Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
bab 95 Cerita Marshcel 2


__ADS_3

"Terus apa dia tidak menangis lagi setelah kamu **** seperti itu ?" tanya Varel lagi


" Kali ini tidak bos, saya minta maaf setelah itu padanya karena telah berani kurang ajar mengambil ciuman pertamanya " jawab Marshcel


" Terus dia maafin kamu?" tanya Varel lagi


" Iya Bos , dia maafkan saya , karena awalnya bukan di sengaja juga, dan setelah itu saya mengambil sikap, menawarkan pada Monica untuk jadi pacarnya, walaupun tidak punya rasa , tapi dengan sama-sama ciuman pertama kamu, itu bisa untuk menumbuhkan rasa, dan jika rasa itu tidak hadir dalam 3 bulan ke depan ,kita akan pisah " lanjut Marshcel bercerita


" Terus sekarang kalian pacarannya coba-coba donk kalau begitu " ucap Varel menebak


" Awalnya begitu sih bos , tapi di hari kedua sudah ngak lagi " jawab Marshcel


" Kok ngak lagi? , kalian putus "? tanya Marshcel lagi


" Tidak bos, kita sudah benar-benar pacaran " jawab Marshcel sambil tersenyum


" Kok bisa? baru dua hari Jan ? " tanya Varel heran


" Iya bos baru dua hari, kemaren sehabis mencari sample , saya ajak Monica nonton film di bioskop, filmnya komedian, mungkin karena suasana gelap atau apalah, saya mencium Monica lagi , dan dia tidak menolak , saya bahkan sempat mendaki dan merayap di bukit kembarnya juga, tetapi Monica diam aja, dan tidak marah , mungkin dia shok atau apalah saat saya merayap di sana, di situlah saya semakin menyukai Monica dan merasa kecanduan dengan bibirnya , mungkin itu karena hal pertama dalam hidup saya, begitu juga dengan Monica , setelah kami membicarakan perasaan kilat kami, ternyata perasaan Monica sana dengan saya ,dan akhirnya kami resmi pacaran yang sesungguhnya " ucap Marshcel meakhiri ceritanya


" Hebat kamu ya Cel, di hari kedua sudah berhasil mendaki ke gunung kembar, saran saya , seriuslah dan cepatlah bawa hubungan itu ke pelaminan , takutnya kalian khilaf dan merusak segel anak gadis orang nanti " ucap Varel menyarankan


"Insyaallah Bos, setelah bos saya akan menyusul , do'a kan aja , saya tau batas saya bos, kalau sekedar ciuman dan mendaki gunung tidak masalah kan " jawab Marshcel sambil tersenyum mengedipkan sebelah matanya


" Dasar otak mesum" jawab Varel sambil melemparkan pulpen ke kening adik sepupunya itu


" Idiih si bos bilang saya mesum, pake main lempar pulpen, coba sendiri deh bos sama kakak ipar , kan sudah tunangan juga tuh , tidak masalah juga mau mendaki gunung atau mau bercocok tanam sekalian , dia kan sudah masuk kerja tuh , dan lagi ruangannya mendukung kok untuk itu " jawab Marshcel menggoda sepupunya itu


" Sudah ah, saya mau kerja, keluar sana " usir Varel pada sepupu merangkap asisten pribadinya itu


" Ok , saya akan keluar , ingat kata-kata saya ya bos, cepat temui kakak ipar, ajak dia mendaki gunung atau bercocok tanam, hanya itu penyedap hubungan , tidak mau bercocok tanam , ngak masalah, cukup survei lahannya aja dulu " ucap Marshcel lalu berjalan keluar dari ruangan Varel

__ADS_1


" Dasar ,begini nih, kalau tidak pernah dekat dengan wanita, baru dekat sudah pacaran dan main sosor aja kayak bebek di Empang " ucap Varel bicara sendiri sambil membuka Leo top nya dan mulai bekerja


Tok tok tok pintu di ketuk dari luar


" Masuk "


" Selamat siang pak , ada CEO dari perusahaan Garuda Sakti ingin bertemu " ucap Stella


