
" Makasih pengertiannya ya Nica" ucap Marshcel lagi
" Iya mas , sekarang kita mau kemana nih?" tanya Monica lagi
" Bagaimana kalau kita cari makan dulu , setelah itu terserah sama Nica mau kemana " ucap Marshcel mengusulkan
"Baik mas , ayo " jawab Monica lagi
Marshcel lalu melajukan mobilnya semakin kencang menuju ke sebuah rumah makan
Setelah sampai di rumah makan, mereka langsung memesan makanannya , setelah semua terhidang mereka pun makan dengan hikmat
" Sayang,, habis ini kita nonton yuk " ucap Marshcel
" Nonton? nonton di bioskop ?" tanya Monica
" Iya donk sayang , masa nonton topeng monyet sih,, mau ya ?" jawab Marshcel lagi berharap
" Baiklah mas " jawab Monica lagi
Setelah makan dan membayarnya , Marshcel dan Monica langsung berjalan menuju ke parkiran dan langsung masuk ke mobil nya
Marshcel melajukan mobilnya menuju ke sebuah gedung bioskop CGV yang terletak di pusat kota Jakarta, setelah sampai di gedung CGV yang cukup mewah tersebut , lalu Marshcel mendekati sebuah mading yang di penuhi oleh poster-poster film
" Sayang ,,silahkan pilih film apa yang mau kita tonton, mas hanya menurut saja" ucap Marshcel menyerahkan pilihan pada Monica.
Monica lalu memperhatikan semua judul film yang akan tayang sore ini, dan Monica menjatuhkan pilihannya pada film komedian
" Mas , judul film nya yang ini aja ngak apa-apa kan ?" seru Monica sambil menunjuk ke arah judul film yang dia mau.
" Ternyata Nica suka film komedian juga ya" tanya Marshcel lagi
" Iya mas , Nica suka karena kita selalu terhibur saat menonton film tersebut " jawab Monica
Marshcel tidak masalah dengan film yang di pilih oleh monica, karena dia juga menyukai film komedian.
" Baiklah Sayang, tunggu mas di sofa itu ya , ingat, jangan kemana-mana, mas mau beli tiket untuk kita dulu" kata Marshcel lagi
__ADS_1
" Siap mas " jawab Monica cepat sambil mengangkat tangannya seperti hormat pada bendera
" Hahahaha haa,,, ternyata kamu lucu dan punya jiwa humor juga ya sayang " ucap Marshcel sambil mencubit kedua pipi Monica dengan gemes
" Aduuh ,, mas sakiiit " ucap Monica manja sambil mengusap pipinya yang merah bekas cubitan Marshcel
Marshcel lalu berjalan menuju ke loket tempat pembelian tiket, lalu membeli dua buah tiket, setelah itu Marshcel juga membeli 2 botol minuman kaleng dan beraneka cemilan ringan di tempat yang tak jauh dari Monica menunggu.
Marshcel tidak mau nanti saat nonton Monica merasakan haus dan lapar
Setelah selesai semuanya, Marshcel mendekati Monica lalu duduk di sampingnya.
"Sayang ,, ini ada minuman dan beberapa snack , untuk cemilan kita di dalam saat nonton nanti" ucap Marshcel sambil menyodorkan minuman yang dia tenteng ke Monica
" Makasih mas " jawab Monica sambil menerima minuman dan snack tersebut
Marshcel lalu duduk di samping Monica sambil melirik jam yang melingkar di tangannya yang sudah menunjukkan jarum jam ke angka 4:30 sore
" Masih lama ya mas filmnya di mulai " tanya Monica
" Ngak kok sayang , masih 15 menit lagi " jawab Marshcel
Pintu bioskop terbuka dan di depan pintu masuk sudah berdiri tukang tiket.
