Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
Bab 49 Packing packing


__ADS_3

" Kalau begitu kita belanja dulu ya pa , untuk keperluan kita di Maldives nanti " ucap Vera mengusulkan pada papanya



" Iya pa kita juga harus belanja dulu , soalnya kita kan mau langsung pulang ke Indonesia juga " ucap mama Vera menambahkan



" Baiklah kalau begitu , habis sholat ashar kita pergi shoping nya ya , kalau jam segini nanggung , soalnya tidak berapa jam lagi waktu sholat ashar sudah masuk" ucap papa Vera lagi



" Baik pa " jawab Vera lagi



Setelah sholat ashar Vera dan papa mamanya telah pergi meninggalkan rumah menuju pusat pembelanjaan di kota London . setelah sampai di sebuah mall yang cukup besar , mereka masuk mencari kebutuhan mereka untuk di perjalanan ke Maldives dan untuk oleh oleh juga untuk keluarga di Indonesia nanti



Vera dan Felly masuk ke toko baju santai untuk melihat lihat dulu , siapa tau ada yang mereka suka , soalnya mereka kan pengusaha garmen yang cukup terkenal , dan punya beberapa butik di kota London ini dan juga di Indonesia



" Ma , apa ada yang mama suka pakaian pakaian di sini ?" tanya Vera pada mamanya



" Masih belum Ver , kalau kamu ,? tanya mamanya Vera



" Vera mau ambil ini aja ma , satu stel baju sama celana , modelnya cantik " ucap Vera memperlihat setelan baju tersebut pada mamanya



" Bagus ya bajunya " ucap mama Vera sambil meraba stelan baju tersebut



Mereka terus berjalan mengitari mall tersebut sambil memperhatikan sekitaran mall



" Pa , papa mau belanja apa ? " tanya Felly pada suaminya


__ADS_1


" Papa masih lihat lihat ma , soalnya kalau masalah pakaian kita sudah punya semua , paling papa mau beli baju pantai aja , soalnya kita kan jarang sekali jalan jalan ke pantai " ucap papa Vera berpendapat



" Benar tuh apa yang papa bilang , mama juga mau beli baju pantai juga ah " ucap Felly lagi



" Yuk kita kesana " ucap papa Vera menunjuk ke arah toko baju yang beda dari toko - toko baju lainnya



Mereka pun berjalan ke arah yang tunjuk oleh Fito papanya Vera



" Wah ,, model bajunya unik- unik ya pa , cocok di pakai untuk jalan- jalan kemana aja , modelnya sederhana , bahannya bagus dan kelihatan elegant" ucap Felly sambil membolak balikkan baju tersebut



" Iya ma , kita ambil ini aja , kebetulan toko ini menjual baju pria dan wanita , jadi kita tinggal pilih aja " ucap papa Vera sambil melihat dan memperhatikan pajangan baju baju elegant tersebut



" Vera ,,mama sudah mendapatkan baju nya ,apa Vera sudah ?" tanya Felly pada anak gadisnya tersebut




" Ngak apa apa donk sayang , tadi mana juga ingat sama Hanifah ,tapi mama masih binggung untuk memilihkan modelnya seperti apa " jawab mama Vera sambil memasukan baju pilihannya ke troli belanjaannya , begitu juga dengan Vera juga memasukkan baju baju yang dia pilih ke troli



" Papa gimana ? " tanya Vera sama papanya yang lagi mencocok kan baju baju tersebut ke dadanya



" Sudah juga ni sayang , papa ambil 4 ,satunya untuk Bara , dan papa juga ambil celana 3/4 untuk di pasangkan dengan baju baju ini " jawab papa Vera sambil mengumpulkan baju dan celana pilihannya ,lalu memasukkan nya ke dalam troli yang di dorong oleh putrinya itu



Setelah puas berbelanja mereka pun lalu ke kasir dan membayar barang belanjaannya , kemudian Vera dan keluarganya meninggalkan mall besar tersebut



