
Tepat lima belas menit kemudian, pesawat pun telah mendarat dengan selamat ,sambil menunggu penumpang lain turun
Varel mengeluarkan ponselnya , dan mengabari orang tuanya lewat chat ,kalau pesawatnya telah mendarat dengan selamat , dan begitu juga Vera juga ikut mengabari papa dan mamanya
Varel dan Vera ,kemudian menurunkan barang bawaannya yang mereka taruh di kabin pesawat. setelah semua barang mereka berada di bawah , lalu mereka pun turun di pintu pesawat bagian depan ,karena posisi bangku mereka dekat ke pintu depan pesawat
Varel dan Vera beriringan berjalan di koridor atau lorong menuju ke ruangan gedung yang di arahkan oleh pihak bandara untuk menunggu barang barang mereka keluar dari bagasi pesawat yang mereka tumpangi tadi , setelah sampai di ruangan yang cukup luas itu , mereka mencari tempat pengeluaran barang mereka dari bagasi yang sesuai dengan nama dan nomor pesawat yang mereka tumpangi sambil mendorong troli , Varel dan Vera menunggu barangnya di dekat meja besar berputar tersebut
" Setelah kurang lebih satu jam menunggu , akhirnya barang mereka keluar dari bagasi tersebut , Varel dan Vera menaikan koper koper mereka ke atas troli , setelah kelar semuanya , mereka pun menuju ke pintu keluar dan menyerahkan nomor bagasi nya pada petugas tersebut , setelah petugas mencocokan nomor penerbangan dengan nomor bagasinya , merekapun lalu keluar dari pintu tersebut
Varel dan Vera naik taxi menuju ke hotel yang telah di boking oleh orang tua mereka, sebuah hotel bintang lima yang terletak di pusat kota Swiss
Hanya menempuh waktu satu jam dari bandara, akhirnya Varel dan Vera sudah sampai di hotel yang dia maksud
Varel lalu mengisi daftar buku tamu di hotel tersebut, setelah mendapatkan kunci kamarnya, Varel dan Vera naik ke lantai atas untuk mencari kamar nya yang sesuai dengan nomor kartu elektronik yang di pegang nya , dan di belakang Varel dan Vera ada petugas hotel membawakan koper-koper Vera dan Varel
" Ini kamar kita sayang " ucap Varel pada Vera sambil membuka pintu kamar tersebut
Vera dan Varel lalu masuk ke kamar mewah tersebut, di ikuti juga oleh pesuruh hotel yang membawakan barang-barangnya
" Thank you " ucap Varel pada pesuruh hotel tersebut
Setelah pesuruh hotel keluar dari kamar, Varel lalu menutup pintu kamar nya kembali
" Sayang, biar segar, lebih baik kita mandi dulu , setelah itu baru istirahat " ucap Varel mengusulkan
" Baik mas , badan Vera juga sudah ngak nyaman lagi rasanya , kalau begitu Vera duluan mandi ya mas " ucap Vera
__ADS_1
" Baiklah sayang, mandinya berendam sama air hangat ya , biar pegalnya hilang, sementara mas akan menyusun pakaian kita ke dalam lemari " jawab Varel sambil membuka salah satu koper, lalu menyusunnya ke dalam lemari pakaian
" Jangan mas , biar Vera aja yang melakukannya, menyusun kain ke dalam lemari, itu pekerjaan wanita mas " ucap Vera melarang , dan ngak enak rasa sama suaminya
" Ah,, ngak apa-apa sayang, ini kan pakaian kita berdua, jadi ngak masalah, Vera mandi aja sana ," jawab Varel sambil memberikan handuk dan perlengkapan mandi ke tangan istri cantik nya itu
" Tapi Vera ngak enak mas, mas istirahat aja dulu sambil menunggu Vera mandi " ucap Vera manja
" Sudah mas bilang, ngak papa sayang , sekarang mandi dulu " ucap Varel sambil mengecup bibir vera, lalu mengendong Vera ke kamar mandi , lalu mendudukkan Vera di atas toilet , Varel lalu menolong Vera mengisi bathtup dengan air hangat dengan suhu yang sudah dia atur
