Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
Bab 16 Kantor baru


__ADS_3

" Untuk apa kamu tau, itu tidak penting buat ku " jawab Varel


"Sekarang Ayuk pulang, saya sudah tidak ada mood lagi di sini " kata Varel lagi


Melihat  keadaan hati  Varel yang tidak baik-baik saja ,Mike pun mengikuti langkah Varel  dari belakang setelah membayar minuman mereka


Mereka hanya berjalan kaki menuju tempat tinggal mereka yang tidak jauh dari kaffe tadi


Ke esokan harinya  Varel barengan sama Mike ke kampus, mereka duduk nongkrong di taman kampus sebelum jam kuliah di mulai, Varel duduk di bawah pohon sambil membaca dan menghafal mata kuliahnya hari ini , Varel  selalu memanfaatkan waktu senggangnya untuk belajar biar cepat untuk mendapatkan gelarnya , Varel pengen cepat pulang ke negaranya untuk mencari keberadaan vera, dia bermaksud akan mencari Vera  sampai ketemu walaupun sampai ke ujung dunia


 


6 tahun kemudian


Atau 14 tahun perpisahan Varel dan Vera


Di sebuah  kantor 20 lantai, PALEVERPRAS COP  para Kariawan pada bergosip secara diam-diam tentang CEO baru mereka yang sangat tampan tapi  dingin dan tempramental.


Di kantor tersebut di buat aturan untuk Kariawan cewek, tidak boleh berpakaian sexy dan harus memakai pakaian sopan dan tertutup, tidak boleh bergosip di jam kantor, dan bagi siapa yang melanggar aturan tersebut akan di pecat tanpa pesangon.


" Nia kamu sudah tau peraturan baru di kantor kita ini " tanya salah satu resepsionis pada salah satu Kariawan kantor


" Sudah sih, itu menyangkut aturan berpakaian kan " tanya Nia pada temannya yang bernama Reni yang bekerja sebagai  resepsionis itu


" Iya, apa tidak berlebihan itu" kata Reni


" Menurutku peraturan itu  malah bagus untuk melindungi kita para Kariawan cewek dari perbuatan yang tak menyenangkan dari laki- laki yang tidak bertanggung jawab "  kata Nia lagi ya


" Iya juga sih " kata Reni


" Ngomong- ngomong katanya sih CEO baru kita itu tampan , apa itu benar "

__ADS_1


tanya Nia pada Reni


"Emangnya kamu belum pernah ketemu ya sama CEO barunya " tanya Reni malah balik nanya


" Kalau sudah pernah ketemu saya tidak akan bertanya Bambang " jawab Nia lagi


" Ouh iya juga iya" kata Reni


" Hey kalian, gosip terus apa mau di pecat " tanya Fano yang baru saja lewat


Mendengar kata di pecat, Reni dan Nia buru-buru berlari ke tempat duduknya masing-masing


Di sebuah ruangan di  lantai 20 yaitu ruangan direktur utama atau CEO  terdengar suara orang yang lagi marah


"  Marshcel ,,pokok nya saya tidak mau tau, kamu harus menemukan nya dimana pun dia berada, tak becus amat sih kamu, sudah 2 tahun lebih saya tugas kan kamu mencari informasi dan keberadaan nya, masih saja belum bisa, sebenarnya kamu niat bekerja apa tidak sih "  kata seseorang yang kayaknya seorang bos


" Maafkan saya pak Levi, saya akan mengerahkan semua anak buah saya untuk mencari lagi " jawab laki- laki yang di panggil  Marshcel


" Baik pak Levi " jawab Marshcel  lagi


" Sekarang pergilah ke ruangan kamu, kembali bekerja, ingat apa yang saya perintahkan barusan " kata orang yang bernama pak Levi tadi


" Baik lah pak " jawab Marshcel singkat


Setelah itu pintu ruangan direktur utama terbuka dan keluarlah orang yang di panggil Marshcel tadi dan menuju ke ruangan di sebelah nya


