
" Baiklah pak penghulu,, mari kita mulai acara akat nikahnya " jawab Bara lagi
" Baik , silahkan wali nikah nya berjabat tangan dengan mempelai prianya " ucap Pak penghulu lagi memberikan arahan
Fito papanya Vera lalu menjabat tangan Varel
" Bismillahirrahmanirrahim , Saya nikahkan dan kawinkan anak kandung saya , yang bernama Vera Rosalina Putri binti Fito Hermawan dengan Varel Palevi Prasetyo bin Bara Prasetyo dengan mahar seperangkat alat sholat di tambah satu set perhiasan berlian seberat delapan puluh lima gram di bayar tunai " ucap Fito papanya Vera
" Saya terima nikah dan kawinnya Vera Rosalina Putri binti Fito Himawan dengan mahar seperangkat alat sholat di tambah satu set perhiasan berlian seberat delapan puluh lima gram di bayar tunai " jawab Varel dengan satu tarikan nafas
" Sah ,, sah ,, sah " jawab para saksi dan hadirin yang menyaksikan Akat tersebut
'' Sekarang pada mempelai silahkan memasangkan cincin kawinnya ke pasangannya'' ucap pak penghulu lagi
Varel lalu mengeluar kan kotak beludru dari dalam saku jas nya, lalu membuka kotak yang berisi sepasang cincin kawin itu , lalu memasangkan nya di jari manis Vera, dan begitu juga dengan Vera, juga memasangkan cincin yang satunya lagi pada jari manis Varel .
Setelah itu Varel mencium kening Vera dengan lembut , dan Vera kemudian menyalami Varel lalu mencium dengan takzim punggung tangan suaminya itu.
'' Baiklah untuk selanjutnya silahkan kedua mempelai sungkem pada kedua orang tua dan mertuanya, juga pada kakek neneknya jika ada'' ucap pang penghulu lagi
Lalu Varel dan Vera melakukan sungkem kepada masing- masing orang tuanya, lalu pada mertuanya, dan setelah itu baru pada kakek dan neneknya
'' Baik silahkan kedua mempelai menanda tangani dua surat nikah ini sebagai tanda kalian sudah sah menjadi suami istri '' ucap pak penghulu lagi
Varel dan Vera pun menanda tangani sertifikat nikah dari pak penghulu tersebut
__ADS_1
''Baik terima kasih, harapan kami semoga , kalian berdua bisa membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah, dan maaf, karena masih ada pasangan yang akan saya nikah kan hari ini, saya mohon pamit dulu'' ucap pak penghulu itu lagi lalu menyalami para keluarga inti kdua mempelai, setelah itu pergi meninggalkan ruangan akat nikah tersebut
Selah itu kedua mempelai di gandeng dan di iringi oleh para Bridesmaids dan Groomsmen yang berpakaian seragam pesta menuju ke pelaminan yang tidak jauh dari ruangan akat nikah
Para Bridesmaids dan Groomsmen terdiri sahabat-sahabat dan teman wanita Vera dan Varel di kantor dan dari kalangan kedua keluarganya juga, termasuk dengan Monica, Vani, Dewi, Rina, Raya, Riki, Anto , Rehan , Marshcel, Mike dan lain-lain yang bertugas sebagai , membantu persiapan pernikahan, mempersiapkan bridal shower, teman curhat pengantin, menjaga barang-barang pengantin, dan memastikan kedua pengantin tidak kelaparan
Setelah sampai di atas pelaminan, Vera di duduk kan secara perlahan , dan Varel juga ikut duduk di sampingnya, setelah itu para Bridesmaids meninggalkan pelaminan dan melakukan tugas yang lainnya juga
Jarum jam sudah menunjukan ke angka sepuluh , dan para undangan sudah mulai berdatangan, Para tamu di persilahkan duduk sebelum mengambil nasi dan lauk sendiri di prasmanan yang telah di sediakan, yang dilayani oleh para catering yang juga berpakaian pesta tersebut, sebuah catering yang masakan nya sudah terkenal enak di kota tersebut
