
" As-salamu' Alaikum
Warahmatullahi Wabarakaatuh " ucap MC membuka acara
" Wa'alaikum salam warahmatullahi Wabarakaatuh " jawab para hadirin di ruangan rumah Vera tersebut
" Hari ini , di hari yang berbahagia ini , rumah kami , rumah bapak Fito dan ibu Felly ke datangan tamu terhormat ,yang tampan- tampan dan cantik-cantik , dan membawa seorang pangeran juga kesini , kami penasaran mau bertanya , ada maksud apakah gerangan anda semua datang kemari ?" ucap MC di fihak keluarga Vera
" Terimakasih pada tuan rumah yang sudah Sudi menerima kedatangan kami dengan baik , sehingga kami sudah berada di ruangan rumah yang megah ini , ada pun itu maksud kedatangan kami ke sini adakah untuk meminang atau melamar putri rumah ini yang bernama Vera Rosalina Putri untuk menjadi calon istri putra kami yang bernama Varel Palevi Prasetyo, dan kami sangat berharap sekali lamaran atau pinangan kami ini di terima berikut dengan seserahan yang kami bawa kesini juga ,berupa seperangkat alat sholat, dua stell pakaian , dua alas kaki , satu paket kosmetik , satu paket alat mandi , buah buahan dan makanan tradisional dan satu set perhiasan emas seberat 250 gram , kami sangat-sangat berharap lamaran kami ini bisa di terima " ucap juru bicara perwakilan dari keluarga Bara
" Baiklah , maksud baik anda untuk melamar putri kami Vera , sudah kami terima dan untuk keputusannya kami akan persilahkan pada yang bersangkutan untuk menjawabnya , silahkan putri kami Vera Rosalina Putri untuk menjawabnya " ucap MC keluarga Felly memberi kesempatan pada Vera untuk menjawab
Vera yang di sebut namanya mendadak wajahnya merona merah ,lalu menoleh pada kedua orang tua nya , Felly dan Fito pun bersamaan meanggukan kepalanya memberi kode , Vera lalu mengambil mikrofon yang tergeletak di atas meja kecil diantara dia dan Varel duduk
" Assalamu'alaikum semuanya " ucap Vera memberi salam
"Wa'alaikum salam " jawab semua orang di ruangan tersebut
" Sebelumnya terimakasih Vera ucap kan pada semua tamu yang telah datang dari jauh untuk menghadiri acara ini dan terimakasih juga untuk keluarga Mas Varel yang telah jauh jauh datang ke sini untuk melamar atau meminang Vera , baiklah tanpa banyak membuang waktu Vera akan menjawab " ucap Vera menjeda omongannya sambil menarik nafas dalam dalam
" Vera tidak bisa untuk " ucap Vera terputus saat mendengar teriakan Varel
__ADS_1
" Sayang , maksudnya apa ? Vera menolak lamaran mas ? ayolah sayang , mas tidak bisa hidup tanpa mu , mas lebih baik mati aja bila tidak bisa menikah dengan kamu sayang , jangan lakukan ini pada mas " ucap Varel berapi-api menumpahkan perasaanya lalu berlutut di depan Vera sambil memegangi kedua tangan Vera sambil menangis
Melihat kejadian itu , ruangan itu menjadi mendadak sunyi , semua mata memandangi Vera dan Varel dengan rasa tidak mengerti , begitu juga dengan kedua orang tua mereka
" Mas apa apan sih mas , bangun donk , malu di lihatin tu " ucap Vera sambil meraih tangan Varel untuk berdiri
" Biarin ,mas tidak peduli " jawab Varel ngotot tidak mau berdiri
" Mau di jawab tidak lamarannya ? tadi Vera kan belum selesai ngomong " tanya Vera lagi sambil meraih lagi tangan Varel untuk berdiri
Varel pun berdiri dengan wajah sendunya
Varel yang menyimak ucapan Vera satu persatu mendadak melompat bahagia dan reflek memeluk Vera di hadapan para keluarga
" Iya sayang , mas bersedia ,kita berdua akan menua bersama , mas sayang padamu dan mas sangat mencintaimu sayang , hanya kamu wanita yang pertama dan terakhir di hidupnya mas ,terima kasih sudah terima lamaran mas sayang , maafkan kebodohan mas tadi " ucap Varel sambil menciumi kening dan kedua tangan wanita yang sangat dia cintai itu dengan rasa bahagianya
Semua yang hadir pun ikut tersenyum melihat tingkah kedua calon pengantin itu , begitu juga dengan kedua orang tua Varel dan Vera , mereka hanya bisa menggaruk - garuk kepalanya yang tidak gatal
" Baik ,hadirin semuanya setelah lamaran putra kami di terima oleh Vera Rosalina Putri , sekarang terimalah seserahan dari kami dari pihak laki- laki " ucap perwakilan keluarga Varel ,sambil maju kedepan satu persatu untuk menyerahkan semua seserahan nya
Fihak keluarga Vera pun menerima semua seserahan tersebut dan menyusun nya di atas sebuah meja yang sudah di sediakan tidak jauh dari tempat Vera dan Varel duduk
__ADS_1
" Baik , terimakasih semua , dan terimakasih juga dengan seserahan nya , sekarang kita masuk ke sesi pemasangan cincin , kepada saudara Varel dan saudari Vera silahkan berdiri dan silahkan memasangkan cincinnya " ucap MC keluarga Vera
Varel dan Vera pun berdiri dari kursi kebesarannya , lalu berjalan maju sedikit kedepan sambil menggenggam jemari Vera , Varel lalu mengeluarkan sebuah kota beludru dari dalam saku jas nya , lalu membuka kotak kecil tersebut , Varel langsung memasangkan satu cincin berukir dan bermata berlian tersebut ke jari manis Vera , setelah itu ,Vera juga melakukan hal yang sama , memasangkan cincin ke jemari tangan Varel , setelah itu Varel mencium kening Vera , tepuk tangan pun riuh terdengar di ruangan tersebut sambil berucap
" Alhamdulillah "
" Baik , terimakasih , sekarang mereka telah resmi bertunangan , dan sekarang kita masuk ke acara perkenalan dua keluarga , kepada dua keluarga , di persilahkan untuk memperkenalkan diri satu sama lain , dan setelah itu silahkan di lanjutkan menuju ruangan sebelah untuk acara makan bersama , Selamat menikmati hidangannya, mohon maaf sekian dan terimakasih , Assalamu' Alaikum warahmatullahi Wabarakaatuh" ucap MC keluarga Felly mengarahkan tamunya untuk menyantap hidangan yang telah di sediakan
Semua yang hadir di ruangan tersebut lalu berjalan ke ruangan sebelah, untuk makan bersama , semua makan dengan wajah ceria dan bahagia sambil sesekali ngobrol
" Semuanya , makan yang banyak ya , jangan sungkan loh " ucap Felly pada tamunya berbasa basi
Vera dan Varel pun juga ikut makan di tempat yang telah di sediakan , di sebuah meja dan kursi yang sudah di hias sedemikan rupa
" Ayo sayang , di tambahkan nasinya " ucap Varel pada Vera
" Udah mas , Vera sudah kenyang , Vera takut gemuk juga soalnya " ucap Vera sambil menyuap nasi ke mulutnya
" Ngak usah takut gemuk sayang , walaupun Vera gemuk mas tetap cinta kok " ucap Varel pada tunangannya itu
" Mas , mulai deh gombalnya , habisin aja dulu nasinya " ucap Vera sambil menambahkan nasi ke piring Varel
__ADS_1