
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Di negara yang berbeda dimana wanita ini huni beberapa bulan yang lalu, dengan status baru dan nama baru yang dia dapatkan dari seorang pemuda tampan yang mengklaim bahwa dia adalah mommy nya,
" mommy " ucap pemuda tampan itu sambil berjalan cepat menuju taman bunga yang terdapat di dalam mansionnya
" cantik " ucap Darren menatap wajah cantik Lolita
" iya "
" semua bunga disini sangat cantik "
" mommy suka " ucap Alice dengan mengembangkan senyuman di wajah cantiknya
" akan tetapi kalah cantik dengan wajah mommy "
" Mom " ucap Darren menggoda Alice
" Ah "
" kamu "
" bisa-bisanya menggoda mommy " ucap Lolita mencubit perut sixpack Darren, suara ringisan terdengar dari bibir sexy Darren, sedangkan Darren mengelus-elus puncak kepala Lolita,. dan memberikan kecupan disana
" kamu sudah sarapan pagi, sayang " ucap Lolita dengan lembut
" belum "
" makanya Darren jemput mommy "
" mommy sih setiap pagi pasti keluar mansion "
" mommy kenapa bangun terlalu pagi " ucap Darren
" entahlah "
" seperti nya Mommy sudah terbiasa bangun sangat pagi "
" tapi mommy binggung apa yang harus mommy lakukan "
" selain menyiapkan menu sarapan pagi "
" seperti ada kegiatan yang biasanya mommy lakukan, tapi apa "
" mommy tidak tahu " ucap Lolita
" dan beberapa pelayan "
" mengunakan bahasa yang mommy tidak mengerti " ucap Alice dengan wajah penasaran
" Ah "
" hanya perasaan mommy saja "
" yuk, Daddy sudah menanti kita "
" Daddy pasti sudah di menuju meja makan " ucap Darren mengalihkan pembicaraan
" mas "
" mau apa " ucap Alice kepada pria yang dianggap nya suami
" Hm "
" sajikan saja yang kamu mau berikan kepada aku " ucap pria tampan itu
Alice segera menata menu sarapan pagi untuk suaminya, menurut pemikirannya, dan memberikan nya dengan penuh cinta, Alice juga menata menu sarapan pagi untuk putra kesayangannya, menurut pemikirannya juga,
mereka makan dengan penuh hikmat, sampai mereka menyelesaikan sarapan pagi,
Pria tampan itu kembali ke kamarnya dan segera bergegas untuk berangkat kerja, seperti biasa Alice membantu sang suami menyiapkan segala kebutuhan suaminya berangkat kerja
" mas " ucap Alice yang membetulkan posisi dasi suaminya, menatap wajah suami nya dengan posisi menengadah ,karena tinggi tubuh mereka sangat timpang
" Hm " ucap pria tampan itu hanya berdehem saja,
Alice mengalungkan kedua tangannya dileher suaminya
" mas "
" kenapa kita harus tidur terpisah "
" aku kan isteri kamu, mas " ucap Alice menatap wajah tampan suaminya
Glek......pria tampan itu kesulitan menelan saliva nya, bahkan gerakan jakunnya terlihat dengan jelas
Cup.... Alice mengecup bibir pria tampan itu,
" apakah kamu tidak mencintai aku lagi, mas "
__ADS_1
" kamu melakukan ini kepada aku ? "
" atau karena aku sakit, sehingga kamu tidak menginginkan aku lagi ? " ucap Alice yang sudah terlihat sendu, bahkan mata cantiknya terlihat sudah berkaca-kaca
" Hm "
" yah " ucap pria tampan itu terkejut, baru kali ini Alice bersikap agresif terhadap dirinya, selama ini Alice hanya melakukan kewajiban sebagai seorang isteri saja, tidak bertanya ini, itu, dan lainnya, hari ini pria tampan itu bahkan sangat terkejut akan pertanyaan yang tentu saja tidak bisa dia jawab dengan cepat
Tiba-tiba terlintas ide di kepalanya dengan cepat
" aku "
" aku dan kamu pernah berpisah "
" aku mengucapkan kalimat talak "
" lebih baik kita segera melangsungkan akad nikah lagi " ucap pria tampan dengan serius
" akad nikah ? "
" apa itu , mas " ucap Alice dengan penasaran
" aku harus segera menghalalkan kamu "
" tunggu waktu yang tepat yah " ucap pria tampan itu menowel dagu Alice
Kebersamaan pria tampan itu dengan Alice membuat benih-benih cinta tumbuh di hati pria tampan itu. Di awal dulu Darren sulit melepaskan Alice, di masa kini dirinya lah yang sulit melepaskan Alice dari hidupnya, apalagi dia sudah mendapatkan informasi profil lengkap tentang Alice, hidupnya, keluarga nya, semakin dia ketakutan jika Alice kembali mengingat kehidupan nya sebelum terjadi kecelakaan
Dokter sudah memberitahu bagaimana keadaan Alice, dimana catatan medis Alice terbongkar, bahwa sudah dua kali Alice mengalami cidera bagian kepala , sebelum di temukan oleh Darren. Kemungkinan untuk Alice pulih dari amnesia nya sangat kecil, tapi tidak ada yang tidak mungkin terjadi ,jika Allah berkehendak,
Oleh karena itu, pria tampan itu ingin segera memiliki Alice seutuhnya, setelah keadaan cukup aman, karena sebuah pernikahan harus dihadirkan ayah kandung Alice, yang sat ini masih cukup lemah jika melakukan perjalanan jauh ke negara mereka huni saat ini
" mas " ucap Alice, menyadarkan pria tampan itu dari lamunannya
" aku bahkan tidak tahu nama kamu, mas "
" aku begitu menyedihkan, yah mas " ucap Alice dengan sendu
