Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
Bab 93 Dua Rasa Yang Sama


__ADS_3

Mendapat perlakuan seperti itu Monica diam saja, apa lagi saat Monica mencium aroma maskulin yang keluar dari tubuh Marshcel , Monica merasakan hangat dan kenyamanan di hati nya, Monica menunduk malu saat wajahnya di pandangi oleh Marshcel


" Jangan menunduk sayang, lihat mas nya donk " kata Marshcel sambil  memegang ujung dagu Monica dengan jari telunjuknya dan menaikkan dagu nya Monica


" Sayang ,,mas suka dengan sikap manja mu tadi , dan mas juga suka melihat sikap malu-malu mu ini, tambah cantik aja di matanya mas, dan mas semakin suka dan akan semakin merindukan kehadiran Nica di samping mas " ucap Marshcel bicara apa adanya sambil mencium kening  Monica lagi , lalu mencium bibir gadis tersebut dengan lembut, Monica hanya diam saat Marshcel mengecup bibirnya, dengan mencium bau tubuh maskulin Marshcel , Nica tak kuasa menolak ciuman tersebut, bahkan tanpa Nica sadari , dia membuka mulutnya pelan, memberi ruang pada marshcel untuk menciumnya lebih dalam lagi, dengan tangannya yang masih memeluk tubuh Monica dari samping, perlahan tangan tersebut mulai naik ke atas merayap mendaki dua gunung kembar yang padat dan kenyal itu , setelah sampai di puncak tangan tersebut mulai mengusap dan meremas perlahan lahan , satu sisi hati Monica pengen menolak dan memukul tangan nakal tersebut karena telah berani merayap dan meremas gunung kembarnya, tapi hatinya yang lain memerintahkannya untuk diam menikmati hal pertama dalam hidup nya ini


" Each ,, sudah mas Nica malu , nanti di lihat orang " ucap Monica melepaskan ciuman nya sambil memegang tangan nakal Marshcel, lalu menjauhkannya dari gunung kembar tersebut


" Maafkan mas sayang , tidak tau kenapa , setelah mencium Nica pertama kali, mas kecanduan jadinya , dan saat mas pegang sepasang gunung ini , rasanya mas sudah tidak ingin jauh dari Nica kali ,mas sayang sama Nica " ucap Marshcel lalu mencium kening Monica, lalu merangkul bahu gadis itu dan  menyandarkan kepalanya ke bahunya yang bidang untuk melanjutkan menonton film yang lagi di putar di hadapan mereka


Monica hanya pasrah dengan perlakuan Marshcel itu padanya , karena di dalam hati, Monica merasa beruntung bisa dekat dengan Marshcel dan berharap ini tidak mimpi dan akan seperti ini untuk selamanya.


Sesekali Marshcel menyuapi Monica Snack yang dia beli tadi dan begitu juga dengan Monica juga sesekali menyuapi Marshcel Snack yang mereka pegang


Setelah kejadian itu mereka menonton sambil tertawa, tapi tangan Marshcel yang sebelah kanan tetap masih merangkul pinggang Monica dari samping , Monica tidak menepisnya karena merasa aman di rangkulan lelaki tampan tersebut , mereka berdua begitu bahagia menikmati sisa film komedi tersebut, mereka selalu tertawa ,sesekali mereka berdua saling pandang dan saling tersenyum , merasa dunia ini menjadi milik mereka berdua


Dua jam kemudian filmnya pun selesai di tayangkan, penonton berdesakan berjalan ke arah pintu keluar


" Sayang ,,santai saja,tidak usah ikut berdesak-desakan kayak mereka " Marshcel menahan tangan Monica


" Iya mas " jawab Monica patuh


Akhirnya merekapun  sudah berada di luar bioskop  dekat ruang tunggu yang cukup rame itu


Tiba-tiba ada tiga lelaki tampa yang mendekati Marshcel


" Hey Marshcel ,, kamu nonton di sini juga ya "

__ADS_1


Marshcel lalu melihat ke arah suara yang menyebut namanya itu


" Ehh kalian, iya nih habis nonton dan barusan filmnya kelar " kata Marshcel sambil menggenggam  terus tangan Monica dari dalam bioskop tadi.