Ruangan  CEO  terletak di lantai 20 , hanya ada 2 ruangan di situ, yaitu ruangan CEO dan ruangan asisten pribadinya yang bernama Marshcel


Di atas pintu masuk ruangan CEO ada papan nama bertuliskan  Varel Palevi Prasetyo, dan di bawah nama tertulis Direktur Utama


Ruangan kerja Direktur Utama atau pak Levi ini sangatlah luas dan mewah sekali, dengan meja yang sangat bagus, kursi kerja yang mewah dan empuk, disudut ruangan terpajang bunga anggrek yang begitu cantik dan menawan dengan pot bunga keramik besar dan mewah.

__ADS_1


Didalam ruangan Levi juga ada sofa empuk yang besar pula beserta meja kaca yang diatasnya juga ada bunga anggrek bewarna merah muda, dan satu kamar mewah lengkap dengan kamar mandi dan toiletnya juga .


Di depan pintu masuk ruangan Direktur utama atau CEO  ada sebuah meja dan kursi , dan di atas meja ada papan nama yang bertuliskan Stella, dan di bawah nama Stella ada tulisan sekretaris


Begitu pun di sebelah ruangan Direktur  , di atas pintunya juga ada papan nama yang bertulisan Marshcel dan dibawah nama tertulis Asisten pribadi


Di dalam ruangan Direktur  Varel yang di panggil pak Levi duduk melamun, ingatannya ke masa lalu saat bersama Vera, dia ingat janjinya pada Vera bahwa dia akan kembali dan selalu menjaga kalung nya Vera yang selalu ada tergantung di lehernya sampai sekarang.


' Vera dimanakah kamu saat ini, apa kamu masih mengingat aku ' batin Varel berkata


Tok  tok  tok lamunan Varel atau pak Levi buyar karena mendengar ketukan pintu


" Masuk "  jawab Levi dari dalam


Pintu pun terbuka,  dan sekretarisnya yang bernama stella masuk  dan menyerahkan sebuah map


"Pak levi ini ada kerja sama  pesanan rancangan gambar dan pengerjaan proyek  untuk sebuah rumah sakit besar  dari perusahaan  Garuda sakti, coba bapak periksa dulu , klo oke, kita akan meeting dan langsung  tekan contract kerja sama " kata sekretaris Stella menjelaskan


" Baiklah, karena saya masih baru di sini, menurutmu gambar dari arsitek siapa yang paling terbaik di kantor ini " tanya  Levi ke sekretarisnya yang sudah kerja puluhan tahun di kantornya


"Dalam  2 tahun ini kita selalu pake gambar arsitek Bu Rosa dan pak Rehan" kata sekretaris Stella menjelaskan


"Menurut kamu , Bu Rosa dan pak Rehan. Mana yang lebih jago bagian gambarnya" tanya Levi lagi


" Sama-sama jago sih pak, tapi Bu Rosa rancangan   gambar nya lebih mewah, hidup  dan berkarakter, mungkin karena dia lulusan terbaik dari  luar negri kali ya" jawab Stella menjelaskan


" Baiklah saya pengin melihat kedua rancangan arsitek itu terlebih dahulu, baru saya bisa memutuskan mau pake yang mana , Bu Rosa atau pak Rehan " kata Levi  mengambil keputusan


" Baiklah pak, saya akan urus ini dulu ke lantai 15 biar pengerjaan rancangannya di segerakan " kata Stella lagi


Lantai 15 adalah ruangan para arsitek atau lebih dikenal dengan ruangan workshop   yang berjumlah 10 orang dengan keahlian masing-masing seperti perancangan, struktur konstruksi bangunan dan lain- lainnya

__ADS_1


Stella kali ini harus turun langsung menemui kepala bagian di lantai 15 untuk menyiapkan rancangan gambar yang di maksudkan, dalam waktu 2 hari harus keluar dan akan  segera di ajukan, menyangkut ini proyek besar maka Stella akan kerja keras biar proyek ini bisa gol di  PALEVERPRAST COP


__ADS_2