
Ke esokan harinya di pagi hari Varel merengek pada maminya untuk main ke rumah Vera untuk menceritakan belanjaan yang di belikan maminya untuknya kemaren.
Setelah papinya Bara berangkat Hanifah bertamu ke rumah felly sambil mengandeng putranya
" Assalamu'alaikum" salam Hanifah sambi memijit bel rumah nya Felly
" Wa' Alaikum salam " suara dari dalam sambil membukakan pintu
" Hey Bu Hanifah ,silahkan masuk " jawab Bu Felly
" Aduuh ada si ganteng Varel juga " kata Bu Felly lagi
" Iya nih Bu Felly ,dari tadi Varel rewel minta di antar ke sini untuk cerita-cerita belanjaan kita yang kemaren itu loh" kata Bu Hanifah menjelaskan
" Oouh begitu " jawab Felly tersenyum
" Tante Felly panggilkan Vera donk ,kak Varel kan mau cerita sama Vera " kata Varel
" Vera ada di kamarnya lagi main boneka, Varel ke kamar Vera saja " kata felly
" Ya Tante , makasih " kata varel berlari menuju ke kamar Vera
" Veraaa,,Veraa panggil Varel " mendengar suara Varel, Vera pun lansung membuka pintu kamar nya
" Haii kak Varel ,silahkan masuk, sini deh lihat kak Varel, mama belikan Vera banyak sekali untuk sekolah di SD 2 hari lagi" kata Vera sambil memamerkan barang-barang barunya
" Vera juga di belikan mama kalung bunga anggrek yang cantiiik sekali " cerita Vera lagi sambil melihatkan kalung yang dia pake ke Varel
" Wah ,kita sama donk Vera, kakak juga di belikan kalung jangkar oleh mami, lihat nih" kata Varel sambil memperlihatkan kalungnya ke Vera
" Wah kalungnya Kak Varel bagus juga, horeee, kita sama-sama punya kalung sekarang " kata Vera senang
" Iya ,tapi kata mami kalau di sekolah di taruhnya di dalam baju saja, biar tidak ada yang melihat" kata Varel lagi
" Iya kak Varel, mama juga bilang begitu sama Vera " kata Vera sambil memegang kalungnya
" Kak Varel lihat sepatu Vera nih, bagus-bagus kan" pamer Vera lagi
__ADS_1
"Wah yang ini sepatu kita sama Vera,warnanya juga " kata Varel lagi
Sementara kedua bocil lagi pamer-pamer ,di ruang tamu Felly dan Hanifah juga lagi ngobrol santai
" Bu Hanifah , 2 hari lagi anak-anak kita telah bersekolah di sekolah yang baru, bagaimana kita suami istri mengantarkan anak-anak kita sekolah di hari pertamanya , karena ini momen terindah buat kita " usul Bu Felly
" Boleh juga tuh, nanti akan saya bilang pada papinya Varel " kata Hanifah lagi
Pas lagi ngobrol begitu, kedua anak mereka keluar kamar sambil berlari-lari ke arah orang tuanya
" Sudah selesai ya cerita-ceritanya " tanya Bu Hanifah pada anaknya Varel
" Sudah mami " jawab Varel cepat
"Sekarang ayuuk pulang, Salim dan pamit dulu sama Tante Felly " kata Bu Hanifah pada anaknya
" Iya mami " jawab Varel
" Tante Felly dan adik Vera, Kak Varel pulang dulu ya Assalamu' Alaikum" kata Varel mengucap salam,pamit sekalian salam cium tangan pada mamanya Vera
Hari-hari yang di tunggu pun sudah datang, hari ini adalah hari pertama mereka masuk sekolah di SD, pagi- pagi sekali dua keluarga muda itu sudah bangun dari awal, mereka mau mengantarkan dan mau melihat hari pertama anak mereka bersekolah
Karena hari masih pagi,jadi belum banyak yang datang, ke dua keluarga itu duduk di sebuah saung kecil di samping sekolah
" Senang ya pak Fito ,kita bisa menikmati momen pertama anak-anak kita masuk ke bangku SD " kata Bara papinya Varel
" Iya nih ,ada rasa kebahagiaan tersendiri buat kita" kata pak Fito