" Pa , kita singgah ke toko kue dan roti dulu ya pa " ucap Vera mengusulkan

__ADS_1



" Ok sayang , beli yang banyak ya untuk bekal kita di perjalanan " jawab papa Vera sambil tersenyum pada putri semata wayangnya



Begitulah , mereka menghabiskan sore mereka dengan berbelanja sepuasnya dan juga membeli sedikit oleh oleh untuk keluarganya di Indonesia nanti , mereka juga belanja keperluan dapur juga untuk makannya besok



Ke esokan harinya Vera dan mamanya sibuk packing - packing barang nya ke koper , kali ini mereka membawa begitu banyak barang , selain untuk ke Maldives juga untuk di bawa ke Indonesia , kepulangan mereka kali ini ke Indonesia pastilah agak lama dari biasanya , karena akan menjalani proses adat untuk acara lamaran dan pertunangan Vera anak semata wayang yang sangat mereka cintai



Setelah selesai packing barang , Vera dan mamanya lalu masuk ke dapur , untuk memasak makan siang mereka



" Ma , untuk perjalan kita besok , kita bawa masakan dari rumah juga ya ?" ucap Vera pada mamanya



" Boleh , kita masak makanan yang bisa tahan dua atau tiga hari ya ? dan lagi di pesawat kan dingin , jadi makanan kita bisa aman juga selama di perjalanan " jawab mama Vera yang menyetujui usulan putrinya itu



" Kita bawa otak - otak juga ya ma , kita goreng aja dari rumah dan kita tinggal bawa sambal nya aja " ucap Vera mengusulkan pada mamanya



" Ok sayang , kita bikin otak otaknya dari sekarang , besok pagi pagi sekali kita tinggal menggorengnya aja lagi ,dan memasukan ke kotaknya " jawab Felly bersemangat pada anak pada anak gadisnya itu



Vera dan mama nya bersemangat sekali memasak di dapur sambil membayangkan ke keberangkatan mereka ke Maldives



Hari yang di tunggu pun sudah datang , pagi pagi sekali Vera dan keluarganya sudah bangun ,setelah mandi dan sholat subuh Vera dan mamanya langsung ke dapur menyiapkan sarapan dan masakan yang akan mereka bawa untuk di nikmati di perjalanan nya di atas pesawat London menuju Maldives selama 10 jam 20 menit tersebut



Setelah selesai menyiapkan semuanya , mereka pun lalu sarapan pagi dengan tenang , habis sarapan mama Vera membereskan meja makannya dan mencuci lagi perabot makannya , Felly lalu membersihkan dapur nya ,karena akan meninggalkan rumahnya dalam waktu yang tidak di tentukan , selesai bersih bersih , Felly lalu membersihkan diri dan mandi lagi karena merasa berkeringat siap bersih bersih dapur nya tadi



Vera yang sehabis sarapan langsung masuk ke kamarnya untuk berdandan , Vera memakai celana jeans bewarna Beby blue dengan atasan switer bewarna putih gading ,sangat cocok dengan kulit Vera yang putih, lalu Vera menguncir tinggi rambut nya yang bergelombang dan menyisakan sedikit di pinggir - pinggir telinganya , lalu memoles wajah nya dengan sedikit bedak dan lipstik bewarna pink biar bibirnya kelihatan fresh dan tidak pucat , setelah memandangi dirinya di depan cermin , Vera lalu mengambil tas selempang yang biasa dia pake , lalu memasukan bedak ,lipstik dan dua handphone nya ke dalam beserta changer nya juga . merasa sudah tidak ada lagi yang di butuhkan di perjalannya Vera merapikan tempat tidurnya lagi lalu berjalan keluar menemui papa nya yang lagi memasukkan koper-koper mereka ke dalam bagasi mobil

__ADS_1


__ADS_2