Kedua Untukku Dan Untukmu

Kedua Untukku Dan Untukmu
melakukan pertemuan dengan calon mertua


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Jarak antara pusat kota dengan mansionnya Edwards cukup jauh, membutuhkan waktu kurang lebih sekitar satu jam lama perjalanan


Arnold telah sampai di lokasi yang telah diminta oleh Edwards untuk dia melakukan pertemuan dengan calon mertuanya


" tuan " ucap Arnold singkat


" semua sudah kamu urus ? " ucap Edwards, tanpa menghentikan langkah kakinya


" sudah, tuan " ucap Arnold dengan singkat


....Ting ...Tong...suara bell apartemen di tekan oleh salah satu asisten pribadi Edwards, sepertinya orang di dalam apartemen melihat siapa yang sedang datang berkunjung


Edwards segera memberikan kalimat salam dan sapa saat pertama kali bertatapan muka dengan salah satu penghuni apartemen


" silahkan masuk, nak ? " ucap Amelia


" terimakasih, Mom " ucap Edwards dengan sopan


" bagaimana kabar Daddy ? " ucap Edwards lagi dengan sopan


" beliau sedang beristirahat, "


" setelah jalan santai pagi tadi " ucap Amelia


" Hm "


" bagaimana kabar Lolly ? " ucap Amelia dengan hati - hati


" baik " ucap Edwards


" boleh saya bertemu dengan Daddy, mam " ucap Edwards


" Oh "


" silahkan " ucap Amelia yang sudah beranjak berdiri dari posisi sebelumnya,


mereka melangkahkan kaki mereka menuju ke arah kamar. Suara gesekan pintu yang terbuka membuat tuan Harun mengalihkan pandangannya kearah pintu kamar yang terbuka,


Harun berupaya untuk duduk, meskipun masih di atas kasur nyamannya


" Edwards " ucap Harun


" senang sekali kamu datang " ucap Harun lagi dengan menyunggingkan senyuman di wajah tampannya yang kian menua


" maafkan saya , Daddy "


" baru sempat lagi untuk datang menemui Daddy " ucap Edwards dengan sopan


" iya, tidak masalah "


" Daddy berterima kasih telah mengurus Daddy disini " ucap Harun dengan senyuman


" Hm "


" bagaimana kabar anakku, Ed " ucap Harun dengan hati-hati


" baik, Dad "


" maafkan saya Daddy "


" belum bisa memperkenalkan diri Daddy dan Mami dengan baik kepada Alice "


" Hm "


" maaf Lolita dengan baik " ucap Edwards dengan hati-hati


" tidak apa-apa, Ed "


" melihatnya hidup dan sehat "


" itu saja sudah cukup bagi kami " ucap Harun dengan nada bergetar


" meskipun dia tidak bisa mengenali kami "


" itu sudah cukup bagi kami " ucap Harun yang sudah membasahi kedua pipinya dengan airmata, Amelia menyusutkan airmata yang menumpuk dengan jemarinya


" Lolly "


" itu panggilan kesayangan dari kami untuk anak kami Lolita " ucap Amelia sambil mengelus punggung telapak tangan suaminya


" maafkan saya, "


" kami menganti identitas nya "


" Alice Belle "

__ADS_1


" Hm "


" maaf " ucap Edwards dengan menundukkan kepalanya


" tidak masalah, Ed " ucap Amelia dengan tersenyum


" Oh iya "


" bagaimana kabar Lolly ? " ucap Harun dengan penasaran


" baik "


" sangat baik "


" Darren mengajak Alice untuk mengajarkan berbagai hal yang membuat Alice lebih banyak lagi pengetahuan berbagai hal yang dia tidak tahu, dan yang sudah dia lupakan "


" Alice bahkan lupa dengan aktivitas nya sebagai seorang muslim, saya akan menyewa jasa seorang ustadzah khusus untuk mengajarkan Alice semua tentang kegiatan sebagai seorang muslim dan semua hafalan wajib yang harus kita hafalkan "


" tapi saya tidak mau terburu-buru, dan tidak memaksakan Alice untuk cepat mempelajari banyak hal "


" dokter menyarankan agar tidak memporsir otak nya bekerja keras " ucap Edwards menjelaskan kondisi Alice


" iya "


" kami serahkan semua kepada kamu "


" terimakasih, Ed " ucap Amelia


" Daddy "


" mami "


" saya sengaja datang untuk menemui kalian, hari ini dengan tujuan sebagai seorang pria untuk melamar Alice menjadi isteri saya dan ibu dari anak-anak saya " ucap Edwards dengan serius menatap kedua orang tua Alice


tentu saja pernyataan Edwards membuat Harun dan isterinya Amelia sangat terkejut,


" Daddy "


" mami "


" kebersamaan kami yang sudah satu tahun ini membuat saya menyukai dan mencintai Alice "


" bahkan sebelum saya menyayangi Alice, Darren meminta saya segera menikahi Alice , karena anak saya sangat menyayangi Alice "


" namun saya memastikan terlebih dahulu keluarga dari Alice yang saat itu tidak tahu apa-apa , bahkan tidak tahu siapa dirinya sendiri "


" tidak apa-apa "


" kami yang berterima kasih atas bantuan kamu, Ed " ucap Amelia


" teruskan alasan kamu dan niat kamu menemui kami " ucap Harun dengan serius


" baik "


" saya meminta restu kepada Daddy dan Mami untuk saya segera meminang putri kesayangannya anda "


karena saya tulus menyayangi Alice dan anak saya Darren begitu sangat mengharapkan Alice menjadi mommy nya "


" Alice juga sudah mulai mempertanyakan status pernikahan kami "


" saat itu saya memberikan alasan, bahwa saya pernah menalak dirinya satu kali, dan saya meminta waktu untuk melakukan akan nikah ulang "


" karena saya dan dia berbeda kamar, Alice dan saya terlalu sering ...."