Lalu mata teman-temannya melihat ke arah Monica yang di genggam tangannya oleh Marshcel


" Ini adik kamu ya Cel? cantik sekali, kenalin donk  sama kita- kita " ucap salah seorang teman Marshcel yang bernama Toni


" Iya Cel , kenalin donk" ucap temannya yang lain


Mereka semua adalah teman-teman marshcel waktu kuliah dulu , mereka tau kalau Marshcel tidak pernah pacaran dan bersikap dingin pada semua cewek, dan mereka juga tau kalau Marshcel punya satu saudara perempuan , tapi mereka hanya sekedar tau saja dan tidak pernah ketemu. mereka yakin dengan melihat perlakuan Marshcel pada Monica yang sangat menjaga gadis di sampingnya ,itu adalah saudara perempuannya


" Enak saja minta di kenalkan, ogah " jawab Marshcel kesel, ada rasa cemburu di hatinya


" Pelit amat sih kamu Cel minta di kenalkan saja tidak mau "


" Biarin pelit masalah buat kalian  " jawab Marshcel


Karena merasa tidak enak, sambil melangkah  Monica meanggukkan kepalanya sambil tersenyum ke arah teman-teman marshcel tanda pamit


Marshcel dan Monica berjalan menuju ke parkiran dimana mobil Marshcel di parkir


" Sayang,,, karena ini sudah malam , jam tujuh an, mas langsung antar pulang aja ya ? soalnya tidak enak sama mama Nica di rumah " ucap Marshcel sambil menghidupkan mesin mobilnya


" Terserah mas Marshcel saja, Monica menurut saja "  ucap Monica sambil tersenyum


Monica adalah gadis polos dan gadis manja di keluarganya, walaupun dia sudah bergelar arsitek , tapi bila di luar jam kantor , tampak sekali sifat polos dan sifat manjanya itu, dan Marshcel juga menyadari sifat Monica itu

__ADS_1


" Sayang , sebelum jalan , sekali terimakasih ya atas waktu hari ini , terimakasi sudah memberi mas kesempatan untuk dekat dengan Nica , mas nyaman sayang , dan mas rasa mas sudah jatuh cinta sejak pertama mencium Nica di mobil kemaren, dan untuk kedepan kita tidak usah menjadi pacar coba-coba lagi, tapi kita pacaran yang sesungguhnya, bagaimana menurut Nica ? apa perasaan Nica sama dengan perasaan mas ?" ucap Marshcel bicara dari hati kecilnya sambil megenggam jemari Monica


" Baiklah mas Marshcel, mulai hari ini kita pacaran yang sesungguhnya, walaupun kita baru dekat, tapi Monica juga merasakan kenyamanan, dan perasaan yang sama dengan mas , Nica harap mas serius dan tidak main-main dengan hubungan ini ,bila mas serius ,maka Nica pun akan lebih serius dan akan berikan cinta dan jiwa raga ini buat mas " ucap Monica bicara jujur dari dalam lubuk hati terkecilnya pada Marshcel


Mendengar ucapan Monica itu , Marshcel senang bukan main , lalu reflek memeluk Monica


" Terimakasih sayang , percayalah, mas serius mau menjalin hubungan ini dengan Nica , mas juga akan mencintai Nica seorang, dan siap menyerahkan jiwa dan raga ini buat Nica , percaya pada mas ya sayang ?" ucap Marshcel bahagia sambil menciumi kening dan pipi Monica lembut dan rasa haru juga


" Mas , satu lagi , Nica mau di hubungan ini, kita harus saling terbuka, tidak ada ke rahasiaan di antara kita, apapun itu masalahnya , bisa mas?" ucap Monica lagi


" Baik sayang, mas akan turuti maunya Nica " ucap Marshcel lalu mencium bibir gadis itu lagi dengan lembut ,dan Monica lagi lagi tidak menolaknya , begitu kali ya orang dewasa berpacaran , ehehee


"Yuk sayang, kita pulang, udah malam " ucap Monica setelah lima menit menerima ciuman lelaki tampan yang sudah menjadi pacarnya itu


" Baik sayang " jawab Marshcel sambil mengusap bibir Monica yang basah bekas ciumannya , lalu merapikan baju bagian depan gadis tersebut karena ulah tangan nakalnya


Tak lama kemudian mobil Marshcel sudah memasuki halaman rumah Monica


+++++++++++++


Selamat siang semuanya , terimakasih ya sudah membaca novel Bunda "Kisah Cinta Varel dan Vera "


jangan lupa like dan kasih bintang ya sebagai penyemangat Bunda menulis untuk lebih baik lagi .


Dan jangan lupa baca novel baru Bunda juga ya yang berjudul


" MEMACARI ISTRI SENDIRI"

__ADS_1


yang mulai tayang besok


Terimakasih ,,, dan wassalam 🙏


__ADS_2