Kedua Untukku Dan Untukmu

Kedua Untukku Dan Untukmu
Memenuhi janji


__ADS_3

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Harun memandangi wajah cantik anak kandung satu- satu nya, putri kesayangannya ,dengan begitu penuh cinta, satu tetes airmata jatuh tanpa diminta, begitu pun juga dengan Amelia yang merupakan sahabat almarhumah Harun, mereka menatap wajah cantik Alice yang tertidur begitu pulas.


" mi " ucap Harun menyapa isterinya


" Hm " ucap Amelia hanya berdehem saja


" apakah Icha menganggap aku sebagai seorang ayah yang gagal "


" sampai - sampai beberapa kali tidak bisa melindungi Lolly "


" bahkan beberapa kali Lolly berada di ambang kematian " ucap Harun dengan suara yang bergetar hebat menahan isak tangisnya, Amelia tahu saat ini sang suami sedang menghukum dirinya sendiri seperti beberapa waktu lalu saat Lolita dinyatakan hilang, dengan cepat Amelia menghampiri Harun dan memeluk tubuh sang suami


" tidak "


" Icha selalu merasa bangga kepada kamu, sayang "


" kamu ayah yang hebat "


" kamu sudah memenuhi semua permintaan Icha "


" dan aku sangat yakin , Icha akan selalu melindungi Lolly, dan kita selalu mendoakan Lolly "


" dan kamu telah memenuhi janji pada Icha " ucap Amelia menenangkan hati Harun sambil menepuk-nepuk punggung Harun sembari memeluk tubuh Harun,


" terimakasih "


" selalu berada disisi ku, Lya " ucap Harun dengan nada suara yang lembut, dan Amelia hanya menganggukkan kepalanya saja


" bagaimana dengan Yudha ? "


" kapan dia akan datang kesini ? " ucap Harun


" sehari sebelum acara ijab kabul "


" karena beberapa bulan ini, Evan sudah mencurigai Yudha yang sering datang kesini "


ucap Amelia


" Hm "


" Evan memiliki insting yang tajam untuk beberapa hal yang dianggapnya penting " ucap Harun menghembuskan nafasnya dengan berat


" setelah selesai acara pernikahan Lolly, kita harus segera pulang "


" jika tidak, aku takut akan terjadi hal buruk kepada Lolly "


" dan itu membahayakan Lolly, aku tidak ingin lagi Lolly terlibat dengan mereka yang hanya membuat Lolly terluka " ucap Harun

__ADS_1


" bahkan harus memisahkan Lolly dengan kedua anaknya ? " ucap Amelia dengan raut wajah sedih


" iya "


" demi anakku, Lya "


" mengertilah "


" ini berat untuk aku..."


" sungguh berat, namun aku tidak ingin kehilangan Lolly lagi " ucap Harun yang kembali sedih atas pilihannya untuk tidak memberitahu keberadaan Lolita kepada Rio dan Boy,


" maafkan aku "


" aku tidak menyalahkan keputusan kamu saat itu "


" namun suatu saat kita harus menjelaskan semua hal kepada Rio dan Boy "


" jika tidak , maka mereka akan membenci kita seumur hidup mereka " ucap Amelia mengingatkan suaminya, dan Harun menganggukkan kepalanya setelah menelaah ucapan dari isterinya


Bukan kesalahan Harun yang menyembunyikan identitas Lolita yang sudah menganti identitas menjadi Alice, ataupun menyembunyikan Lolita dari orang- orang terkasih Lolita di masa lalu, hanya saja demi nyawa Lolita yang menjadi prioritas utama bagi Harun. Dan mengapa Yudha mengetahui hal ini, itupun tanpa kesengajaan pada saat itu, pasport Harun dan Amelia yang tergeletak di atas nakas terjatuh, Yudha sedikit penasaran mengapa ada pasport setelah dua bulan masa penyembuhan Harun, dan itu perjalanan ke luar negeri, dengan tergesa-gesa Yudha menemui sang ibu, mempertanyakan hal itu yang tentu saja membuat Yudha dihantui rasa penasaran.


Mau tidak mau Amelia terpaksa jujur setelah Harun memberikan kode kepada isterinya untuk menjelaskan segala hal yang mereka ketahui dan mereka lakukan selama dalam perjalanan ke Luar negeri, dan hal itu tentu saja membuat Yudha tergugu


