
Sesampainya Xun Zhi di gerbang kayu rumah Master Shen Long lalu berjalan kedalam. Terlihat kolam kecil yang ber'isikan beberapa ikan mas sebesar betis orang dewasa berenang kesana kemari dengan bebagai macam warna dan juga guci -guci yang ber'isikan air, banyak bunga teratai di tengah juga pinggir kolam.
Xun Zhi pun melangkah terus melihat pemandanga di halaman sambil melewati halaman itu menuju ke rumah Master Shen Long yang berada jauh jaraknya dari halaman menuju rumahnya.
Tak terasa Ia terus melangkah, akhirnya Xun Zhi telah sampai di depan pintu rumah Mater Shen Long. Kemudian mengetuk pintu rumahnya yang terbuat dari kayu berwarna merah cerah dengan sebuah papan nama Master Shen Long yang terpangpang diatas pintu masuknya.
~tok tok~
"Master apakah kamu ada didalam ini aku Xun Zhi." ucap Xun Zhi yang menunggu jawaban dari balik pintu luar rumahnya.
Lalu di balik pintu dalam terdengar suara Master Shen Long berkata.
"Iya apakah itu kau Xun Zhi kah silahkan masuk."
Xun Zhi membuka pintu rumahnya dan melangkah masuk. Setelah itu memutu pintunya kembali dengan sopan. Kemudian Ia berdiri di depan Masternya dan memberikan hormat.
__ADS_1
"Oh Xun Zhi kau sudah sembuh ternyata. Ada apakah kamu kemari." Ucap Master Shen Long yang duduk di kursinya sambil meminum teh yang sudah menjadi hobinya.
"Aku datang kesini ingin meminta izin untuk berburu hewan beast di Gunung bagian selatan Master untuk menaikkan kultivasiku."
"Ohh begitukah kau ingin berburu di Gunung Naga kah baiklah ku berikan izin untukmu." Master Shen Long menuliskan sebuah surat di kertas yang bewarna kuning dan menyerahkannya ke Xun Zhi.
" Terima kasih guru." Ucap Xun Zhi sambil menerima surat itu.
Lalu Master Shen Long merogok kantung bajunya dan mengeluarkan cincin dari sakunya berkata.
"Bawalah cincin ini pasti kamu membutuhkannya." Master Shen Long pun mengeluarkan sebuah cincin di saku bajunya dan melemparkannya kepada Xun Zhi.
"Ini cincin apa Master."
"Itu adalah cincin ruangan hampa, dengan itu kamu bisa memasukkan dan mengeluarkan barang-barang apa saja. Dan aku juga telah mengisinya dengan obat penyembuh tingkat dan juga senjata bekasku dulu."
__ADS_1
"Begitukah Master terima kasih atas pemberitaannya."
Ucap Xun Zhi sambil memberi hormat pada Masternya dan memakainya di jari telunjuknya. Dan setelah itu iapun berpamitan dan berjalan kembali keluar.
Setelah ia sudah keluar dari tempat Masternya. Xun Zhi berangkat menuju tempat penyimpanan senjata yang berada di sisi selatan dari tempat Masternya. Tempat penyimpangan senjata yang terletak tak jauh dari perpustakaan.
Saat berjalan menuju ke tempat itu Xun Zhi memikirkan sesuatu. Dalam pikiranya berkata.
"Aku harus memilih senjata apa yah masa aku harus memakai tombak kembali namun ilmu tombakku sedikit lagi sempurna sih tapi cara untuk mengalahkan si ******** Hei An harus dengan ilmu baru hmmm..."
Ia terus memikirkan senjata yang ingin dia gunakan dan juga cara balas dendam kepada Hei An yang telah membunuhnya dulu. Setelah lama berpikir Xun Zhi mendapatkan sebuah ide yang bagus.
"Baiklah kalau begitu aku tinggal memilih tombak dan juga pedang jadi aku bisa menyempurnakan kedua ilmuku dan akhirnya aku nanti bisa memusnahkan si brengsek Hei An itu." Ucap benaknya.
Tanpa melihat situasi dia tertawa terbahak-bahak dengan kerasnya di perjalan menuju tempat penyimpanan senjata akan pemikirannya yang barusan.
__ADS_1
Para murid yang berlalu lalang disana pun melihat kearah Xun Zhi dengan tatapan yang takut juga jijik terhadapnya. Dan tak lama Ia sadar kembali dan melihat sekelilingnya lalu berjalan tergesa-gesa melanjutkan perjalanannya menuju gudang persenjataan.
(BERSAMBUNG)