
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Di dalam ruangan kerja Hamid, terjadi percakapan serius antara Hamid, Zubaidah, dan Lolita,
" jika kamu menikah kembali "
" daddy mohon pilihlah suami yang tidak hanya sayang kepada kamu "
" pilihlah suami yang menerima Rio juga "
" Daddy takut,jika dia memperlakukan Rio dengan buruk, "
" daddy takut dengan jiwa Rio terguncang "
" ,hanya itu nak "
" permintaan Daddy dan Mommy "
" itulah juga yang menjadi kekhawatiran daddy dan mommy "
" untuk itu, bolehkah daddy meminta kepada kamu " ucap Daddy Hamid dengan lembut
.
..
sejenak daddy Hamid mengambil nafasnya kembali,dan menghembuskan nya perlahan
" daddy ingin membuat kesepakatan untuk kita "
" dengan jelas,diatas kertas dan bermaterai,yang akan kita buat dalam keadaan sadar "
" dan tanpa paksaan,bagaimana ,nak ? "
" dengan point- point yang kita sepakati bersama, "
" tentunya tidak memberatkan pihak lainnya ? " ucap daddy Hamid
Lolita membutuhkan waktu mempertimbangkannya, sampai dia mulai berfikir, menelaah permintaan dari orang tua mantan suaminya
apakah ini lebih baik,karena setiap point ,tentunya akan menguntungkan kedua belah pihak...
" baik, Dad " ucap Lolita dengan mantap
kami pun saling mengemukakan pendapat masing- masing...
dengan sejujurnya dari hati, apa yang Lolita mau dan kedua orang tua mantan suaminya mau,....
ini yang Lolita suka dari mommy Ida dan daddy Hamid,mereka sangatlah terbuka dalam berkomunikasi,menyampaikan kehendak tanpa merasa takut dan ragu, tentu saja dengan sopan santun pastinya dalam etika kesopanan...
mereka pendengar yang baik,dan pengkritik yang tajam ,salah dikatakan salah dan benar katakan benar,mereka sangat objektif....
tapi entahlah,kenapa anaknya tidak seperti itu,kecuali abang Farel dan kak Mia tentu nya,entahlah kenapa sikap kak Bening dan mas Evan,agak jauh,...sejauh planet pluto...
Mommy Ida memeluk tubuh mantan menantu nya, membuat Lolita merasa sangat terharu,setelah perceraian jarang ada mantan mertua merangkul menantu nya....
Lolita termasuk orang yang beruntung itu...
mommy mantan suami nya masih seperti mommy yang dia kenal ,begitu pun daddy Hamid, terlepas dari konflik antara anak kandungnya sendiri dengan mantan menantu nya
kesepakatan yang mereka sepakati dan disetujui bersama,sudah tertuang didalam kertas yang masih amburadul, akibat beberapa coretan sana sini...
tapi tidak mengapa,karena akan di perbaiki sore nanti, daddy Hamid ,dan mommy Ida masih akan mempertemukan Lolita dan Evan, dengan beberapa pengacara yang sudah daddy Hamid persiapkan sebelumnya,yang biasa daddy Hamid pakai jasa nya untuk memperkuat perjanjian yang baru saja mereka sepakati
.
..
..
..
malam pun tiba,
selesai magrib,daddy Hamid meminta maid memanggil mantan menantu nya,untuk segera ke ruang kerjanya...
sekali lagi Lolita dipertemukan dengan Evan...
kali ini, Evan lebih tenang,entah apa yang dilakukan daddy sampai- sampai,koq bisa mas Evan di jinakkan seperti ini...
para pengacara menjelaskan semua point,dan kami mendengar dengan khidmat, setelah pembacaan isi perjanjian yang kami sepakati, pengacara membagikan kepada Lolita dan Evan,untuk mereka tandatangani,dengan daddy,mommy,dan abang Farel sebagai saksi- saksi,serta pembicaraan kami telah di rekam sebagai bukti,bahwa perjanjian ini valid...
