Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
Bab 76 Kedatangan Sahabat


__ADS_3

" Nah begitu donk , itu baru namanya asisten plus adik sepupu saya " ucap Varel menepuk nepuk bahu Marshcel


" Baiklah bos kalau begitu , saya ke ruangan saya dulu , ada hal yang harus saya kerjakan " ucap Marshcel pamit


" Ok silahkan , ingat ya tugas kamu " ucap Varel mengingatkan lagi


" Siap laksanakan " ucap Marshcel menghormat bendera pada Varel setelah itu keluar dari ruangan direktur utama


" Siang mbak , saya pengen ketemu dengan pemimpin perusahaan ini , apa beliau ada " tanya seseorang pada Stella sekretaris Varel


" Siang juga , maaf anda siapa? dan ada keperluan apa ya mencari pimpinan kantor ini" jawab Stella sambil memperhatikan tamu nya tersebut


" Perkenalkan nama saya Mike , saya sahabat Varel Palevi Prasetyo, apa dia ada di ruangannya ?" tanya tamu yang bernama Mike tersebut


"Oh ,, ada pak , bentar ya saya kabari dulu pada beliau" ucap Stella sambil memencet telpon di meja nya


Setelah bicara sebentar di telpon Stella pun kembali memandang ke arah tamunya itu


" Anda di persilahkan masuk pak " ucap Stella pada tamunya tersebut

__ADS_1


" Baik , terimakasih " jawab Mike sambil mendorong pintu ruangan kerja direktur utama itu


" Hai bro , selamat siang , sibuk ya " ucap Mike menyalami Varel setelah berada di dalam ruangan itu


" Hai Mike , selamat siang juga , tumben , ada angin apa nih datang kesini " ucap Varel sambil menyalami sahabatnya yang dari SMA itu


" Tidak ada angin apa juga bro , saya lagi ada kunjungan kerja ke Jakarta ini , jadi teringat sama kamu sahabat saya " ucap Mike sambil menjabat salam Varel


" Baik , silahkan duduk " ucap Varel mempersilahkan Mike duduk di sofa yang tidak jauh dari meja kerjanya


" Bagaimana usaha kamu sekarang Mike ? lancar ?" tanya Varel lagi pada sahabatnya itu


" Alhamdulillah pekerjaan saya juga lancar " jawab Varel kemudian


" By the way ,, bagaimana kabar pencarian gadis pujaan kamu itu , sudah ketemu ? , sebelumnya maaf kan saya ,dulu saya pernah berjanji menolong ikut mencari keberadaannya , tapi tidak ada titik terangnya, dan setelah itu saya sibuk dengan kerja saya , dan lupa kasih kabar ke kamu " ucap Mike menjelaskan panjang lebar


" Oh itu , tidak apa apa Mike , wajar kamu tidak bisa menemukan titik terangnya , saya pun dulu juga begitu , begitu susah menyelusuri jejaknya , tapi sekarang Alhamdulillah , saya sudah menemukan dia kok " ucap Varel sambil tersenyum pada sahabat nya tersebut


" Oh ya , ketemu dimana , cerita donk " jawab Mike penasaran

__ADS_1


" Ketemu di London " ucap Varel cepat


" What ? di London? jauh amat , bagaimana caranya kamu bisa bertemu dia di London,,? itu suatu hal yang ngak mungkin deh kalau di pikir pikir " jawab Mike kaget sambil menggelengkan kepalanya


" Iya sih , suatu hal yang tidak mungkin , tapi kamu tau ngak , saat kamu datang terakhir di kantor saya ini ? sesungguhnya Vera itu sudah lama bekerja di sini , jauh sebelum saya masuk ke kantor ini " ucap Varel lagi menjelaskan


"Loh ,, kok bisa ? gimana caranya


Ya bisalah Mike , Vera semenjak berpisah dengan saya di kelas 5 SD itu , juga mengalami hal yang sama dengan saya , selalu menangis dan mengurung diri , bedanya Vera setiap hari selalu berdiri di depan rumah saya yang kosong itu Berjam jam sambil menangis dan selalu memanggil nama saya , karena tidak tahan melihat Vera seperti itu, setelah tamat SD mama Vera pindah ke Bandung , dan menjual rumahnya yang di Jakarta , rumah yang menyebabkan psikis Vera rusak " cerita Varel pada Mike