" , Hm.. itu , tentu sangat bertentangan dengan syariat kita, saya tidak mau melakukan dosa besar , meskipun kami belum pernah in**tim.s*, "


" saya takut, kami khilaf melakukan itu, terutama saya, "


" maka dari itu, saya mohon untuk Daddy dan Mami, memberikan saya restu untuk menikahi Alice Belle " ucap Edwards dengan tegas dan serius menatap wajah kedua orang tua Alice Belle


Harun dan Amelia mendengarkan ucapan Edwards dengan serius, Harun menyandarkan tubuhnya ke dinding ranjang, berfikir dengan serius, langkah apa yang harus dia lakukan, karena dengan pernikahan Lolita dengan Edwards tentu saja akan membuat kedua hati pria yang selama ini memperebutkan Lolita akan sangat terluka, meskipun Harun sudah lama tidak saling berkomunikasi dengan mereka berdua, walaupun sesekali Evan mempertanyakan kondisi Harun melalui sambungan telepon seluler kepada Amelia


" kamu menganti identitas Lolly "


" bagaimana proses ijab kabul nanti ? " ucap Harun dengan serius


" saya serahkan kepada Daddy, mau bagaimana baiknya "


" jika dengan identitas Alice sebelumnya, cepat lambat pasti akan dia sadari nama sebenarnya Alice, karena pasti akan ada dokumentasi proses akad nikah "


" saya sudah mempersiapkan dua domba dan dua kambing untuk proses pergantian nama Alice, secara syariat "


" tinggal menunggu kesediaan Daddy " ucap Edwards dengan sopan , sedangkan Harun masih dalam keadaan menimbang baik dan buruk nya


" Daddy menyetujui permintaan kamu "


" akan tetapi, Daddy tetap akan memanggil anakku dengan Lolly "

__ADS_1


" itu sapaan dari ibu kandung Lolita "


" apalagi nama Lolita adalah pemberian dari ayah dari isteri Daddy yang telah meninggal dunia " ucap Harun


" silahkan Daddy "


" secara legalitas dan agama status Lolita akan berganti menjadi Alice Belle "


" silahkan keluarga jika masih mengunakan Lolita Maheswari sebagai nama Alice di masa lalu " ucap Edwards dengan sopan


" iya "


" baiklah "


" kapan kamu mengajak menemui Daddy dan mami "


" acara lamaran sesungguhnya " ucap Harun dengan tegas, Edwards masih terdiam menatap wajah Harun dan Amelia, sehingga Harun dan Amelia secara bersamaan saling menatap mata pasangan nya, Amelia tersenyum


" Edwards "


" lamaran kamu Daddy dan Mami terima "


" kapan kamu mempertemukan orang tua kamu dengan kami, nak " ucap Amelia dengan lembut


" A...."


" apa ? " ucap Edwards gagal fokus


" " Edwards "


" lamaran kamu Daddy dan Mami terima "


" kapan kamu mempertemukan orang tua kamu dengan kami, nak " ucap Amelia dengan lembut


mengulangi pernyataan sebelumnya


" Alhamdulillah "


" segera "


" setelah acara pergantian nama Alice, Mom " ucap Edwards yang tidak bisa menahan dirinya tersenyum di wajah tampannya. Baik Harun dan Amelia merasa lega pada akhirnya Lolita bisa mengakhiri drama panjang yang terjadi dalam hidup anaknya, namun siapa yang tahu akan hari depan, yang akan terjadi dalam hidup mereka di dunia, Wallahualam Bissawab


akankah semua indah sesuai dengan harapan setiap orang, atau Tuhan memberikan sesuatu yang lebih indah dari apa yang dibayangkan oleh pemikiran setiap manusia, menikmati setiap proses hidup mungkin akan mengurangi rasa sesak saat sesuatu tidak sesuai dengan harapan,


jika orang diberikan kemudahan, apakah akan membuat nya tetap menyembah, meminta perlindungan Tuhan, ?


cobaan !


mungkin cara Tuhan merindukan para hamba-Nya, untuk sujud dan bersimpuh meminta cinta dan kasih Nya, dan menginggat kan akan kewajiban kita sebagai makhluk yang pasti akan pulang ke rumah sesungguhnya


mungkin inilah perjalanan Lolita menuju hidup yang lebih baik, meskipun harus mengalami berbagai ujian, dan berakhir dengan dia melupakan semua kehidupan nya di masa lalu, Allah hanya ingin agar Lolita bisa lebih baik, bersama orang yang lebih baik, meskipun tetap terukir kesulitan dalam hidupnya setidaknya Allah mengangkat dirinya dari lubang dosa berkepanjangan , dan membuat dirinya semakin jauh dari Tuhannya,


atau cara Allah membalikkan semuanya pada tempatnya, mengembalikan setiap langkah makhluknya yang sudah berjalan terlalu jauh melenceng dari arah dan tujuan hidup yang sebenarnya, sekali lagi Wallahualam Bissawab,


" kapan acara penggantian nama Lolly , Ed " ucap Amelia dengan lembut


" dua hari lagi "


" acara aqiqah untuk Alice "


" besok malam saya akan melamar Alice sebagai seorang pria " ucap Edwards dengan tegas


Benar saja, Edwards bahkan sudah mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan acara lamaran nya yang akan melibatkan Darren


" boleh kami menyaksikan nya " ucap Amelia dengan hati- hati


hening......


" acaranya di undur saja "


" what ! "


*


*


*


*


*


*


*


🍒🍒

__ADS_1


__ADS_2