" Sudah siap , sekarang Vera berendam dulu, mas mau melanjutkan untuk menyusun pakaian kita " ucap Varel pada istrinya tersebut
" Baik mas , terimakasih ya sayang " jawab Vera sambil tersenyum
" Masama sayang" jawab Varel lalu mengecup pipi Vera , lalu keluar dari kamar mandi
Vera mandi berendam dengan air hangat ,biar pegal-pegalnya selama di perjalanan hilang , setelah cukup lama berendam Vera membilas tubuhnya dengan air shower , setelah itu Vera memakai handuk dengan melilitkannya di dada dan di kepalanya , lalu keluar dari kamar mandi
Vera duduk di depan cermin rias sambil mengeringkan rambutnya deng heir dryer , setelah itu mendekati Varel suaminya
" Mas , bangun mas , Vera sudah siap mandi , sekarang mas mandi dulu ya , setelah itu baru lanjut istirahatnya " ucap Vera membangunkan Varel suaminya dengan menepuk-nepuk pelan pipinya
Varel perlahan membuka matanya, dan melihat Vera telah selesai mandi, dan masih memakai handuk melilit di dadanya
" Mandi dulu ya sayang " ucap Vera lagi menunggu Varel untuk bangkit
" Iya sayang, mas akan mandi, tapi kis dulu donk " ucap Varel sambil menunjuk pipi dan bibirnya
__ADS_1
" Mas , kalau kis dulu, yang ada mas ngak jadi mandi lagi , malas ah" jawab Vera sambil mengerucutkan bibirnya
" Ayolah sayang, mas janji hanya kis aja kok " ucap Varel sambil meraih tangan istrinya tersebut , lalu bangkit dari tidurnya dan duduk di sofa sambil mendudukkan Vera di sampingnya
" Ayo sayang " ucap Varel lagi sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Vera
" Aduh ,,mas maksa banget, baik, sekarang mas merem " ucap Vera terpaksa mengikuti maunya sang suami
Setelah Varel merem , pelan-pelan Vera melingkarkan tangannya di leher Varel , lalu mengecup ke dua pipi Varel dengan lembut , lalu berpindah ke bibirnya
Varel begitu meresapi ciuman yang jarang-jarang di di mulai atau di berikan oleh istrinya tersebut , Varel membalas kecupan Vera dengan lembut sambil memeluk tubuh Vera
" Udah ya mas ?" ucap Vera setelah menuruti kemauan suaminya tersebut
" Belum sayang" ucap Varel lalu mengecup bibir Vera lagi lalu turun ke leher Vera, dan terus ke gunung kembar yang sudah lepas dari handuk penutupnya ,Vera tidak bisa menolak dan membiarkan suami nakalnya itu mengobok-obok gunung kembarnya
" Mas , bukannya Vera tidak mau, tapi mas mandi dulu ya, kan masih banyak waktu untuk kita " ucap Vera mengingatkan Varel sambil mengusap kepala suaminya itu
" Baik sayang , makasih ya sayang , I love you " ucap Varel sambil mencubit puncak hidung istrinya, lalu berjalan ke kamar mandi
Vera hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah suami tersayangnya itu , lalu berjalan ke arah lemari pakaian dan mengambil satu stel pakaian untuknya dan untuk suaminya Varel
Setelah berpakaian, Vera lalu duduk kembali di meja rias untuk merias dirinya dengan sedikit bedak dan lipstik biar lebih fresh dan lebih menarik di mata suaminya
Setelah itu Vera duduk di tepi ranjang sambil membuka ponselnya dan berselancar di dunia maya
" Sayang, ini baju untuk mas pakai sekarang ya ?" tanya Varel yang sudah keluar dari kamar mandi dan hanya mengenakan handuk di pinggangnya
__ADS_1
Vera melirik pada Varel , rambut Varel tampak masih menitikkan air
' Mas , tubuh kamu bagus banget dengan perut sixpack mu itu sayang ' ucap Vera di dalam hati mengagumi tubuh suaminya itu