" Psikis nya persis kayak kamu dulu ya ?" ucap Mike lagi


" Ya ,, begitulah , tapi mungkin Vera lebih parah , karena dia wanita yang berhati lembut " jawab Varel lagi


" Terus kenapa Vera itu bisa bekerja di kantor kamu ? dan kenapa juga kamu bertemunya di London ?" tanya Mike lagi


"Vera setelah tamat SMA memilih kuliah di London yaitu di University College London , tempat para arsitek terkenal kuliah , Vera adalah mahasiswi yang berotak jenius , dan bisa menamatkan kuliah nya kurang dari 5 tahun , yang seharusnya 7 tahun itu , dan setelah tamat kuliah , dengan harapan bisa bertemu dengan saya ,dia pulang ke Indonesia , dan bekerja di kantor ini , Vera adalah arsitek andalan perusahaan ini , rancangan gambarnya telah banyak memenangkan tender berharga ratusan milyar , dan Pada saat saya bekerja di sini , saya sudah melihat rancangannya yang memenangkan tender pembangunan rumah sakit mewah , hanya saja saya tidak sadar, kalau rancangan itu adalah hasil karya Vera , saya hanya tau dari sekretaris saya , kalau arsitek handal itu bernama Rosa, dan di sudut bawah gambar rancangan Vera itu itu ada inisial VRP, dan bodohnya saya , saya tidak berfikir ke sana , dan setelah tender rumah sakit itu tanda tangan kontrak , saya mau mengucapkan terimakasih langsung pada Rosa si arsitek itu , tapi sayang, pada saat hari penanda tanganan itu , Rosa mengajukan surat resign dari kantor dengan alasan orangnya tiba tiba sakit dan harus di rawat , karena rasa terimakasih saya terlalu besar , pingin mengucapkan langsung pada Rosa si arsitek jenius itu dengan datang ke rumahnya , lalu saya mencari data dirinya di kantor , setelah mendapatkan datanya , saya kaget setengah mati , lutut saya lemes dan tidak kuat di bawa berdiri , ternyata Rosa itu adalah Vera Rosalina Putri , wanita yang saya cari cari selama 14 tahun lamanya , wanita yang sangat saya rindukan dan wanita yang telah membuat sikap saya arogan , tempramental dan dingin , juga menjauhi setiap wanita. setelah saya mengetahui kalau Rosa itu Vera , untuk meyakinkan lagi , saya melihat foto terbaru Vera di ponsel sahabatnya yang bekerja di kantor ini juga, foto terbaru Vera yang masih memakai kalung perak jangkar saya , tanpa buang waktu lagi saya mendatangi alamat rumah Vera yang ada di data tersebut, tapi sayang, rumah itu kosong, dan tetangganya bilang Rosa keluar negri , karena kedua orang tuanya tinggal di luar negri , tapi saya tidak tau luar negerinya itu negara mana , setelah lama berfikir , saya ambil kesimpulan saja , dengan berpedoman data Vera di kantor, saya langsung terbang ke London dengan memulai pencarian dari rumah sakit satu ke rumah sakit lain di kota London dengan mencari pasien yang bernama Felly Rosalina , dan Alhamdulillah saya menemukan mereka , saya menemani hari hari mereka d rumah sakit ,bersama dengan kedua orang tua saya juga , mami dan papi nyusul saya ke London setelah tau hal ni , begitulah , saya bertemu di London, hampir 4 bulan saya dan kedua orang tua saya di sana, demi bisa memboyong Vera pulang kesini lagi bersama orang tuanya juga " ucap Varel meakhiri ceritanya pada sahabat nya itu , sahabat dari SMA sampai kuliah di Belanda , sahabat dekat yang sudah tau masalah Varel dari dulu


" Masyaallah , begitu besar cinta dan pengorbanan kamu bro , begitu juga dengan Vera , saya sangat mengagumi kesetiaan kalian berdua , saya jadi penasaran pingin bertemu dengan Vera , boleh ya bro ?" ucap Mike pada Varel memohon sambil mengatupkan kedua telapak tangannya di depan dada

__ADS_1


__ADS_2