
Udah masuk ke mobil semua nya pa ?" tanya Vera pada papanya
" Sudah sayang tinggal bekal makanan yang belum , tolong ambilin ya di dekat pintu ruang tamu " ucap bara pada putrinya sambil menyusun barang bawaannya di dalam bagasi
" Iya pa , bentar ya " ucap Vera lalu pergi mengambilkan yang di suruh papa nya barusan
" Ini pa , bagusnya di taruh di dalam mobil saja ,ngak usah di bagasi ,soalnya ini makanan pa " ucap Vera
" Ya , terserah Vera aja " jawab Fito sambil tersenyum pada putri cantiknya
Vera pun lalu menaruh bekal tersebut ke dalam mobil bagian job belakang
" Oh ya , siapa yang mengantarkan kita ke bandara hari ini ?" tanya Vera karena mobilnya harus di antar pulang ke rumah nya lagi
" Anak buah papa Vera , saat ini dia lagi di perjalanan menuju kesini , kita tunggu aja ya ?" jawab papa Vera lagi sambil melirik jam mahal yang melingkar di tangannya
drrrt drrrt drrrt Handphone di saku Fito papa nya Vera bergetar, Fito lalu melihat ada nama Bara di sana
" Ya Bara ada apa " tanya Fito pada Bara papi nya Varel sekaligus calon besannya itu .
" Kamu sudah siap Fit ? saya lagi on the way nih ke rumah kamu " ucap Bara di sebrang sana
" Sudah Bara , tinggal menunggu Felly yang lagi dandan dan juga menunggu anak buah saya yang juga lagi on the way ke sini " jawab Fito pada sahabatnya tersebut
Baiklah kalau begitu ,tunggu saya di sana " ucap bara lagi sambil mematikan handphone nya
Tidak lama menunggu Felly pun sudah keluar dari kamarnya dan menghampiri suaminya yang lagi berdiri di teras rumahnya
"Bagaimana pa ? apa anak buah papa sudah datang ? " tanya Felly pada suaminya
" Belum ma , dia lagi di jalan , begitu juga dengan Bara dan keluarganya " jawab papa Vera pada istrinya
__ADS_1
" Yeah , kita tunggu aja sebentar lagi , keberangkatan kita kan masih lama pa " ucap Felly lagi pada suaminya
" Vera , coba ingat ingat lagi , masih ada yang ketinggalan ngak ? jangan sampai nanti saat di perjalanan nanti , mendadak yang yang ketinggalan " ucap Felly mengingatkan putrinya
" Rasa rasanya kalau untuk Vera sudah tidak ada lagi ma , entah itu untuk papa dan mama " jawab Vera sambil mengingat ingat sesuatu , siapa tau ada yang ketinggalan
" Kalau menurut mama sudah tidak ada sih sayang " jawab mama Vera lagi
Dari depan tampak sebuah mobil memasuki halaman rumah Vera , setelah berhenti ,tampak seseorang keluar dari dalam mobil tersebut
" Good morning sir Fito , sorry my late "
" Selamat pagi pak Fito , maaf kan saya terlambat "
ucap orang tersebut pada Fito papa Vera
" is okay Ben , I want to go to the Maldives , and from there my family and I will go straight back to Indonesia , so please take us to the airport , after that bring my car back here , I'll give you the Luggage key my car is with you , please look after my house here , about your salary please come to my office and ask my representative there , understand ?"
" Ok sir , I understand , I Will look after your house while you are away "
" Baik tuan , saya mengerti , saya akan menjaga rumah tuan selama tuan pergi " jawab Beni orang kepercayaan Fito tersebut
Mendengar jawaban dari anak buahnya tersebut , Fito mengacungkan jempolnya pada sambil tersenyum .
beberapa saat kemudian mobil Bara pun juga memasuki halaman rumah Fito , setelah memarkirkan mobilnya Bara keluar dari dalam mobil tersebut
" Bagaiman Fit ? sudah siap semuanya ?" tanya Bara pada sahabatnya itu
" Sudah Bara , semua barang sudah masuk ke dalam mobil " ucap Fito lagi
Melihat Bara sudah datang , Felly dengan sigap mengunci pintu rumahnya tersebut , setelah itu mengandeng tangan Vera mendekati Bara dan suaminya
__ADS_1
" Pa ini kunci rumah kita , papa yang simpan aja gimana ?" tanya Felly pada suaminya
" Jangan kasihkan ke papa , mama aja yang simpan kuncinya " jawab Fito menolak
" Baik pa , biar mama yang simpan " jawab Felly lagi
" Karena sudah siap semuanya , sekarang mari kita berangkat " ucap Fito pada Bara dan semua yang ada di sana
Vera dan papa dan mamanya lalu masuk ke dalam mobil , begitu juga dengan Bara kembali lagi masuk ke mobil nya ,tidak ketinggalan Beni , setelah memeriksa semua pintu mobil dan bagasi mobil ,dia pun masuk ke dalam mobil ,menyalakan mesin mobil tersebut , lalu pergi meninggalkan rumah Bos nya tersebut , tentu sebelum menutup pintu pagar rumah Bos nya terlebih dahulu
Mobil Bara dan mobil Fito beriringan di jalan menuju Bandara HEATHROW London .
Dalam satu jam kedua mobil tersebut sudah memasuki pintu kedatangan bandara tersebut , setelah sampai di pintu lobby kedatangan tersebut , mobil mereka berhenti , merekapun turun dari mobil , Varel dengan sigap mengambil tiga troli untuk keluarnya dan keluarga Vera , lalu Varel menyusun koper kopernya di troli tersebut , begitu juga dengan Fito , dengan di bantu oleh anak buahnya Beni , juga menyusun koper dan barang bawaannya di sana , setelah itu Beni pun meninggalkan bandara Heathrow tersebut pulang ke rumah Bos nya untuk mengembalikan mobilnya ke dalam bagasi rumah tersebut .lain dengan mobil yang di tumpangi oleh Bara dan keluarganya , mobil itu langsung pergi meninggalkan bandara setelah barang barang Bara jadi turunkan ,karena mobil tersebut adalah mobil yang di sewa oleh Varel selama dia berada di London ini
Setelah selesai merekapun masuk ke dalam untuk melakukan check in untuk keberangkatannya yang tinggal satu jam lagi .
Setelah melakukan check in ,mereka semua naik ke lantai dua gedung bandara tersebut menuju ke ruang tunggu
" Hanifah , yuk kita cari tempat duduk di sebelah sana aja " ucap Felly mengajak Mama nya Varel untuk duduk di tempat yang dia tunjuk
" Baik , ayo kita ke sana " jawab Hanifah lalu mengikuti Felly dan Vera berjalan ke arah tersebut
Varel Fito dan Bara hanya mengikuti saja kemauan wanita wanita yang mereka cintai tersebut
" Vera , Tante tidak menyangka , kamu sangat cantik sekali hari ini sayang , kecantikan kamu alami dan sangat luar biasa , Tante jadi tidak sabar menunggu hari H kalian " ucap Hanifah memuji Vera , kagum melihat kecantikan calon mantunya tersebut
" Duh Tante , memujinya berlebihan deh " ucap Vera malu malu
" Tante tidak memuji sayang, tapi itu kenyataan " ucap mami Varel lagi sambil megenggam tangan calon mantunya tersebut
Felly yang melihat putrinya malu malu , ikut tersenyum memandangnya
__ADS_1