
" Insyaallah bisa bos , biar nanti saya konfirmasi ke Monica " ucap Marshcel lagi
" Oh ya Cel , bagaimana pendapat mu tentang Monica ? kemaren kan sudah separuh hari berjalan berdua dengan dia " ucap Varel penasaran
" Baik kok bos , dia gadis baik, tidak banyak neko-neko, sopan dan cantik juga " jawab Marshcel jujur sambil tersenyum teringat kejadian kemaren di mobil
" Hmmm , berarti kamu suka kan sama dia ?" tanya Varel lagi
" Masa jalan setengah hari sudah suka sih bos ?" jawab Marshcel lagi
" Setengah hari itu waktu yang panjang loh untuk menyukai seseorang, apa lagi dia jalan berdua dengan mu , banyak orang baru ketemu satu jam sudah suka bahkan langsung jatuh cinta , tapi kalau kamu tidak suka sama Monica , baiklah, saya akan ganti partner kamu dengan yang lain " ucap Varel tegas
Mendengar Varel mau ganti Monica dengan yang lain, tiba tiba Marshcel ada yang aneh di hatinya , seperti tidak ingin di pisahkan dengan Monica begitu
" Ngak usah ganti yang lain bos , Monica aja ya " pinta Marshcel pada Varel cepat
" Hmm ,, itu berarti sudah suka kan sama Monica ,ngaku aja " jawab Varel lagi
Mendengar tebakan jitu Varel , Marshcel hanya garuk - garuk kepalanya yang tidak gatal
" Kenapa diam? ayo ngaku " ucap Varel mendesak sepupunya itu
" Baiklah Bos , jujur , saya mulai menyukai Monica , untuk itu saya pengen lebih dekat lagi dengannya , dan hanya dengan tugas dari bos ini lah saya punya alasan jalan dengan dia " ucap Marshcel jujur pada bos sekalian sepupunya itu
" Nah begitu donk , kan enak tuh kamu jujur sana saya , asalkan kamu tidak jomblo lagi ,saya akan beri tugas kamu berdua sama Monica biar tambah dekat, dan ingat anak orang jangan pernah di sakiti hatinya " ucap Varel lagi
" Baik bos , saya janji tidak akan menyakiti hati Monica dan serius mengerjakan pekerjaan yang bos tugaskan pada kami " jawab Marshcel serius berjanji
" Sekarang yuk kita keruangan meeting " ucap Varel sambil melihat ke jam tangannya lalu berdiri dari tempat duduknya , begitu juga dengan Marshcel , mereka keluar dari ruangan direktur utama , dan di luar di depan pintu sudah di tunggu oleh Stella sekretarisnya dengan file file di tangannya , mereka bertiga lalu berjalan menuju keruangan meeting , dan di ruangan tersebut ternyata sudah di tunggu oleh beberapa orang dari perwakilan perusahaan Buana Sakti
__ADS_1
Mereka melakukan meeting kurang lebih dua jam, membahas kerja sama mereka di sebuah proyek besar
" Baiklah saya setuju dengan syarat yang di ajukan oleh pak Varel Palevi , tentu dengan syarat juga kalau kami akan memakai rancangan gambar arsitek VRP atau Vera Rosalina Putri" ucap perwakilan perusahaan Buana Sakti tersebut
" Baik deal semua nya " ucap Varel lagi
" Baiklah kalau begitu, karena semuanya sudah jelas ,maka kami pamit undur diri dulu untuk kembali ke kantor kami lagi " ucap salah seorang perwakilan Perusahaan Buana Sakti sambil menyalami Varel ,Marshcel dan Stella ,lalu merekapun meninggalkan ruangan meeting tersebut , termasuk Varel dan bawahannya juga
Varel dan bawahannya lalu kembali ke ruangan kerja mereka masing-masing ,begitu pun dengan Marshcel juga masuk ke ruangan kerjanya lalu duduk di kursi kebesarannya
' Sudah hampir jam dua belas siang , lebih baik saya telpon Monica dulu " ucap Marshcel sambil mengeluarkan ponselnya di dalam saku celananya ,lalu mencari nama Monica di kontak telponnya tersebut