__ADS_1
Daddy Hamid meminta para pengacara untuk datang lagi besok,karena akan di hadiri seluruh anggota keluarga inti daddy Hamid. Akan tetapi yang herannya kenapa daddy tetap meminta Lolita untuk ikut datang dan hadir,
namun, Lolita tidak terlalu memikirkannya lagi , yang penting bagi nya, dia ingin segera pulang bagaimana pun tinggal di rumah mantan mertua sangat lah tidak nyaman....
Siapapun pasti mengatakan hal yang sama seperti yang Lolita rasakan saat ini, bila ada didalam posisinya, sekali lagi,mommy berhasil membujuk mantan menantu nya untuk tinggal di mansion Hamid. Lolita pun berfikir,tidak apalah..mungkin ini urusan terakhirnya didalam keluarga inti daddy Hamid dan mommy Ida...
.
..
..
..
..
..
berganti nya hari,aktivitas rutin seperti biasa...
sampai pada sore hari,dan seluruh keluarga inti hadir. Para anak - anak yang masih di bawah umur pun diikut sertakan.Daddy Hamid segera membuka suara dengan mengucapkan salam,dan beberapa melantunkan salawat dan surah pendek,agar pertemuan ini mendapat berkah,dan berjalan baik tentunya
Daddy Hamid juga memperingatkan kepada kami semua untuk bersikap tenang selama dalam pertemuan,mungkin karena di rekam melalui video,sebagai bukti,atau karena menghadirkan anak - anak ditengah kami,agar perilaku di jaga, yaach allahualalam bisawaf....
satu persatu pengacara yang berjumlah 5 orang menjelaskan secara rinci kehendak daddy Hamid dan mommy Ida, kami mendengarkan dengan hikmat,tanpa terkecuali....
" tidak daddy "
" tidak ! "
" aku menolaknya ! " suara teriakan kak bening memecahkan ke kekhusyukan acara pertemuan sore itu...
pernyataan kak bening,penolakan akan adanya waris yang daddy Hamid berikan pada Lolita,saat pengacara menyebutkan pembagian harta waris
" tutup mulutmu ning ! "
" hargai keputusan aku,dan keputusan ibumu ! "
" sudah aku katakan dari awal Jaga Sikap Kalian ! "
" tidak tahu malu "
" ada cucu - cucu ku hadir di sini ''
jelas Lolita pun tak kalah terkejut dengan apa yang dia dengar, Lolita merasa mungkin daddy Hamid salah pengucapan ,atau pengacara itu lupa menghapus nama Lolita dalam catatan nama para penerima waris
" Dad "
" Lolita, memang tidak pantas "
" dan tidak berhak atas yang pengacara sebutkan tadi, "
" karena Lolita bukan lagi bagian dari keluarga ini, Dad, "
" maafkan Lolita, "
" Lolly tidak menginginkannya " ucap Lolita dengan sangat lembut,namun penuh makna,
Lolita berusaha meredakan amarah daddy, dan juga tidak mau akan jadi masalah baru dengan kakak Bening, kakak kandung dari mantan suaminya
Daddy Hamid sudah banyak mengucapkan kalimat-kalimat istighfar dan di beri air mineral oleh mommy,....
" apa yang telah aku dan ibu kalian putuskan, terima itu dengan baik, "
" kami mengundang anak- anak kandung beserta para menantu dan anak- anak kalian "
" yang juga adalah cucu- cucuku "
" Lolita memang bukan lagi menantuku,tapi dia adalah ibu dari cucuku "
" pembacaan harta waris dibacakan sekarang agar kelak, Harta yang akan aku tinggalkan untuk kalian,akan menjadi harta kalian "
" aku berharap masa yang akan datang kalian manfaatkan harta yang diwariskan dengan baik "
" jaga dengan baik , "
" pelihara dengan baik, "
" karena aku dan ibu kalian mendapatkannya dengan tidak mudah, "
" insyaallah halal, dan kami memperolehnya dengan jerih payah serta keringat kami sendiri "
__ADS_1
" agar kehidupan anak cucu ku lebih baik dari kehidupanku terdahulu "
" jadi ,"
" daddy dan mommy mohon hargai pemberian kami, "
" peninggalan kami, "
" syukur- syukur akan kalian jaga untuk anak cucu kalian "
Daddy Hamid mengatur nafasnya kembali, dan suasana kembali tenang
" daddy dan mommy memberikan itu semua dengan tulus, "
" kami tidak mengharapkan apapun kepada kalian "
" selain cinta kalian pada kami "
" beri doa kalian pada kami bila kami sudah tiada, "
" jadilah anak yang soleh,soleha,itu saja sudah cukup bagi kami "
" itu , "
" hanya itu yang mommy dan daddy pinta kepada kalian "
ucapan daddy sudah mulai terbata- bata, yang tentunya mengusik relung hati kami yang paling dalam
mommy Ida pun sudah mulai menitikkan air mata,
Rio, cucu yang paling kecil,dia pasti tidak mengerti sama sekali penjelasan orang - orang dari tadi,dari sekian drama tadi, mungkin hanyalah saat sang opa yang mulai bersedih yang dia mengerti ,
tanpa diminta,tanpa disuruh tubuh Rio langsung berdiri,mendekat kearah oma dan opa yang terlihat sendu, dan Rio langsung memeluk, serta memberi kecupan di wajah sang opa,dan oma nya secara bergantian, disusul oleh cucu- cucu mommy dan daddy yang lain, memeluk tubuh ringkih oma dan opa .....
