Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
Bab 27 Pertemuan Varel dan Vera


__ADS_3

Vera terus berjalan mendekati pemuda dan papanya yang berangkulan


Melihat Vera mendekat Fito papanya melepaskan rangkulan nya pada Varel


"  Vera , sayang,, lihatlah ini Varel teman masa kecil mu dulu " kata Fito pada putrinya dengan sinar mata yang berbinar-binar


Varel dan Vera pun saling  berpandangan , tapi tidak ada yang memulai untuk  bicara , mereka saling tatap seperti dua patung lilin, ntah apa yang ada dipikiran mereka saat ini.


" Dek Vera ,, ini kak Varel , maafkan kak Varel karena tidak segera balik ke Jakarta waktu itu , kak Varel telat datang Vera , pas waktu kak Varel libur sekolah kelas 1 SMP , kak Varel mencari Vera ke Jakarta , setelah sampai di Jakarta , kak Varel dapat kabar ,ternyata  Vera dan keluarga  sudah tidak ada di Jakarta lagi, saat itu kak Varel merasa dunia ini runtuh  , dan kak Varel sampai  pingsan dan  sampai di rawat di rumah sakit, kak Varel  sempat depresi , maafkan kak Varel Vera , maafkan kakak " kata Varel panjang lebar menjelaskan dan langsung bersujud di kaki Vera untuk meminta maaf .


Melihat hal yang di lakukan Varel , Vera  menjadi binggung tak tau harus bicara apa, bibirnya pun  terasa terkunci


" Maaf kan kak Varel Vera , hukumlah kak Varel " kata Varel tetap di posisi sujud di kaki Vera  sambil terisak menahan  tangisnya


Setelah beberapa lama , Vera membungkuk dan mengusap bahu Varel pelan


"  Kak Varel jangan begini , ayuuk bangun , kak Varel tidak bersalah, tidak ada yang salah di antara kita  " kata Vera pada Varel yang juga  menitikkan air matanya sambil membangunkan Varel untuk berdiri


Setelah Varel berdiri , merekapun reflek berpelukan sambil menangis haru , Fito dan Felly yang  menyaksikan dua sahabat kecil itu  juga turut menitikkan air mata nya , begitu berat jalan hidup mereka karena perpisahan itu, setelah puas menumpahkan tangis bahagia  ,  Varel dan Vera dituntun oleh papanya  duduk ke sofa empuk yang ada di ruangan  rawat inap Felly itu .

__ADS_1


Fito sangat mengerti perasaan dua sahabat itu, lalu Fito membuka kulkas, mengambil minuman kaleng dan cemilan kecil  dari sana dan menyuguhkannya pada  Varel


" Ini , minum dulu Varel " kata papa Vera


" Terima kasih om Fito " kata Varel sambi membuka minuman tersebut dan langsung meminumnya


Setelah merasa tenang, Varel berdiri  dan berjalan ke arah ranjang Felly


" Apa kabar tente Felly , bagaimana ke adaan Tante " kata Varel  sambil menyalami Felly


" Baik Varel , keadaan Tante  jauh lebih baik setelah Vera datang dan merawat Tante " kata Felly  sambil memperhatikan wajah Varel


" Alhamdulillah kalau begitu , Tante  harus banyak beristirahat dan jangan fikirkan apa-apa  dulu , mulai sekarang Varel , Vera dan om Fito siap menjaga Tante sampai sembuh dan sampai kapan pun " kata Varel sambil mengenggam tangan  Felly yang sudah di anggap keluarga sendiri dari dulu


Setelah menyapa Felly, Varel pun kembali duduk ke sofa  bergabung dengan Vera dan Fito


" Oh ya , kenapa kak Varel  bisa  tau kami ada di rumah sakit ini " tanya Vera penasaran


