
" Untuk apa kamu tau, itu tidak penting buat ku " jawab Varel
"Sekarang Ayuk pulang, saya sudah tidak ada mood lagi di sini " kata Varel lagi
Melihat keadaan hati Varel yang tidak baik-baik saja ,Mike pun mengikuti langkah Varel dari belakang setelah membayar minuman mereka
Mereka hanya berjalan kaki menuju tempat tinggal mereka yang tidak jauh dari kaffe tadi
Ke esokan harinya Varel barengan sama Mike ke kampus, mereka duduk nongkrong di taman kampus sebelum jam kuliah di mulai, Varel duduk di bawah pohon sambil membaca dan menghafal mata kuliahnya hari ini , Varel selalu memanfaatkan waktu senggangnya untuk belajar biar cepat untuk mendapatkan gelarnya , Varel pengen cepat pulang ke negaranya untuk mencari keberadaan vera, dia bermaksud akan mencari Vera sampai ketemu walaupun sampai ke ujung dunia
6 tahun kemudian
Atau 14 tahun perpisahan Varel dan Vera
Di sebuah kantor 20 lantai, PALEVERPRAS COP para Kariawan pada bergosip secara diam-diam tentang CEO baru mereka yang sangat tampan tapi dingin dan tempramental.
Di kantor tersebut di buat aturan untuk Kariawan cewek, tidak boleh berpakaian sexy dan harus memakai pakaian sopan dan tertutup, tidak boleh bergosip di jam kantor, dan bagi siapa yang melanggar aturan tersebut akan di pecat tanpa pesangon.
" Nia kamu sudah tau peraturan baru di kantor kita ini " tanya salah satu resepsionis pada salah satu Kariawan kantor
" Sudah sih, itu menyangkut aturan berpakaian kan " tanya Nia pada temannya yang bernama Reni yang bekerja sebagai resepsionis itu
" Iya, apa tidak berlebihan itu" kata Reni
" Menurutku peraturan itu malah bagus untuk melindungi kita para Kariawan cewek dari perbuatan yang tak menyenangkan dari laki- laki yang tidak bertanggung jawab " kata Nia lagi ya
" Iya juga sih " kata Reni
" Ngomong- ngomong katanya sih CEO baru kita itu tampan , apa itu benar "
__ADS_1
tanya Nia pada Reni
"Emangnya kamu belum pernah ketemu ya sama CEO barunya " tanya Reni malah balik nanya
" Kalau sudah pernah ketemu saya tidak akan bertanya Bambang " jawab Nia lagi
" Ouh iya juga iya" kata Reni
" Hey kalian, gosip terus apa mau di pecat " tanya Fano yang baru saja lewat
Mendengar kata di pecat, Reni dan Nia buru-buru berlari ke tempat duduknya masing-masing
Di sebuah ruangan di lantai 20 yaitu ruangan direktur utama atau CEO terdengar suara orang yang lagi marah
" Marshcel ,,pokok nya saya tidak mau tau, kamu harus menemukan nya dimana pun dia berada, tak becus amat sih kamu, sudah 2 tahun lebih saya tugas kan kamu mencari informasi dan keberadaan nya, masih saja belum bisa, sebenarnya kamu niat bekerja apa tidak sih " kata seseorang yang kayaknya seorang bos
" Maafkan saya pak Levi, saya akan mengerahkan semua anak buah saya untuk mencari lagi " jawab laki- laki yang di panggil Marshcel
" Baik pak Levi " jawab Marshcel lagi
" Sekarang pergilah ke ruangan kamu, kembali bekerja, ingat apa yang saya perintahkan barusan " kata orang yang bernama pak Levi tadi
" Baik lah pak " jawab Marshcel singkat
Setelah itu pintu ruangan direktur utama terbuka dan keluarlah orang yang di panggil Marshcel tadi dan menuju ke ruangan di sebelah nya
Ruangan CEO terletak di lantai 20 , hanya ada 2 ruangan di situ, yaitu ruangan CEO dan ruangan asisten pribadinya yang bernama Marshcel
Di atas pintu masuk ruangan CEO ada papan nama bertuliskan Varel Palevi Prasetyo, dan di bawah nama tertulis Direktur Utama
Ruangan kerja Direktur Utama atau pak Levi ini sangatlah luas dan mewah sekali, dengan meja yang sangat bagus, kursi kerja yang mewah dan empuk, disudut ruangan terpajang bunga anggrek yang begitu cantik dan menawan dengan pot bunga keramik besar dan mewah.
