Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
Bab 98 Persiapan


__ADS_3

Baik Pi , mami akan chek dulu, ucap Hanifah sambil berjalan menuju ke sebuah lemari tiga pintu dan membukanya


" Wah Pi , ini kenapa hanya gaun tidur aja yang banyak Pi, baju harian nya mana?" tanya Hanifah heran, karena di lemari tersebut bergantungan lingerie sexy yang beraneka mode dan warna


" Oh itu , baju hariannya Vera dan Varel nanti di bawa kesini besok siang nya setelah malam pertama mereka ,dan di lemari itu hanya ada satu pasang baju santai Varel " jawab Bara pada istrinya


" Wah, papi dapat dari mana itu idenya ?" tanya Hanifah penasaran


" Ada donk mi, salah satu sahabat , katanya itu trik biar cepat dapat cucu " jawab bara lagi sambil tersenyum


" Ada ada aja ya ide teman nya papi " ucap Hanifah geleng-geleng kepala


" Lah iya donk sayang, dan sekarang coba mami chek kamar mandinya " ucap Bara lagi sambil mengandeng tangan istrinya untuk masuk ke dalam kamar mandi tersebut


"Aduh Pi , kamar mandinya bagus banget, luas lagi , ada beberapa rangkaian bunga juga di sini untuk mempercantik ruangannya , dan bau aroma terapinya , begitu memanjakan penciuman kita ya Pi " ucap Hanifah takjub


" Iya mi , apa mami suka ?" tanya Bara lagi


" Suka Pi , papi hebat banget , terima kasih ya , papi sudah siapkan semuanya tanpa bikin mami repot , semakin sayang deh sama papi" ucap Hanifah sambil memeluk suaminya terharu


" Tidak perlu ucapin terimakasih mi , Varel itu kan buah cinta kita berdua , dan Papi juga sangat mencintai mami, dan tidak pingin mami lelah mengurus semua ini " ucap Bara sambil membalas pelukan istrinya itu lalu menciumi istri cantiknya itu dengan lembut ,dan Hanifah juga membalas ciuman suaminya itu dengan lembut juga, sebagai tanda sayang dan tanda syukurnya mendapatkan suami yang tampan dan pengertian


" Sudah puas kan ciumannya sayang, nanti kita lanjutkan di rumah lagi ya, tidak enak juga kita bercumbu di sini bila di lihat orang " ucap Hanifah pada suaminya


"Baik mi, ayo kita keluar dari kamar ini " ucap Bara sambil merapikan baju bagian depan istrinya yang kusut karena ulahnya


Mereka lalu keluar dari kamar mandi tersebut , dan pergi meninggalkan hotel tersebut



Sementara di tempat kediaman Vera , mamanya lagi sibuk menelpon sanak saudaranya yang jauh untuk meminta hadir di pernikahan Vera anak semata wayangnya , dan begitu juga Fito papa nya Vera , setelah menyebarkan undangan , dia juga menelpon para kolega nya baik di Indonesia maupun yang di luar negri


Vera juga lagi sibuk memasukkan pakaian nya ke koper


Kedua keluarga , baik itu keluarga Varel, maupun keluarga Vera , telah menyiapkan sebuah penginapan untuk para tamu yang datang dari luar kota untuk bermalam , letak penginapan tersebut hanya berjarak seratus meter dari hotel bintang lima tempat resepsi pernikahan anak mereka

__ADS_1


Hari pernikahan pun sudah tiba , pagi-pagi sekali Felly dan keluarganya sudah siap sarapan



" Mas,, untuk saudara dan tamu undangan kita yang sudah sampai di penginapan , apa sudah di chek makan dan sarapan paginya " tanya Felly pada suaminya


" Sudah ma, tadi pas papa baru siap mandi, papa sudah telpon pihak penginapan di bidang konsumsi " jawab Fito lagi


" Baguslah kalau begitu pa " jawab Felly lagi lalu segera menghabiskan sarapannya


" Vera , kamu makan yang banyak ya nak , soalnya nanti saat bersanding, kamu tidak bebas untuk memakan sesuatu " ucap Felly pada anaknya


