
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Kini mereka berlima, menikmati suasana malam di kota Malang,kota yang cukup menarik, tidak kalah dari kota lainnya, banyak cafe menyajikan hiburan yang menarik, beberapa diantaranya menyajikan live music,
disini lah mereka berada, di salah satu cafe yang menyajikan makanan enak, diiringi live music, entah kenapa kedua anaknya sangat menyukai musik,dan lumayan mahir memainkan alat-alat penunjang nya, seperti drum, bass, keyboard, dan lainnya
Boy dan Rio sudah berjalan entah kemana , Bobby dan Evan sibuk membahas tentang dunia mereka apalagi jika bukan membahas bisnis,dan beberapa hal penting dan membosankan bagi Lolita, sedangkan Lolita sedang menyibukkan diri dengan gadget nya saja,sambil mendengarkan alunan musik milik Kelly Clarkson, melalui headset karakter kelinci,
sesekali Bobby dan Evan mencuri pandang kepada Lolita, karena Lolita nampak begitu mengemaskan di mata mereka, apalagi mulut Lolita yang komat kamit sendiri seperti membaca mantra, beberapa kali mengerakkan tubuh nya mengikuti alunan musik yang diperdengarkan
" Mommy...
" Daddy...."
" ayo...." ucap Boy dan Rio menggiring orang tua mereka menuju panggung live music
" abang pegang bass"
" Rio gitar..."
" Daddy Evan dan Bobby terserah...." ucap Rio yang sudah mengambil alih gitar dari pemain sebelumnya,
Evan dan Bobby menggaruk tengkuk mereka yang tidak gatal
" mas, tolong video in kami yah...."
" tolong mas, yang bagus ambilnya, dan full yah sampai habis...." pinta Boy kepada salah satu pengunjung
" kenapa kamu meminta dia, Boy...."
" kan ada Jojo..."
" serahkan ponsel kamu dengan mereka..." ucap Evan kepada anaknya
semua ponsel mereka berada di tangan para bodyguard mereka masing-masing,
" Mom..."
" mau lagu apa nih...." ucap Boy
" iya, Love...." ucap Evan yang sudah berada di depan keyboard mengatur tuts nya, sedangkan Bobby sudah mulai menyetel bass nya
" wah...."
" tiba-tiba seperti ini..."
" challenge cerita nya nih ..."
" Mommy baru denger Kelly Clarkson, .."
" stronger, " what does'nt kill you..."
" bagaimana..." ucap Lolita ragu-ragu
" itu sih mah gampang...."
" bukannya Mommy memang suka lagu itu..."
" kami sudah sering berlatih...."
" iya kan,Dad...." ucap Boy dengan santai,
" ayo mulai...." ucap Evan yang sudah siap
" tunggu..."
" tunggu..." ucap Lolita dengan ragu-ragu
" kalian ini..."
" malu iih..."
" turun yuk...." ucap Lolita lagi yang sudah di serang demam panggung
" ayo lah, beibs..."
" tunjukkan bakat kita dong..."
" lebih malu lagi kalau kita turun , tidak jadi tampil..." ucap Bobby sedikit mengiba
" kamu lihat , kita sudah siap performance nih,..."
" penampilan ,Ok..."
" wajah, Ok..."
" tiba-tiba tidak jadi manggung...."
" malu nya di sini, Love....." ucap Evan dengan raut wajah sama dengan Bobby
" iya, Mom..." ucap Boy dan Rio dengan puppie eyes mereka
" ini nih, kalian..."
" kompak kalau kerjain, mommy...." ucap Lolita menggaruk dahinya
" kalau suara mommy tidak sampai, terus fals..,gimana coba...?..." tanya Lolita
__ADS_1
" tenang...."
" Daddy sudah prepare sebelumnya..."
" nih, microphone nya sudah ada untuk Daddy Evan, dan Daddy Bobby...." ucap Rio dengan tampang percaya diri
Lolita inhale dan exhale, menghela nafasnya dengan teratur, menghilangkan efek demam panggung nya
" Ok, Love..."
" Ready....."