" Oh ya pak Bara dan ibu Hanifah , karena kita sudah seperti keluarga, bagaimana panggilan formal pak dan Bu itu kita hapuskan " usul papanya Vera
" Boleh juga" ,kata bu Hanifah dan Bara suaminya bersamaan
" Kalau begitu kita sepakat hari ini supaya ada rasa kekeluargaannya dan kita mungkin seumuran atau beda tipis, mulai ke depannya kita panggil nama saja bagaimana " tanya Fito lagi
" Boleh , sangat setuju " kata Bara dan Hanifah bersama
Dan merekapun bersalaman sambil berangkulan dengan makna Wellcome untuk keluarga baru
__ADS_1
Tidak lama kemudian sekolah pun sudah rame dengan orang tua dan murid baru juga murid lama, bel sekolah berbunyi tanda anak-anak di suruh masuk kelas, untuk anak baru semua orang tua mereka turut mengantar, Vera dan Varel satu kelas dan duduk sebangku, mereka begitu bersemangat dan duduk dengan tenang sambil melipat tangan mereka di atas meja
Guru Pun masuk tidak lama kemudian, hari ini sengaja sekolah tidak mengadakan proses ngajar belajar dulu, mereka menerangkan dan mengarahkan buku apa saja yang harus di beli dan dari Senin sampai Jum'at harus pakai baju apa saja
Setelah merasa cukup memberi pengarahan, guru pun memulangkan murid-murid baru tersebut
Dan untuk kelas 2 sampai kelas enam, hanya di suruh mengumpulkan bulu lama bagi yang belum dan juga menuliskan di papan tulis daftar pelajarannya
Begitulah hari pertama mereka masuk sekolah
Hari-hari pun berjalan dengan cepat, Vera dan Varel pergi sekolah selalu sama- sama dari rumah, karena bertetangga,dan sudah seperti saudara, mereka bekerja sama mengantar dan menjemput anak-anak mereka bergantian, Karena kedua bocah tidak mau di pisahkan berangkat sekolahnya
Begitulah mereka , kedua putra putri mereka selalu belajar bareng, bikin PR bareng juga di rumah, kadang di rumah Varel ,dan kadang di rumah Vera.
Seperti itulah mereka, sudah seperti saudara kantung dan juga kedua orang tua merekapun sama
Tidak terasa hari ujian semester pun sudah dekat,
Anak-anak semakin mereka kerahkan untuk rajin belajar biar dapat nilai yang bagus .
Setiap hari mereka belajar bersama secara bergantian,antara rumah Hanifah dan rumah Felly
Kalau di rumah Felly belajarnya, Felly lah yang langsung mengajari anak- anak, begitupun sebaliknya
Akhirnya ujian pun telah selesai ,tinggal menunggu hari penyerahan lapor Jum'at besok.
Yang menjemput lapor anak adalah wali murid .
Felly ,suaminya ,Hanifah juga suaminya kompak untuk bersamaan menjemput lapor anak-anak mereka, Fito dan Bara sengaja meluangkan waktu untuk menghadiri penyerahan lapor, semua wali murid telah masuk kelas ,termasuk dua keluarga, Fito dan Bara
Ulasan pertamanya adalah ceramah dari guru wali kelas, yang menceritakan tumbuh kembang anak dalam belajar dan target pelajaran yang harus di pelajari murid kelas satu.
Setelah itu pembagian lapor dan menyebutkan siapa murid- murid terbaik di kelas satu A di kelas Varel dan Vera
Di mulai dari juara tiga jatuh kepada teman cewek Vera yang bernama Widia sari, juara dua Varel Palevi Prasetyo ,dan juara satu adalah Vera Rosalina Putri
Ketiga wali murid tampil kedepan dengan bangganya tak terkecuali kedua orang tua Varel dan Vera .tidak ada yang merasa di kalahkan oleh kepintaran kedua anak-anak hebat mereka, karena mereka sama-mengajari anak-anaknya di rumah
__ADS_1
Mereka tidak lupa bersyukur kepada Allah, karena anak-anak mereka keluar menjadi yang terbaik