" Edwards "
" Edwards Nichole Winston "
" ingat itu " ucap pria tampan itu
" dan Darren "
" nama putera kita " ucap pria tampan itu , sambil membelai wajah cantik Alice, sangat ingin memberikan kecupan di wajah cantik Alice, namun Alice harus dia jaga , sampai menuju halal yang akan segera dia lakukan setelah melakukan lamaran kepada ayah kandung Alice secara formal, yang juga sudah dia pindahkan ke negara ini untuk pengobatan yang akan dia lakukan
bersyukur nya keadaan ayah kandung Alice semakin membaik, Edwards juga sudah menjelaskan kondisi Alice saat ini dengan rinci, dengan memberikan bukti- bukti nyata, jika dia tidak melakukan kebohongan, walaupun terlihat sangat sedih , kesehatan Alice adalah yang paling utama bagi ayah kandung Alice, walaupun harus menutupi hal ini dari orang- orang terdekat Alice,. Fokus mereka adalah kesehatan Alice, daripada Alice akan mengalami lagi kondisi yang akan merenggut nyawa Alice lebih baik orang tua Alice menunda memberitahu anggota keluarga lainnya
" weekend ini "
" bersiap lah "
" kita akan ke suatu tempat " ucap Edwards dengan mengembangkan senyuman di wajah tampannya
" really " ucap Alice dengan penuh semangat
" iya " ucap Edwards dengan menganggukan kepalanya
" aku sangat menantikan nya " ucap Alice dengan mata berbinar-binar bahagia
" aku akan berdandan dengan cantik " ucap Alice
" aku akan memberikan gaun untuk kamu pakai nanti " ucap Edwards dengan tersenyum
" iya "
" berangkatlah kerja "
" aku akan menghabiskan banyak uang kamu, mas "
" weekend nanti " ucap Alice dengan penuh semangat, dia pikir Edwards akan membawanya ke arena permainan yang biasa dia kunjungi bersama Darren
Edwards tidak bisa menahan diri untuk memberikan Alice kecupan di dahi dna pipinya, dan Alice merespon dengan memberikan kecupan di bibir Edwards
" jangan nakal "
" akan ada waktu nya kita bersenang-senang " ucap Edwards memperingati Alice jangan melakukan hal itu, namun Alice menatap wajah Edwards dengan penuh cinta, membuat Edwards luluh, dia memeluk tubuh Alice dengan erat
" jangan pernah melepaskan aku, Alice "
" berjanjilah " ucap Edwards dengan bersungguh-sungguh
" iya "
" aku tidak akan pernah melepaskan kamu, sayang "
" aku berjanji "
__ADS_1
" tidak akan melakukan nya lagi "
" maafkan aku " ucap Alice dengan bersungguh-sungguh, namun entah kenapa perasaan nya terasa terluka , mengucapkan kalimat itu
" kenapa kamu menangis " ucap Edwards dengan khawatir
" entahlah, mas "
" ini "
" begitu sakit "
" aku tidak tahu "
" aku tidak tahu ,kenapa ? " ucap Alice menunjuk kearah bagian dadanya, dengan menangis terisak-isak,
Edwards kembali memeluk tubuh Alice dan mengelus-elus punggung Alice dengan lembut
" berbaring lah "
" istirahat "
" jangan melakukan apapun "
" jangan sampai ada laporan dari para pelayan jika kamu mengerjakan pekerjaan rumah lagi " ucap Edwards menatap tajam manik mata Alice
" iya "
" tapi aku izin memasak yah, mas "
" entah kenapa aku tidak selera dengan masakan disini "
" terasa tidak pas di lidah aku " ucap Alice dengan penuh permohonan
" iya "
" masak yang enak untuk aku dan anak kita "
" istirahat lah terlebih dahulu "
" tidak perlu mengantarkan aku kerja " ucap Edwards dengan mencium dahi dan puncak kepala Alice
" love you " ucap Alice membelai rahang Edwards
" love you too , so much " ucap Edwards mencium punggung telapak tangan Alice, membuat Alice tersipu malu
" aku pergi kerja dahulu , Babby " ucap Edwards, Alice menjawabnya dengan anggukan kepala
Edwards memberikan kode kepada kepala pelayan agar dia menjalankan perintah dari Edwards, untuk mengawasi gerak-gerik Alice, yang masih terus di pantau kondisinya, bahkan Alice masih mengkonsumsi obat yang harus dia minum secara rutin dan teratur, agar Alice tidak menderita sakit kepala hebat .
Setelah selesai perawatan selama masa komanya, Alice sering mengeluhkan sakit kepala efek dari gegar otak dan amnesia yang dialaminya. memory nya timpang tindih, yang membuat nya sangat kesakitan, oleh karena itu Alice masih membutuhkan terapi obat, untuk dirinya, agar kondisi Alice tetap stabil
" schedule hari ini,tuan " ucap Cristian di dalam mobil
" tolong undur semua schedule hari ini, Criss "
" kita akan ke apartemen tuan Harun "
" aku akan melakukan lamaran saat ini juga " ucap Edwards, sambil mengetuk pahanya dengan jari telunjuknya
" hah "
" serius, tuan " ucap Cristian dengan terkejut, dijawab Edwards dengan senyuman saja
" te.. tetapi ,tuan "
" resiko yang disebutkan dokter Ferdinand perlu tuan pertimbangan, tuan " ucap Cristian dengan hati-hati
" lakukan saja " ucap Edwards dengan singkat
" baik, tuan " ucap Cristian dengan patuh
perjalanan Edwards menuju kantor, berubah arah menuju apartemen yang disewa oleh Edwards untuk calon mertuanya
*
*
*
*
*
*
*
🍒🍒
__ADS_1