". 3,2,1 play....." ucap Evan yang sudah mulai memainkan dan menekan tut keyboard nya, yang di susul oleh Boy dengan menabuh drumnya, dan Lolita memulai untuk menyanyikan lagu nya,
You know the bed feels warmer
Sleeping here alone
You know I dream in color
And do the things I want
You think you got the best of me
Think you had the last laugh
Bet you think that everything good is gone
Think you left me broken down
Think that I'd come running back
Baby you don't know me, 'cause you're dead wrong
What doesn't kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn't mean I'm lonely when I'm alone
What doesn't kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn't mean I'm over 'cause you're gone
What doesn't kill you makes you stronger, stronger
Just me, myself and I
What doesn't kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn't mean I'm lonely when I'm alone
But told you I was moving on over you
You didn't think that I'd come back
I'd come back swinging
You try to break me but you see what doesn't kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn't mean I'm lonely when I'm alone
What doesn't kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn't mean I'm over 'cause you're gone
What doesn't kill you makes you stronger, stronger
Just me, myself and I
What doesn't kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn't mean I'm lonely when I'm alone
Thanks to you I got a new thing started
Thanks to you I'm not the broken-hearted
Thanks to you I'm finally thinking 'bout me
You know in the end the day to left was just my beginning
In the end
What doesn't kill you makes you stronger
Stand a little taller
__ADS_1
Doesn't mean I'm lonely when I'm alone
What doesn't kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn't mean I'm over 'cause you're gone
What doesn't kill you makes you stronger, stronger
Just me, myself and
What doesn't kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn't mean I'm lonely when I'm alone
What doesn't kill you makes you stronger, stronger
Just me, myself and I
What doesn't kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn't mean I'm lonely when I'm alone
When I'm alone,
setiap bagian reff lagu, Evan dan Bobby membantu Lolita menyanyikan lagu nya, wajah tampan Boy dan Rio tidak pernah berhenti tersenyum, begitu juga dengan Daddy mereka,
penampilan mereka menarik para pengunjung untuk menonton performance mereka, bahkan yang diseberang jalan ikut melihat di cafe itu, untuk melihat ada apa kok rame- rame....
biasalah jiwa kepo +62, siapa tahu ada artis mendadak datang, ternyata tidak kalah menarik juga....
teriak Lagi....Lagi....dan Lagi, menggema, dan kian menggema, membuat mereka mencari lagi lagi apa yang akan mereka mainkan, akhirnya lagu dari salah satu group band terkenal di +62, dari kotak band, " beraksi..." yang biasa Evan dan Lolita mainkan kala sekolah dulu,dan anak - anak mereka baik Rio dan Boy cukup keren , menyeimbangi permainan aat musik dua Daddy mereka
banyak orang mengambil foto mereka, dan merekam penampilan mereka malam ini, dua lagu saja cukup, mereka segera turun dari panggung, dan mereka segera berlalu dari cafe yang kondisinya tidak kondusif bagi mereka lagi berada di sana, karena sudah membludak nya para penonton
" gimana, Dad...." ucap Rio saat berada di dalam mobil
" yah, bagaimana lagi..."
" pindah..."
" cari tempat lain lah...." ucap Evan
" nih..."
" gara- gara kalian, ..."
" mendadak tenar..." ucap Lolita sedikit sewot
" wajar dong,Mom..."
" kami kan para pria tampan..."
" iya kan ,Dad..." ucap Boy dengan bangga, dan mendapatkan dua jempol dari Evan sambil menaikkan dan menurunkan alisnya, Bobby menepuk kedua tangan nya, sambil mengedipkan sebelah matanya, sedangkan Rio menyugarkan rambutnya kearah belakang dengan gaya cool
" para pria narsis...." ucap Lolita sambil mencibir
" duh..."
" yang ngiri...." ucap Bobby menggoda Lolita
" ngiri bilang, boss..." ucap Evan menggoda Lolita
" terima nasib, Mom, ..."
" diantara berlian,intan, permata..." ucap Boy menggoda Lolita
" iya, Mom..."
" mommy harus berlapang dada..." ucap Rio menggoda Lolita
setelah puas menggoda Lolita, sontak membuat mereka tertawa bersama di dalam mobil
" puas...."
" puas..." ucap Lolita yang sudah kehabisan kata-kata
" cieee.... cieee...."
" slogan Tukul nih di pake...." ucap Evan ,menggoda Lolita, sontak membuat semua orang kembali tertawa, dan Lolita hanya bisa pasrah menghadapi mereka semua ,
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
*
🍒🍒