Lolita tak kuasa menahan haru, Lolita menitikkan air mata, begitupun dengan anak-anak kandung Daddy Hamid dan mommy Ida
anak- anak mommy dan daddy,langsung bersimpuh di kaki kedua orang tua nya termasuk mantan suami Lolita....
suasana tegang berubah menjadi haru
" bersatulah, "
" jaga silaturahmi kalian, "
" lihatlah cucu- cucuku "
" didik mereka dengan baik menjadi anak- anak yang soleh dan soleha "
" hanya itu Daddy dan Mommy minta dari kalian, " ucap Hamid dengan suara parau
masing- masing anak mendapatkan wejangan masing- masing termasuk mantan suami Lolita,...
akhirnya aku mengerti ,setiap kalimat yang daddy ucapkan mampu membuat jiwa anaknya tergugah. Mungkin daddy dan mommy ingin tenang saat setelah kematian menjemput mereka,maka nya pembacaan harta warisan dilakukan sebelum mereka meninggal, karena biasanya setelah meninggal,harta warisan menjadi perebutan fenomenal dan penting bagi ahli waris,bahkan hubungan persaudaraan menjadi rusak karena harta warisan....
Ada hikmah yang bisa aku petik dari keputusan daddy ambil saat ini ucap Lolita dalam benaknya
Setelah drama panjang,akhirnya seluruh anggota keluarga menerima dengan ikhlas hasil keputusan daddy dan mommy yang diperkuat dengan bukti- bukti dan di saksikan oleh para pengacara dan di sahkan secara resmi melalui notaris, termasuk Lolita yang ikut menandatangani lembaran surat yang harus dibubuhi tanda tangan diatas nama dan materai yang sudah tersedia, untuk anak - anak di bawah umur ,di lengkapi dengan cap 3 jari, entahlah Lolita kurang mengerti apa maksud nya dan fungsi nya
Terakhir ,kami saling mengucapkan maaf termasuk kak Bening yang tadi nya begitu membenci Lolita ,karena masalah Lolita dan Evan, sekarang sudah membaik , begitu pun juga dengan Evan,sudah tidak terlalu begitu buruk sikapnya pada Lolita.....
Seperti daddy bilang, penyesalan akan selalu datang terlambat,dan sekarang bagaimana cara kita menyikapinya,...disesali juga tetap terlambat,satu- satunya jalan hanyalah menerima nya dengan ikhlas,karena itu sudah menjadi kehendak allah,dan kita hanya harus melaluinya saja
sulit,.....
pasti sulit,tapi harus dilewati,setelah dilewati,pasti akan ada hikmah dari perjalanan tadi....
Ah,.
Alhamdulillah, pada akhirnya ,aku akan segera hijrah sesuai dengan keinginan aku,menggapai kebahagian baru. Meski hidup tidak akan pernah ada kebahagian yang hakiki,setidaknya aku mampu menata hatiku,hidupku,dan menjadi Lolita yang lebih baik, gumam Lolita di balik senyuman di wajah cantiknya
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
*
ππ