Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
Bab 63 Makan Bersama


__ADS_3

Saat Varel dan Vera sudah keluar dari pintu lift di lantai 20 , lalu Varel mengandeng Vera menuju ke ruangan kerjanya yang masih di tempati oleh Marshcel sepupunya , saat sampai di depan pintu Stella sekretarisnya terkejut melihat ke datangan pemimpin perusahaan itu, lalu langsung berdiri dari tempat duduk nya


" Selamat datang pak Levi" ucap Stella Punuh hormat sambil membungkuk kan badannya


" Ya , Stella , apa Marshcel ada di dalam " tanya Varel pada Stella


" Ada pak , Marshcel ada di dalam bersama asistennya yang bernama pak Aldo " jawab Stella sopan sambil memperhatikan gadis cantik yang di gandeng oleh atasannya tersebut ,


" Stella , kamu kenal dengan gadis di samping saya ini " tanya Varel pada Stella ,karena Varel melihat Stella terus memperhatikan Vera dari tadi


" Kenal ngak sih pak , tapi rasa rasanya saya familiar deh melihat wajahnya " ucap Stella mengingat ingat dimana dia pernah melihat gadis yang bersama dengan atasannya tersebut


" Ok , biar saya kenalkan biar kamu bisa ingat , Kenalkan namanya Vera Rosalina Putri , atau lebih di kenal dengan Nama Rosa , arsitek andalan di kantor ini yang sukses menggolkan proyek besar rumah sakit mewah beberapa bulan yang lalu " ucap Varel mengenalkan Vera dengan rasa bangganya pada sang sekretarisnya


" Ouh , ini ya yang bernama Rosa itu ya , cantik sekali , kenalkan nama saya Stella, saya sekretaris nya pak Levi " ucap Stella memperkenalkan dirinya pada Vera dengan sopan


Lalu merekapun berjabatan tangan dan saling memperkenalkan diri


" Yuk Vera , mari kita masuk " ucap Varel pada Vera sambil mendorong knop pintu ruangan direktur utama itu


" Pak bos Levi ? silahkan duduk " ucap Marshcel mempersilahkan varel duduk saat melihat pemilik perusahaan itu tiba tiba memasuki ke ruangannya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu



Mendengar ucapan Marshcel , Aldo reflek menoleh ke belakang , sambil berdiri dari tempat duduk nya di depan meja di rektur tersebut

__ADS_1


" Iya , lagi sibuk ya ? lanjut aja " ucap Varel melirik ke arah Aldo sahabat Marshcel


" Tidak begitu sibuk juga kok Pak , kenalkan ini namanya Aldo , dia adalah sahabat saya yang saya angkat untuk sementara waktu mengantikan tugas tugas saya di kantor ini , dan karena Pak Levi telah kembali , maka mulai besok Aldo akan resign dari kantor ini , dan saya akan kembali ke pekerjaan saya semula " ucap Marshcel menjelaskan sambil memperkenalkan Aldo pada Varel atasannya


" Kenapa harus resign ? sebelumnya Aldo kerja di bagian apa ?" tanya Varel yang tidak mengenal Aldo sebelumnya


" Maaf pak , biar saya yang jawab , saya sebelumnya bekerja mengurus restorant restoran saya , Alhamdulillah saya punya dua restoran di Jakarta ini dan juga di Singapore , Marshcel datang pada saya minta bantuan mengantikan tugas nya sementara waktu di kantor nya ,karena Pemiliknya lagi keluar negri , jadi karena rasa persahabatan , saya menyanggupinya , dan bekerja di sini selama bapak tidak ada ,tentu saja dengan bimbingan dan pengawasan Marshcel " jawab Aldo gamblang menjelaskan pada Varel


" Oh begitu ya , silahkan duduk kembali Aldo , atau kita duduk di sofa saja biar nyaman ngobrolnya " ucap Varel pada aldo yang bicara sambil berdiri di tempatnya semula