" Hello sayang , apa kamu masih kerja ?" tanya Marshcel setelah panggilannya terhubung dengan Monica
" Hello juga Pak , ini baru saja siap menyelesaikan kerjaan saya , ada apa ya pak ?" tanya Monica profesional karena takut di dengar oleh Kariawan lain kalau dia tidak profesional bicara pada Marshcel, pacar coba cobanya tersebut
" Begini ya sayang , tadi bos bilang, sample yang kita cari kemaren ada dua yang dia suka , tetapi dia pingin tambah sample baru lagi , dan kita di tugaskan keluar mencarinya lagi sekitar jam tiga nanti setelah kami meeting dengan perusahaan Kencana Cop , mas mau Nica izin telat pulang dulu sama mamanya ,biar dia tidak khawatir " ucap Marshcel lagi
" Baguslah sayang , oh ya , apa ni a mau makan siang bareng mas ?" tanya Marshcel lagi pada pacar coba-cobanya itu
" Makasih pak , tidak usah , kita makan bareng nya di luar saja saat selesai mencari sample undangan nya " jawab Monica menolak
" Baiklah kalau begitu , jangan lupa tunggu mas di parkiran jam tiga sore , atau tunggu di lobby kantor aja " ucap Marshcel lagi
" Jangan di lobby pak di parkiran aja , kalau Nica tunggu di lobby, takutnya kita di gosipkan nanti di kantor ini " jawab Monica lagi
" Berani mereka menghidupkan kita , mas akan pecat mereka " jawab Marshcel
" Jangan pak , lebih baik di parkir saja ya " ucap Monika lagi
__ADS_1
" Baiklah sayang , kalau begitu mas tutup telponnya dulu ya ? by sayang " ucap Marshcel lalu mematikan teleponnya
Sementara di ruangan di rektur ,Varel juga lagi menelpon tunangannya Vera
" Oh , jadi Vera sudah di perjalanan menuju Jakarta ?" tanya Varel
" Iya mas , ini sudah masuk pintu tol , insyaallah jam empat nanti kita sampai di Jakarta " ucap Vera di sebrang telpon
" Iya sayang , mas udah kangen sama kamu , sepi rasanya kantor ini bila tidak ada kesayangan mas ini di kantor " ucap Varel lagi
" Aduh mas , jangan gombal deh ," jawab Vera lagi
" Ini tidak gombal sayang , mas berani sumpah loh , mas kangen sama kamu sayang , apa Vera tidak kangen sama mas ?" ucap Varel lagi
" Iya mas ,Vera juga kangen sama mas , udah ya ,ini jam makan atau jam istirahat kantor , mas Varel makan dulu sana , Vera juga mau tidur mas , ngantuk juga nih mata " ucap Vera lagi
" Baiklah sayang , hati hati di jalan ya , mas tutup telponnya dulu , assalamu'alaikum sayang " ucap Varel memberi salam
" Wa'alaikum salam mas " jawab Vera , lalu panggilan pun di putuskan
Setelah menelpon Vera ,Varel lalu membereskan meja kerjanya bersiap turun untuk makan siang
Varel dan Marshcel makan siang keluar , kerumah makan yang tidak jauh dari kantornya , mereka makan tanpa banyak bicara
" Cel ,hari ini Vera sudah berangkat dari Bandung dan lagi otw ke Jakarta , dan tolong kamu periksa ruang kerja calon kakak ipar kamu itu , ruangan nya sudah di bersihkan apa belum " perintah Varel pada asisten pribadinya itu
" Baik bos , balik dari sini saya periksa ruangannya , karena setelah ini kita akan meeting lagi dengan perusahaan Kencana Cop " jawab Marshcel
" Iya Cel , makasih ya , maaf untuk sebulan kedepan saya akan merepotkan kamu " ucap Varel lagi tidak enak hati
__ADS_1
" Tidak apa-apa juga bos , saya senang melakukannya , karena sebentar lagi saya punya kakak ipar , dan juga suatu saat nanti saat saya sudah menemukan jodoh , saya juga akan membutuh kan Bos nanti " jawab Marshcel lagi