" Iya ma , mana tenang aja, Vera ngak akan kelaparan kok nanti " jawab Vera sambil menyuap sarapannya


Tepat jam delapan pagi dua orang MUA sudah datang untuk mendandani Vera untuk tampil secantik mungkin


" Wah , non Vera kelihatan tampak cantik sekali, seperti bidadari yang baru turun dari kayangan" ucap salah seorang MUA tersebut setelah selesai mendadani Vera


" Iya non Vera , masyaallah ,non Vera cantik banget " jawab teman MUA tersebut


' Masyaallah, ini beneran Vera ya , kok beda banget ' ucap Vera di dalam hati


Setelah Vera selesai di dandani dan di pakaikan bajunya , lalu MUA tersebut juga mendadani Felly


" Wah , ibu dan anak sama-sama cantik deh , luar biasa banget " ucap salah satu MUA itu berkomentar


Setelah selesai di dandani Felly dan keluarganya lalu berangkat ke hotel dimana tempat melakukan akat nikah dan resepsi pernikahannya


Sementara Keluarga Varel juga lagi sibuk , Hanifah lagi di dandani oleh orang salon yang di panggil ke rumah , varelpun juga sudah siap berpakaian ,begitu juga dengan Bara


Keluarga besar Hanifah dan keluarga besar Bara sudah di penginapan dari semalam ,karena mereka takut telat dan akan terkena macet saat acara di mulai


" Sudah siap semuanya mi" tanya Bara pada istrinya


" Sudah Pi , ayo kita berangkat " jawab Hanifah lagi

__ADS_1


"Varel, biar papi yang nyetir ,kamu duduk aja dengan tenang, dan jangan nervous ya " ucap Bara pada putranya


" Baik Pi, makasih " ucap Varel menurut


" Tadi papi lupa menyuruh Marshcel untuk menyuport kita, tapi biarlah papi aja " ucap Bara lagi ,lalu menghidupkan mesin mobil nya , setelah itu merekapun meninggalkan rumah nya


Satu jam perjalanan merekapun akhirnya tiba di hotel yang di tuju , Varel , mami dan papinya turun dari mobil


" Varel , kamu jalannya pelan ya nak, jaga sikap selama resepsi berlangsung oke ?" ucap Bara menasehati anaknya


" Oke Pi , Varel akan selalu ingat pesan papi " jawab Varel lagi


Lalu mereka beriringan masuk ke aula hotel bintang lima tersebut ,dimana ijab qobulnya akan di langsungkan


" Pi, hubungi mas Fito ,bilang kita sudah sampai di sini, dan tanya mereka sudah ada di mana" ucap Hanifah pada suami nya saat melihat Vera dan kedua orang tuanya belum hadir di sana , saat ini hanya ada keluarga dekat di kedua calon pengantin saja yang baru hadir


" Sabar mi, bentar lagi Vera juga akan datang kok, tunggu aja " ucap Bara pada istrinya


Lima belas menit kemudian , Vera masuk dengan anggun bak bidadari dengan d dampingi oleh mama dan papanya


Semua orang terpukau memandangi Vera yang cantik bak bidadari itu , apa lagi Varel , dia tidak berkedip sedikitpun melihat Vera yang berjalan menuju ke arahnya


' Ya Allah, Vera cantik banget hari ini , saya kerasa bermimpi melihatnya ' ucap Varel di dalam hati


Vera di tuntun duduk di sebelah Varel oleh Felly , kemudian Felly duduk di samping Fito yang duduk di dekat Vera , Bara dan Hanifah juga duduk di dekat anak mereka



" Sayang, kamu cantik banget hari ini " bisik Varel ke telinga Vera


" Apaan sih mas " ucap Vera sambil mencubit pinggang Varel


" Sakit sayang " bisik Varel mendesis menahan sakit


__ADS_1


" Baiklah, kedua mempelai beserta keluarga telah hadir di sini , mari kita mulai acara ijab qobulnya " ucap pak penghulu memulai bicara


__ADS_2