Varel lalu menuju sebuah sofa mewah yang tidak jauh dari meja kerja direktur tersebut sambil meraih tangan Vera untuk ikut duduk bersamanya , dan Aldo pun juga ikut duduk di sofa tersebut ,karena tidak merasa enak juga duduk berjauhan sambil ngobrol dengan Bos perusahaan itu



" Sebenarnya saya betah, suka dan sudah nyaman bekerja di sini pak , hanya saja sebagai pengelola beberapa resto, saya kerepotan mengatur waktu saya pak, kemaren kemaren sebagai penganti Marshcel , saya izin telat masuk di jam istirahat makan siang kantor untuk menchek resto resto saya , dan andaikan saya bekerja tetap di sini , sudah pasti saya sudah tidak punya waktu untuk menchek atau menggelola resto resto saya yang sudah saya rintis dari awal pak " ucap Aldo menjelaskan pada Varel


Ya kamu benar Aldo , resto kamu lebih dari satu ,dan ada cabangnya pula lagi di luar negri , pastilah kamu cukup sibuk karenanya , saya sangat mengerti itu , Do'a saya semoga resto mu berkembang pesat ya ?" ucap Varel lagi pada Aldo


" Aamiiin ,,, makasih pak " jawab Aldo tersenyum pada Varel


" Oh ya Aldo , kamu sudah kenal kan sama saya , dan kenalkan juga ,ini Vera , sahabat masa kecil saya , yang juga bekerja di sini sebagai arsitek andalan di kantor ini " ucap Varel mengenalkan Vera dengan bangga pada Aldo


" Vera ,,Aldo ,, " ucap mereka bersamaan sambil berjabatan tangan

__ADS_1


' Hmmm,, Vera ini cantiknya luar biasa sekali , arsitek lulusan luar negri lagi , pantes aja Bos perusahaan mau mengejarnya sampai keluar negri segala ' ucap Aldo bicara di dalam hatinya


Setelah menyelesaikan pekerjaannya , Marshcel bergabung duduk di sofa bersama Varel ,Vera dan sahabatnya Aldo



" Marshcel bilang sama Stella untuk pesan makanan enak untuk kita berempat disini , sebentar lagi Jan istirahat kantor " ucap Varel pada bawahan sekalian sepupunya itu


" Baik pak " jawab Marshcel lalu segera menekan no telpon di meja kerja nya tersebut untuk menghubungi Stella meminta apa yang bis nya pesan tadi , setelah itu Marshcel bergabung kembali dengan Varel , Vera dan aldo sahabatnya


30 menit kemudian pesanan yang di pesan pun datang , Stella sendiri yang membawa masuk makanan tersebut ke ruangan direktur utama tersebut


" Silahkan di santap Pak hidangannya " ucap Stella sopan sambil melirik Vera sepintas


' Beruntung sekali kamu Vera Rosalina Putri , bisa dekat dengan petinggi di kantor ini ' ucap Stella di dalam hati


Setelah menghidangkan makan siang tersebut di atas meja sofa tersebut , Stella pun peri meninggalkan ruangan tersebut untuk kembali ke meja kerjanya di depan pintu masuk ruangan direktur utama


" Sebelum makanan kita ini dingin , yuk di makan " ucap Varel sambil meraih makan siangnya itu lebih mendekat ke arahnya


" Ayo makan Vera , pasti sudah lapar kan ? " ucap Varel membantu Vera untuk membukakan bungkusan kotak makannya dan menyodorkan ke dekat Vera , Varel ingat ucapan Vera ,kalau dia harus profesional di kantor dan menyembunyikan hubungan mereka yang sebenarnya


Mereka berempat lalu makan siang di ruangan mewah direktur utama itu dengan hikmat , setelah selesai makan dan membersihkan bekas makannya ,Vera mendekati Varel , Aldo dan Marshcel


" Pak , Vera permisi dulu ya , Vera mau ke workshop lantai 15 untuk menemui sahabat sahabat Vera dan mengabarkan kalau Vera akan bekerja lagi di kantor ini" ucap Vera pamit pada Varel

__ADS_1


__ADS_2