__ADS_1
Didalam ruangan Levi juga ada sofa empuk yang besar pula beserta meja kaca yang diatasnya juga ada bunga anggrek bewarna merah muda, dan satu kamar mewah lengkap dengan kamar mandi dan toiletnya juga .
Di depan pintu masuk ruangan Direktur utama atau CEO ada sebuah meja dan kursi , dan di atas meja ada papan nama yang bertuliskan Stella, dan di bawah nama Stella ada tulisan sekretaris
Begitu pun di sebelah ruangan Direktur , di atas pintunya juga ada papan nama yang bertulisan Marshcel dan dibawah nama tertulis Asisten pribadi
Di dalam ruangan Direktur Varel yang di panggil pak Levi duduk melamun, ingatannya ke masa lalu saat bersama Vera, dia ingat janjinya pada Vera bahwa dia akan kembali dan selalu menjaga kalung nya Vera yang selalu ada tergantung di lehernya sampai sekarang.
' Vera dimanakah kamu saat ini, apa kamu masih mengingat aku ' batin Varel berkata
Tok tok tok lamunan Varel atau pak Levi buyar karena mendengar ketukan pintu
" Masuk " jawab Levi dari dalam
Pintu pun terbuka, dan sekretarisnya yang bernama stella masuk dan menyerahkan sebuah map
"Pak levi ini ada kerja sama pesanan rancangan gambar dan pengerjaan proyek untuk sebuah rumah sakit besar dari perusahaan Garuda sakti, coba bapak periksa dulu , klo oke, kita akan meeting dan langsung tekan contract kerja sama " kata sekretaris Stella menjelaskan
" Baiklah, karena saya masih baru di sini, menurutmu gambar dari arsitek siapa yang paling terbaik di kantor ini " tanya Levi ke sekretarisnya yang sudah kerja puluhan tahun di kantornya
"Dalam 2 tahun ini kita selalu pake gambar arsitek Bu Rosa dan pak Rehan" kata sekretaris Stella menjelaskan
"Menurut kamu , Bu Rosa dan pak Rehan. Mana yang lebih jago bagian gambarnya" tanya Levi lagi
" Sama-sama jago sih pak, tapi Bu Rosa rancangan gambar nya lebih mewah, hidup dan berkarakter, mungkin karena dia lulusan terbaik dari luar negri kali ya" jawab Stella menjelaskan
" Baiklah saya pengin melihat kedua rancangan arsitek itu terlebih dahulu, baru saya bisa memutuskan mau pake yang mana , Bu Rosa atau pak Rehan " kata Levi mengambil keputusan
" Baiklah pak, saya akan urus ini dulu ke lantai 15 biar pengerjaan rancangannya di segerakan " kata Stella lagi
Lantai 15 adalah ruangan para arsitek atau lebih dikenal dengan ruangan workshop yang berjumlah 10 orang dengan keahlian masing-masing seperti perancangan, struktur konstruksi bangunan dan lain- lainnya
__ADS_1
Stella kali ini harus turun langsung menemui kepala bagian di lantai 15 untuk menyiapkan rancangan gambar yang di maksudkan, dalam waktu 2 hari harus keluar dan akan segera di ajukan, menyangkut ini proyek besar maka Stella akan kerja keras biar proyek ini bisa gol di PALEVERPRAST COP