Setelah para tamu makan dan mencicipi cuci mulut seperti buahan, kue, agar atau puding , lal mereka duduk santai sejenak, ada yang foto selfi , dan juga ada yang bicara sambil bercanda, setelah itu mereka naik ke panggung pelaminan untuk mengucapkan selamat pada kedua penganten
Dan acara resepsi pernikahan ini bukan makan minum aja , tapi juga ada acara hiburan Band dari artis ternama dan juga ada acara tarian daerah dari kampung halaman kedua mempelai, jadi acara pernikahan Varel dan Vera ini sangat mewah dan meriah sekali dengan tiga ribu undangan
Di pelaminan Vera nampak sudah kecapean menyalami tamu dan juga berfoto dan Selfi dengan para tamu dan sahabat nya dan sahabat Varel
'' Ini mas, kaki dan betis Vera sakit, mungkin karena Vera tidak biasa memakai hills setinggi ini'' jawab Vera jujur pada suaminya
''Oh begitu ya sayang,,, kalau begitu Vera duduk aja, ngak usah berdiri lagi bila ada yang mau mengajak selfi dan foto bareng'' ucap Varel merasa kasihan pada istrinya itu sambil melirik ke jam tangannya yang menunjukan jarum ke angka tujuh malam
'' Tapi mas, kaki Vera sudah perih dan sakit banget nih '' jawab Vera lagi
' Yah mas ngerti sayang, ini sudah jam tujuh, kita tunggu satu jam lagi ya, baru kita istirahat' jawab Varel membujuk istrinya, tidak enak juga bila dia dan Vera meninggalkan pelaminan saat tamu-tamunya lagi rame begini
Satu jam kemudian Hanifah dan Felly mendekati anak-anak mereka
''Bagaimana Vera , capek ?'' tanya Hanifah pada mantunya itu
__ADS_1
''Iya nih mi, kaki dan betis Vera sakit banget, mungkin karena Vera tidak biasa pake hills ini'' ucap Vera menjelaskan
'' Coba sini mama lihat sayang'' ucap Felly khawatir sambil menyingkap pakaian Vera di bagian kakinya
'' Aduh sayang, kakimu lecet nak, pantes aja sakit'' ucap Selly kaget
''Kalau begitu kalian istirahat aja di kamar , ngak apa-apa kok bila pelaminan kosong, para tamu pasti mengerti kelelahan kalian dari tadi sudah berdiri di sini, Varel, bawa Vera istirahat ke kamar '' ucap Hanifah mengambil keputusan, kasihan melihat mantunya sudah kecapean dan menahan sakit di kakinya
'' Baik mi , Varel akan bawa Vera istirahat '' jawab Varel sambil mengandeng tangan Vera lalu meninggalkan pelaminan tersebut
'' Hat-hati jalannya sayang, tidak usah terburu-buru'' ucap Varel mengingatkan
Mereka lalu naik ke lift ke lantai atas, di mana kamar penganten meraka telah di sediakan
Setelah sampai di depan pintu kamar, Varel lalu mengeluarkan kartu Card elektroniknya untuk membuka pintu kamar tersebut, setelah pintu nya bisa dibuka, Varel dan Vera pun masuk ke dalam dan menutup pintunya kembali
'' Ayo sayang duduk di sofa ini'' ucap Varel sambil menuntun istrinya dudk di sofa , dan Vera hanya patuh dan menuruti aja
Setelah duduk di sofa, Vera lalu melepas sepatunya tersebut sambil meringis
Varel lalu berjalan ke kamar mandi lalu membasahi saputangan nya untuk mengompres lecet di kaki istrinya itu
''Sini sayang,, mas kompres kakinya yang lecet itu'' ucap Varel sambil duduk di samping Vera lalu mengambil ke dua kaki Vera dan menaruhnya di atas pahanya, lalu mengompres nya dengan pelan dan hati-hati sekali
''Aduh ,,,perih mas '' Ucap Vera meringis menahan sakit
'' ya sayang, tahan perihnya sebentar, nanti juga akan hilang sakitnya '' jawab Varel sambil terus mengompres
__ADS_1