" Ouh itu , berawal dari rancangan gambar bangunan rumah sakit mewah yang Vera bikin, gambar itu sangat di minati klien kak Varel dan kami berhasil tanda tangan kontrak kerja sama , untuk sebagai ungkapan termakasih kak Varel pada orang bernama Rosa , kak Varel berniat untuk mentraktir dia untuk makan siang , tapi setelah di konfirmasi ternyata Rosa telah risegn dari perusahaan 2 hari sebelumnya , karena kak Varel sudah berniat , maka kak  Varel dan  sekretaris Stella  membuka data diri para pegawai untuk mencari alamat rumah Rosa,  kakak pengen datang langsung ke rumahnya Rosa untuk ungkapkan rasa terima kasih kakak, tapi betapa terkejutnya kak Varel setelah membaca data- data Rosa , ternyata Rosa adalah Vera Rosalina Putri orang yang kakak cari- cari selama 2 tahun memakai jasa orang lain, tapi tidak pernah menemukan  keberadaan atau informasi keluarga Vera, Setelah kak Varel tau Rosa itu adalah Vera , kakak berlari ke lantai 15 untuk mencari tau kenapa  Vera resign , dan Bu Marisa atasan Vera bilang kalau Vera resign karena pengen  merawat  ibunya yang lagi sakit dan saat itu kakak merasa manusia paling bodoh di dunia , karena ke tidak tauan kakak kalau Vera itu sudah ada di perusahaan Kakak jauh sebelum kakak masuk bekerja di sana " kata Varel bercerita panjang lebar pada Vera dan keluarganya

__ADS_1


" Terus kenapa kak Varel sampai di negara ini dan juga di rumah sakit ini " tanya Vera penasaran


"  Itu  setelah dari lantai 15 kak Varel menyuruh orang kakak mencari Vera ke rumah yang Vera tinggali di Jakarta dan mencari informasi juga ke sekeliling tempat tinggal Vera , mereka bilang orang tua Vera tinggal di luar negri, tau hal itu kak Varel yakin kalau Vera ke London, sesuai dengan pendidikan  terakhir Vera yang kak Varel lihat di data Kariawan kantor , kak Varel besoknya Langsung  terbang kesini dan memulai pencarian kakak dari rumah sakit satu ke rumah sakit yang lain , dan Alhamdulillah  kita bisa bertemu di sini " kata Varel menjelaskan lagi pada Vera dan keluarganya


" Kalau boleh tau kak Varel jabatannya apa di kantor itu " tanya Vera penasaran


"  Jabatan kakak di kantor  adalah Direktur Utama atau CEO, itu adalah kantor papi dahulu dan sekarang sudah di serahkan pada kak Varel, nama kantor itu pun adalah gabungan nama kita yaitu PALEVERPRAST COP  PALEVER adalah singkatan dari Palevi dan Vera " kata Varel menjelaskan lagi


Vera ,papa dan mamanya  kagum melihat kecintaan Varel pada Vera, hingga nama kantornya saja gabungan nama mereka


" Jadi pemimpin baru yang dingin dan tempramental , yang sering di bicarakan Kariawan kantor itu ternyata kak Varel ya " tanya Vera memastikan sambil menyipitkan kedua matanya pada Varel


"  Yee ,,,tak segitunya juga kali Vera, mana ada kak Varel seperti itu " kata Varel tak mau mengakui cerita tentang dirinya


"Ya udah kalau ngak mau ngaku " kata Vera sambil meninggikan kedua bahunya sambil berdiri lalu berjalan mendekati mamanya


" Mama lapar , mama mau makan apa " tanya Vera


"Mama masih kenyang Vera, mama bahagia melihat kalian telah bertemu kembali " kata Felly senang karena beban mental Vera selama ini sudah teratasi Karena sudah bertemu dengan Varel

__ADS_1


" Ok , bila mama lapar atau perlu sesuatu bilang ya sama Vera atau papa " kata Vera lagi , Felly pun tersenyum dan meanggukkan kepalanya.


Tidak terasa sudah jam 4 sore waktu setempat ,Varel masih betah berlama-lama duduk di ruangan rumah sakit itu sambil ngobrol dengan papanya Vera, begitu banyak yang mereka obrolkan karena sudah 14 tahun   tidak bertemu


__ADS_2