
"Boleh juga , usulannya , bagus " jawab papa Vera kemudian
" Ngomong - ngomong kita bagus nya jalan - jalan kemana ya " tanya mami nya Varel pingin mendengar pendapat keluarga calon besannya
Mendadak semua terdiam , memikirkan tempat yang akan mereka kunjungi
" Om , Tante , mama dan papa , bagaimana kalau kita jalan-jalan ke Maldives ? negaranya bagus loh , negara kepulauan yang masih berada di kawasan Asia ,sebelah berat daya India ,yang memiliki ke indahan alam menakjubkan ,terutama pantai nya yang berpasir putih dengan air laut biru bening seperti kaca , bukan saja ke elok pemandangan pemandangan lautnya ,atau permukaannya , tapi Maldives juga punya alam bawah laut yang cantik dan bertaburan spot untuk snorkeling maupun diving ,
di Maldives juga pernah di adakan pertemuan Kabinet di bawah air pertama di dunia , konferensi yang beda dari negara manapun juga yang biasa di adakan di hotel atau di gedung-gedung mewah. " ucap Vera mengusulkan dan menceritakan keunikan dan keindahan negara Maldives
" Wah benarkah itu Vera , seindah itukah negara tersebut ?" tanya mami Varel penasaran
" Benar Tante , sekarang wisata di Maldives lagi naik daun Tante , selain yang Vera ungkapkan di atas Maldives juga di catat dalam GUINNESS WORLD RECORD sebagai negara terindah dan paling datar di dunia dengan ketinggian maksimum 2,4 di atas permukaan laut. dan terdiri 1190 pulau yang sangat menakjubkan ke indahan nya " ucap Vera melanjutkan lagi ceritanya mengenai negara Maldives
" Mama jadi penasaran pengen segera datang ke Maldives setelah mendengar cerita Vera " ucap Felly pada anaknya sambi me angguk - anggukan kepalanya
" Iya nih , saya juga penasaran Felly , pengen segera ke sana " ucap mami Varel menambahkan
Ya , begitulah ma , Tante , selain tempatnya indah banget yang sudah terkenal sedunia ,penduduk nya juga sudah terkenal dengan 100% memeluk agama islam loh " ucap Vera menambahkan informasinya
" Masya Allah benarkah itu ? semakin ngak sabar untuk ke sana , pasti di Maldives sana bangunan masjidnya indah indah " ucap mami Varel lagi
" Iya so pasti sangat indah lah Tante mesjid - mesjidnya " jawab Vera lagi
" Baiklah , kalau begitu kita ke Maldives aja jalan-jalannya , dari Maldives kita langsung ke Indonesia bagaimana ?" ucap Bara memberikan usulannya
" Ok , saya setuju " jawab papa Vera Fito
__ADS_1
" Yee ,, asyiik,, kita jalan-jalan ke Maldives " teriak Varel berjingkrak merasa senang , dari tadi hanya diam menyimak , karena apapun yang di inginkan oleh Vera , dia pasti akan menyanggupinya
" Baiklah kalau begitu , kapan kita berangkat nya ? " tanya Bara kemudian
" Bagaimana kalau lusa saja ? besok kita persiapkan segala sesuatunya dulu " ucap Felly mama nya Vera
" Baiklah kalau begitu , deal lusa kita berangkat ke Maldives " ucap Bara lagi
Mereka pun ngobrol santai sambil sesekali tertawa senang
" Baiklah Felly , ini sudah siang banget , kami permisi dulu , sekalian mau mempersiapkan keberangkatan kita jalan- jalan ke Maldives dan sekalian pulang ke Indonesia" ucap mami Varel pamit undur diri
Baiklah Hanifah ,sampai jumpa lusa , langsung ke rumah ini aja ya , kita berangkat dari sini aja " usul Felly pada mami Varel
" Ok , baiklah , kami pulang dulu ya ?" ucap mami Varel lagi lalu merangkul Felly sahabat nya , cipika cipiki ,setelah itu beralih pada Vera calon mantu ke sayangannya , dan begitu juga dengan Bara, menyalami kedua orang tua Vera ,dan juga Vera
" Vera kak Varel balik dulu ya " ucap Varel menyalami Vera juga
Varel dan keluarganya berjalan ke arah pintu dan di iringi juga oleh Vera dan kedua orang tuanya , setelah tamu nya naik ke dalam mobil , mereka pun , Vera ,mama dan papanya melambaikan tangan pada calon besannya tersebut sambil tersenyum manis , setelah mobil menghilang dari pandangan, merekapun masuk kembali ke dalam rumah sambi menutup pintu rumahnya , dan kembali duduk di sofa
" Gimana Vera ? setelah di lamar ,apa Vera bahagia sekarang ? " tanya papanya
" Idiih ,, papa apaan sih tanya tanya begitu " ucap Vera malu dengan wajah yang bersemu merah
" Ya papa harus dengar sendiri loh dari mulut Vera , apakah Vera senang , bahagia setelah di lamar " jawab papanya tak mau kalah
" Benar apa yang di bilang sama papa sayang , mama juga pengen dengar juga dari mulut Vera , siapa tau Vera tadi terpaksa karena segan menolak lamaran nak Varel " ucap mama Vera menambah kan pertanyaan suaminya .