Marshcel menggenggam tangan Monica dan berjalan menuju pintu masuk gedung CGV tersebut
" Hati-hati sayang,,, agak gelap nih, kita cari tempat duduk ke bagian tengah , tapi agak ke belakang aja " ucap Marshcel sambil mencari tempat duduk yang cocok untuk mereka
" Yuk kita duduk di sini aja sayang " seru Marshcel sambil mempersilahkan Monica duduk di sebuah kursi yang terletak agak ke pojok
" Iya mas " jawab Monica sambil duduk di sebelah kanan Marshcel
Beberapa penonton lain pun juga melakukan hal sama dengan Marshcel yaitu mencari tempat duduk yang bagus menurut mereka
" Apa menunggu ruangan ini penuh dulu mas maka filmnya di putar" tanya Monica
" Tidak menunggu penuh juga sih sayang, hanya menunggu waktu tayang yang tertulis di jadwal, kalau kita lihat jadwalnya 15 menit lagi baru film nya mulai " jawab Marshcel menjelaskan
__ADS_1
" Sayang " ucap Marshcel lagi sambil memegang tangan Monica dan menggenggam jemari nya
" Iya mas Marshcel , ada apa ?" kata Monica sambil memutar duduk nya ke arah Marshcel
" Hari ini mas bahagia banget ,bisa nonton berdua dengan Nica di bioskop ini , walaupun kita baru dua hari berpacaran, tapi tidak tau kenapa, mas nyaman saat berada di samping Nica , dan tidak tau kenapa , semalam mas selalu teringat kebersamaan kita kemaren waktu di mobil , sepertinya di hati mas sudah mulai ada rasa suka sama Nica, dan bagaimana dengan Nica ? bagaimana perasaan Nica pada mas dalam dua hari ini ?" ucap Marshcel bicara jujur pada Monica
" Jujur,,, Monica juga merasa nyaman saat bersama dengan mas Marshcel , tapi kadang Nica juga takut bila mas bicara keras pada Nica kayak kemaren " jawab Monica jujur
" Ok ,, apa ada rasa suka di hati Nica pada mas ?" tanya Marshcel lagi
" Rasa suka itu ada mas " jawab Monica jujur sambil mengalihkan pandangannya ke layar bioskop yang masih bewarna putih itu
" Benarkah sayang ?" tanya Marshcel senang
" Iya mas " jawab Monica lagi sambil tersenyum
" Kalau begitu mas yakin , kalau mas akan semakin suka dan akan semakin merindukan kehadiran Nica di samping mas " ucap Marshcel yakin
" Benarkah mas ? apa omongan mas bisa Nica percaya ?" tanya Monica meyakin kan hatinya
" Percaya sama mas sayang , mas serius dengan ucapan mas " jawab Marshcel lagi sambil megenggam jemari Monica
Ruangan bioskop tiba-tiba gelap, semua lampu dimatikan , Monica kaget dan langsung merangkul lengan tangan Marshcel, dan Marshcel pun hanya tersenyum melihat tingkah Monica yang takut gelap itu
Film pun mulai di tayang kan, dan semua fokus memandang kedepan,
Monica tanpa sadar tetap merangkul lengan Marshcel
Semua penonton pada heboh tertawa menonton tingkah lucu dan kocak Mr Bean, tidak ketinggalan juga dengan Monica dan Marshcel tapi Marshcel lebih fokus menonton Monica yang tak berenti tertawa riang.
Marshcel gregetan dan semakin gemes melihat Monica , dan tanpa bisa di tahan , Marshcel tiba-tiba merangkul Monica dan mencubit kedua pipinya sambil bilang
" gemes gemes deh "
" Mas Marshcel ,,, sakiiit , kebiasaan deh " ucap Monica merengek manja sambil memegang pipinya.
" Habis mas gemes sih lihat Milkha ketawa ketiwi kayak itu , Maaf sakit ya cubitan mas " kata Marshcel sambil mengelus pipi Monica yang agak kemerahan bekas cubitan itu
__ADS_1
" Iyalah mas sakit ". jawab Monica lagi
" Maaf ya biar mas tiup " ucap Marshcel sambil meniup pipi Monica , dan setelah itu Marshcel mengecup kedua pipi Monica secara bergantian sambil merangkul pinggang gadis tersebut agar duduk nya lebih merapat