Dan tanpa terasa Yudha terduduk di sofa dengan mata berkaca-kaca, Amelia tahu jika sejak dahulu Yudha sudah menyimpan perasaan cinta kepada Lolita sejak masih anak-anak, karena Amelia dan almarhumah Icha adalah sahabat lama, bahkan jarak rumah mereka kala itu dekat, namun beberapa tahun kemudian Amelia ikut bersama suami karena berpindah tugas ke kota lain. Tanpa disangka Amelia pulang ke kota S dengan membawa duka di hatinya saat dia diceraikan oleh sang suami yang sudah memiliki perempuan lain dalam pernikahan mereka, sedangkan Icha saat itu telah menderita Limfoma non hodgkin, merupakan jenis kanker yang menyerang limfosit, yang membuat tubuh sang penderita semakin kehilangan bobot tubuh, dan kelenjar getah bening yang membengkak yang dipikir Icha hanya penyakit biasa, namun setelah Icha memeriksakan kesehatan nya, dengan pasrah Icha harus menerima kenyataan bahwa umurnya tidak akan lama lagi, yang mengetahui penyakit yang dia derita pun hanya dirinya sendiri. Hingga Icha sering kali meminta Amelia untuk mengurus Icha saat itu, sampai tiba saat- saat menjelang kematiannya, Icha meminta agar Harun menikahi Amelia, dan Icha menitipkan Lolita kepada Amelia, tanpa mereka sadari permintaan Icha telah melukai Yudha yang saat itu telah mencintai Lolita sejak mereka masih kecil


Pernikahan Harun dan Amelia telah menggoreskan luka di relung hati Yudha paling dalam, hingga akhirnya Yudha memutuskan untuk mengenyam pendidikan program sarjana di kota lain dan memilih menikah dengan perempuan yang mencintai dirinya, karena cintanya hanya untuk Lolita. Takdir meminta dirinya mengalah akan perasaannya demi sang ibu, meskipun halal baginya untuk menikahi Lolita namun akan aneh jika dia pun menikahi putri dari ayah sambungnya, oleh karena itu Yudha memutuskan untuk memendam perasaannya sendiri,


kembali ke masa sekarang,


Harun menghelakan nafasnya, melihat wajah damai anak kesayangannya, dengan mengelus-elus puncak kepala Lolita,


" bagaimana dengan Yudha ? " ucap Harun


" seperti itulah, mas "


" bahkan tanpa kita, dia sering datang kesini meskipun harus menyamar sebagai bodyguard Edwards "


" aku merasa bersalah kepada Yudha, mas " ucap Amelia dengan sendu


" bukan kamu "


" tapi kita "


" kita yang membuat kesalahan, dimana saat itu kita menjodohkan mereka sejak kecil, tanpa kita sadari ternyata Yudha memang telah mencintai Lolita sejak saat itu " ucap Harun dengan sendu


" kita hanya menjalankan takdir yang Allah lukiskan untuk kita, mas "


" dan kita memenuhi itu dengan ikhlas dan penuh kesabaran dalam menghadapi segala sesuatu nya "

__ADS_1


" jangan pernah menyesali segala hal, apakah kita harus menyesali juga pernikahan Yudha dan Indri ? "


" kalau begitu, kasihan dengan cucu - cucu kita, mas "


" artinya kita sudah menyesali kehadiran mereka juga " ucap Amelia dengan bijak, membuat Harun mengucapkan kalimat istighfar, merasa khilaf sempat menyesali beberapa hal yang telah Allah tetapkan sebagai takdir yang harus mereka hadapi.


" sudah "


" ayo kita istirahat, sayang " ucap Amelia yang sudah beranjak ke sisi berbeda dengan Harun


Mereka menikmati malam-malam terakhir Lolita menjadi perempuan single, seperti saat Lolita akan menikah dengan Evan pada masa itu, mereka memilih untuk tidur bersama seperti saat ini. Harun menciumi pipi anak gadisnya, begitu pun juga dengan Amelia, rasa cintanya begitu besar kepada Lolita dimana dia ikut mengasuh Lolita sejak masih kecil, selain sahabat ibu kandungnya, Amelia juga tetangga dekat ibunya, yang tidak jarang Lolita bertandang ke rumah Amelia jika dia ingin, bahkan tidur bersama Yudha, sangking polosnya Lolita saat itu.


Di kamar yang berbeda,


" apakah Edwards akan melakukan pesta bujang ? " ucap Valerie sambil tertawa


" dia duda "


" belum pernah ada pesta duda, my Queen " ucap Thomas dengan tertawa puas, dan Valerie ikut menertawakan ucapan Thomas


" aku tidak yakin kamu mampu mengolok-olok Edwards di hadapannya " ucap Valerie setelah menyelesaikan tawanya


" itu dahulu, sayang "


" sekarang Edwards jauh lebih santai "


" dan lebih humble , setidaknya Edwards sudah bisa berkomunikasi dengan kita dan keluarga besar kita " ucap Thomas sambil membenahi selimut yang akan menutupi tubuhnya


" kamu benar, Thom " ucap Valerie


" dengan hijrah membuat perasaan kita lebih damai "


" dan keluarga kita menjadi rukun "


" dan tuhan menghadiahkan kita Alice " ucap Thomas yang berbuah anggukan kepala dari Valerie


" semoga tuhan selalu melindungi kita " ucap Valerie disela kantuknya, dan mereka berdua mengaminkan secara bersamaan sebelum mereka terbuai dalam alam mimpi mereka berdua


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


*


🌺🌺


__ADS_2