!"


"Tenang saja, aku akan menjaga Wei Chan!"


Kemudian Xun Zhi mengeluarkan sebuah botol kecil dan menyerahkannya kepada Jun LinMei.


"Wadah apa ini Xun Zhi?"


"Itu wadah pil. Di dalamnya berisi pil penyembuh tingkat 5, itu bisa dengan cepat menyembuhkan lukamu dan juga Wei Chan. Yasudah aku pergi dulu!"


Xun Zhi langsung berjalan menuju keluar rumah. Di depan rumah sudah terlihat 5 orang yang mengejar Xun Zhi. Mekera ber 5 sudah siap dengan senjata yang mereka pegang dengan erat.


Xun Zhi perlahan berjalan mendekati mereka berlima sambil mengeluarkan tombak miliknya yang ia simpan di


cincin ruang penyimpanan. Tombak miliknya muncul secara tiba-tiba dan telah di genggam gagangnya pun oleh Xun Zhi.


Panah yang di tembakan salah satu dari mereka mengarah ke kepala Xun Zhi, namun Xun Zhi kemutarkan tombaknya dan panah yang mengatah kepadanya pun tertangkis oleh Xun Zhi.


Kemudian dua orang melompat menebas Xun Zhi dengan pedang yang mereka berdua pegang, Xun Zhi memegang tombaknya dengan erat, lalu mengangkatnya menahan kedua tebasan kedua musuhnya.

__ADS_1


"Ehh jadi kalian berdua mencari mati yah!!!"


Begitu ucapnya dengan senyum seram ia tunjukkan kepada semua musuh di hadapannya.


Tak lama Api Biru menyelimuti tubuh Xun Zhi, Xun Zhi bergerak cepat menebas badan kedua musuh yang ada di hadapannya dengan gaya memutar ke samping. Kedua orang itu mundur kesakitan sambil memegangi perut yang terkena tebasan Xun Zhi.


Tak lama panah dan Ilmu 10 Pedang Mengapung mengarah kepada Xun Zhi. Xun Zhi menghindar dan menepis serangan panah dan pedang dengan lincah seperti seorang akrobatik.


Kemudian Xun Zhi mengeluarkan 5 pisau dari cincin ruang penyimpanannya dan membalas serangan mereka dengan melempar 5 pisau itu menggunakan Ilmu Tusukan Api Phoenix.


Pisau yang di lemparkan Xun Zhi dilapisi Api biru berbentuk burung Phoenix menancap tepat di semua kepala 5 musuh Xun Zhi hingga membakar kepala mereka.


"AHHHH...!"


Kelima orang yang menyerang Xun Zhi menjerit histeris terbakar oleh Api Biru Phoenix biru hingga tak lama akhirnya mati.


"Kalian hanya menggangguki saja!"


Setelah berucap begitu melihat ke arah musuh. Ia pun langsung pergi menuju ke tempat pertandingan untuk melihat apa yang terjadi disana.


(BERSAMBUNG)

__ADS_1


__ADS_2