Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
Bab 6 Dua Kalung


__ADS_3

" mau apa kita masuk ke toko perhiasan perak ini Bu Felly " tanya Bu  Hanifah heran


" ya beli perhiasan donk bu,emang mau ngapain lagi"


Kata Bu Felly lagi


" Tapi untuk apa atau untuk siapa " tanya Bu Hanifah lagi belum mengerti


" Saya mau beli kalung perak untuk Vera Bu "


jawab Bu Felly


" Oouh ya ? emang boleh ya anak sekolah SD pake kaluang atau perhiasan ". tanya Bu Hanifah lagi


" Boleh lah Bu Hanifah, kalungnya kan di masukan ke dalam baju saat ke sekolah " kata Bu Felly lagi sambil melihat-lihat model kalung yang cocok untuk princessnya.


Kemudian Felly berkata pada pemilik toko perak:


" Pak boleh lihat kalung yang berliontin bunga anggrek itu " tanya Felly


" Boleh Bu " kata pemilik toko sambil mengambilkan kalung yang di maksud dan memberikannya ke tangan Felly


Bu Hanifah yang ikut memperhatikan kalung tersebut juga terpukau melihat model liontinnya, liontin sebuah bunga anggrek di tengah sarinya ada beberapa permata biru muda di situ, cantik sekali.


" Waah cantik sekali, apa lagi kalau Vera yang pake,pasti akan bertambah cantik gadis kecil ku " kata Felly ngomong sendiri, tapi di dengar oleh Hanifah .


Melihat itu mata Hanifah pun mulai jelalatan melihat model kalung yang cocok untuk Varel putra tercintanya


" Pak kalungnya cantik sekali,  tapi agak ke gedean juga lagi beratnya, anak saya yang mau pake baru mau masuk sekolah SD " kata Felly


" Kalau untuk di pake anak-anak seumuran anak ibu,tidak masalah kegedean beratnya, soalnya ngak gampang putus bila terenggut, dan juga bisa di pake sama anak ibu sampai dewasa pun tidak masalah" kata pemilik toko menjelaskan.


Mendengar penjelasan itu Felly makin mantap hatinya untuk membelikan Vera kalung perak anggrek bertahtakan permata bewarna biru muda.


" Boleh pak, saya ambil ini saja " Kata Felly ke pemilik toko


" Baik Bu saya buat suratnya dulu " kata pemilik toko itu lagi.


" Tunggu sebentar pak, bisa ngak ya di belakang liontin ini di ukir nama anak saya " tanya Felly lagi


" Bisa Bu ,tapi tambah sedikit ongkos nya " kata pedagang perak itu lagi


" Oke ngak masalah pak" jawab felly

__ADS_1


Sementara Hanifah pun masih asyik melihat model yang terbagus untuk anaknya.


Tiba- tiba Bu Hanifah melihat kalung yang berliontin jangkar kapal yang di lilit tali dan ada permatanya juga yang berwarna hitam di batang jangkat tersebut.


" Pak boleh saya lihat yang ini " tanya Hanifah ke pedagang perak tadi


" Boleh Bu " katanya sambil mengambilkan kalung yang berliontin jangkar yang ada talinya juga,dan menyerahkan ke Bu Hanifah.


Bu Hanifah menimang- nimangnya juga,cukup berat sich


" Pak kalung yang beratnya sama ngak sama kalung yang di beli sama teman saya ini " tanya Hanifah, soalnya Hanifah pengen juga Varel memakai kalung itu sampai dewasa nanti


" Sama Bu , berat dan panjangnya pun sama " jawab pemilik toko


"Saya ambil itu ya pak dan jangan lupa ukir nama anak saya juga di belakang nya, namanya varel "  kata Hanifah lagi


Baik Bu silahkan di tunggu ya biar kami ukir dulu kedua kalung ini ,klo ngak salah yang untuk cewek namanya Vera ya Bu" tanya pedagang itu


" Iya pak " jawab Felly


Sambil menunggu ukiran namanya selesai, Felly bicara sama Hanifah:


" Bu Hanifah liontin anggrek tadi saya beli ada makna nya loh " kata Felly


"Bunga anggrek itu berlambangkan kecantikan  yaitu  kecantikan hati dan  kecantikan wajah, siapa pun yang melihat bunga anggrek pasti punya rasa suka karena cantik ,dan warna putih perak di anggrek  itu berlambangkan kebersihan dan kesucian hati juga , klo permata birunya melambangkan kebahagiaan dan  keceriaan , dan rantai itu adalah sebuah kesetiaan hubungan dengan orang-orang terdekatnya, jadi itulah maknanya dan juga do' a saya yang di gambarkan pada liontin anggrek perak tersebut untuk Vera, dan semoga Vera tetap tampil cantik parasnya, cantik hatinya dan selalu berbahagia dengan orang yang ada ikatan dengannya   " kata Bu felly menjelaskan


" Waah bagus banget ya arti dan makna yang terkandung di kalungnya Vera " kata Hanifah kagum


" Yaa,,, Aamiiin semoga Allah mengabulkan Do'a kita pada anak-anak kita" jawab Felly lagi


Hanifah pun memikirkan arti dari kalung yang di belinya untuk Varel.


Jangkar berlambangkan menjaga atau  melindungi,


Rantai atau tali, berlambangkan kesetiaan dalam sebuah hubungan


Permata hitam, berlambangkan kegagahan atau ke maskulinan seorang laki-laki


Hanifah tersenyum karena kalung pilihan nya mempunyai makna yang tidak kalah bagus juga.


"Bu Felly saya juga punya makna dengan kalung Varel"


Kata Hanifah ke Felly

__ADS_1


" Apa itu " tanya Felly


" Jangkar itu  berlambangkan  menjaga dan  melindungi orang- orang  terdekatnya  yang dia cintai,  walaupun hujan dan badai  datang mendera, atau  masalah  dan cobaan selalu datang dia akan setia melindungi dengan rantai atau talinya, dan  permata  hitam melambangkan  kegagahan dan  kemaskulinan  seorang laki-laki "


" Wah bagus juga ya makanya nya " kata Felly yang juga merasa kagum


Tak lama kemudian si pelik toko pun sudah selesai mengukir nama Varel dan Vera di belakang liontin mereka sebagai tanda pengenal pemiliknya, dan langsung menyerahkan ke pembeli masing-masing.


Setelah itu ke 2 mana muda itu langsung membayar belanjaannya dan keluar dari toko itu.


" Udah selesai shopping kita Bu Felly " tanya Bu Hanifah


" Kayak nya sudah Bu, saya pun sudah cape juga neh, pengen cepat sampai di rumah untuk istirahat " jawab Felly


" Sama ,saya juga" kata Bu Hanifah


" Ok,, yuk Bu Felly kita ke parkiran " kata Bu Hanifah lagi


Mereka ke parkiran dan masuk ke mobil mereka masing-masing, dan merekapun pulang bering-iringan sampai di rumah


Mereka pun masuk ke rumah mereka masing-masing, lalu langsung istirahat.


Malam harinya di rumah Felly ,Vera heboh banget karena sangat bahagia di belikan banyak barang oleh mamanya, dan juga kalung yang cantik , yang langsung di pakaikan Felly ke leher Vera, dan Vera mencoba semua pakaian dan tas secara berganti sambil berceloteh


" bagus mamah,semua bagus ,Vera suka semuanya makasih mama "


Felly dan Fito pun sangat bahagia melihat putrinya berceloteh bahagia , mereka tidak puas-puasnya bergantian menciumi pipi princes kesayangannya


Begitupun di rumah Varel saat ini , Varel juga merasa bahagia karena di belikan banyak barang oleh maminya, Varel pun tidak lupa mencoba  bergantian sepatu dan baju yang di belikan maminya,Varel juga mengeluarkan semua kotak pencil dan tasnya, Varel senang dan bahagia sekali sampai melompat lompat saking senangnya, tak lupa Bu Hanifah pun memakaikan kalung peraknya ke Varel dan bilang :


" Varel, kalau di sekolah kalung ini tidak boleh di keluarkan dari dalam baju , mengeri? "


" Mengerti mami " kata varel meanggukan kepalanya.


" Mami beliin Vera kalung ini  juga ngak" tanya Varel lagi.


Bagi Hanifah dan Bara pertanyaan itu sudah biasa dan langsung menjawab


" Vera juga di belikan kalung ini sama mamanya,tapi beda liontinnya,Karen Vera itu cewek" kata Hanifah menjelaskan biar Varel mengeri karna kalungnya beda model sama Vera.


Varel pun menganggukkan kepalanya.


" Makasih mami " katanya lagi

__ADS_1


__ADS_2