" Perusahaan Garuda Sakti pemilik rumah sakit mewah itu kan? " tanya Varel lagi


"Iya pak Levi " jawab Stella lagi


" Baik silahkan suruh dia masuk " jawab Varel lagi


" Baik pak" jawab Stella sambil keluar dari ruangan tersebut


" Selamat siang Pak " ucap pemilik perusahaan Garuda Sakti menyalami Varel


" Siang juga, silahkan duduk" jawab Varel mempersilahkan tamunya duduk


" Alhamdulillah kabar baik, begini ya pak Levi, saya kesini mengabarkan ,kalau pengerjaan proyek rumah sakit saya sudah sesuai dengan target, dan saat ini sudah 45 persen pengerjaannya , saya mau merubah atau menambah sedikit bangunannya, yaitu menambah di samping rumah sakit tersebut sebuah penginapan kecil yang mewah lima lantai,khusus untuk keluarga pasien yang dari luar kota , dan saya mau rancangan gambarnya di kerjakan oleh orang yang sama dengan rancangan rumah sakit saya " ucap Kevin sang CEO menjelaskan maksud kedatangan nya


" Baiklah pak Kevin , terlebih dahulu saya akan suruh kariawan saya di bidang itu untuk survei lahannya dulu , setelah itu baru rancangan gambarnya di kerjakan " jawab Varel lagi


" Silahkan di minum pak " ucap Stella membawakan tamu nya secangkir teh manis dan sedikit Snack


" Iya terimakasih Bu " jawab Kevin lagi


" Sama-sama pak" jawab Stella lalu keluar dari ruangan tersebut


" Silahkan di minum tehnya pak Kevin " ujar Varel lagi

__ADS_1


" Baik , ucap Kevin sambil meraih cangkir teh dan meminumnya ,yang sengaja di bikin tidak terlalu panas


" Baiklah pak Levi , sebelum saya pergi ,saya pingin utarakan niat saya yang ingin berkenalan dengan arsitek rumah sakit mewah saya , soalnya lucu kan kalau saya tidak kenal dan tidak pernah ketemu dengan arsitek perancang rumah sakit mewah saya, bolehkan?" ucap Kevin serius


Mendengar niat Kevin, Varel jadi berfikir sejenak, benar juga apa yang di ucapkan oleh kliennya itu, masa iya kliennya itu tidak kenal dengan arsitek rumah sakit mewahnya yang memakan biaya ratusan milliar itu


" Oh itu , boleh pak Kevin, apa mau ketemu sekarang atau hari lain?" tanya Varel lagi


" Begini , satu Minggu lagi saya datang lagi ke sini ,setelah proyek yang saya bilang tadi di survei ,lalu rancangan gambarnya telah siap , kalau sekarang,setelah ini saya ada pertemuan lain lagi " ucap Kevin menjelaskan


" Baiklah pak Kevin, nanti setelah makan siang, saya suruh anak buah saya survei tempatnya ,dan silahkan datang lagi setelah rancangan gambarnya selesai " jawab Varel lagi


" Baiklah kalau begitu pak Varel , saya pamit dulu , kabari segera ya jika rancangan gambarnya sudah selesai " jawab Kevin lagi sambil menyalami Varel ,lalu segera keluar dari ruangan direktur utama tersebut


"'Gila , tajir banget tuh pak Kevin , sudah bikin rumah sakit gede dan mewah, malah mau bikin penginapan mewah untuk keluarga pasien lagi , emang orang kaya ada aja ide cemerlangnya untuk mencari duit " ucap Varel bicara sendiri mengagumi kliennya pak Kevin Adi Negoro


' Oh iya sudah hampir jam dua belas , saya mau pesan makan dulu , setelah itu baru ke ruangan Vera untuk makan' ucap Varel di dalam hati, lalu mengeluarkan ponselnya dan memesan makan siangnya dan Vera , setelah itu dia mencari kontak nama calon istri lalu memanggilnya


" Hello sayang, makan siang kita sudah mas pesan, di tunggu ya, sebentar lagi mas turun ,mas minta maaf tidak datang ke rumah semalam, karena takut meganggu istirahat kalian yang capek siap melakukan perjalanan dari Bandung " ucap Varel setelah panggilannya tersambung


" Baik mas, Vera ngerti kok, Vera tunggu ya " ucap Vera lalu mematikan sambungannya


_____________________


Assalamu'alaikum , selamat siang pembaca setia " Kisah Cinta Varel dan Vera "


terimakasih ya sudah mengikuti ceritanya , jangan lupa beri nilai atau kasih bintang, like dan komennya ya untuk penyemangat Bunda menulis biar lebih semangat lagi


Dan jangan lupa baca novel terbaru bunda ya


MEMACARI ISTRI SENDIRI

__ADS_1


yang sudah up tapi masih di review oleh pihak NT


wassalam dan terimakasih 🙏


__ADS_2