__ADS_1
" Tidak lah ma ,pa, Vera Bahagia kok setelah di lamar , bahkan bahagia sekali " jawab Vera menunduk malu mengakui perasaannya
" Alhamdulillah , kalau Vera bahagia , kami juga lebih bahagia karena sebentar lagi ,mama dan papa akan punya mantu , dan bahan punya cucu setelah itu " ucap papanya lagi penuh harap
" Papaaa,, papa omong apa sih , ? masih dini untuk bilangin cucu , Vera malu no paa !" ucap Vera setengah teriak dengan suara manja ,lalu hentakkan kakinya ke lantai seperti bocah kecil minta uang jajan
Mama dan papa Vera tertawa terbahak- bahak melihat tingkah anak semata wayangnya yang sudah dewasa itu
Udah ah ,, ayo kita makan siang dulu ah , nih perut sudah berdendang ria minta di isi " ucap mami Vera sambil berjalan ke arah dapur , melihat mamanya berjalan ke dapur , Vera pun ikut menyusul mamanya untuk membantu menyiapkan makan siang mereka
Sementara di jalan Varel dan kedua orang tuanya tidak langsung pulang , melainkan masuk ke rumah makan untuk makan siang juga
" Ayo kita makan siang dulu mi , pi , habis makan siang ini , kita belanja dulu ya untuk keperluan kita di Maldives nanti ,dan juga sedikit oleh oleh , besok kita tinggal berkemas kemas aja lagi , dan tidak perlu keluar rumah lagi , kita habis kan aja hari ini di luar rumah, ngak apa apa kan mi , Pi? " ucap Varel menjelaskan pada kedua orang tuanya
" Ya ,, ngak apa juga donk Varel , mami setuju setuju aja , besok kita tinggal kemas kemas dan setelah itu istirahat dengan tenang " jawab mami Varel pada anaknya
" Ya Varel , usulan kamu bagus juga , kita habis kan hari ini di luar untuk belanja , ingat Vera juga , kalau ada yang patut untuk Vera , belikan aja " ucap bara mengingatkan Varel sebagai bentuk melatih anaknya untuk memberikan perhatian Vera tunangannya
" Baik Pi , Varel akan lakukan apa yang papi bilang tadi " jawab Varel lagi
":Yuk cepat makan , biar tidak kesorean kira belanjanya " ucap mami Varel setelah makanannya telah siap di hidangkan oleh pelayan rumah makan tersebut
" Iya mi ,, ayo " jawab Varel sambi meraih makan siang nya tersebut untuk lebih dekat ke arahnya , merekapun makan dengan tanpa bicara , karena di dalam benak mereka sudah tersusun rencana selanjutnya
----------------------
Selamat sore semua reader nya Bunda pencinta Varel dan Vera , maaf ya beberapa hari ini bunda up nya satu bab perhari , dan waktunya sore , berhubung beberapa hari ini Bunda lagi kurang sehat , walau pun begitu, Bunda tetap usahakan up demi reader tercinta ,,
__ADS_1
Untuk suport Bunda , jangan lupa komentar dan like nya 🙏
Wassalam dan Terimakasih ,,,