Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera
Bab 13 Kehilangan 3


__ADS_3

Besok adalah hari terakhir ujian akhir Vera di SD tempat dia sekolah, habis itu Vera akan melanjutkan sekolah ke menengah pertama.


Felly dan Fito telah sepakat untuk membawa Vera pindah ke kota Bandung, itu semua karena mereka sudah tidak tahan melihat kesedihan dan penderitaan putri tercintanya yang sudah 1 setengah tahun  selalu berdiri dan menanggis di depan rumah Varel yang kosong.


Fito dan Felly menjual rumahnya yang di Jakarta setelah pindah ke Bandung, biar Vera bisa melupakan Varel, Felly tidak mau Vera hidup di rumah masa kecilnya yang membuat dia tidak bahagia karena terkenang terus sama Varel


Fito dan Felly telah mendaftarkan Vera di sebuah SMP  terbaik di kota Bandung.


Setelah Vera menerima ijazah nya, tanpa menunggu waktu lagi,besoknya Fito memboyong keluarganya ke Bandung, untuk usahanya yang ada di Jakarta dan sekitarnya, semua di urus oleh orang-orang kepercayaan Fito, Fito dan Felly undur diri ke Jakarta dan menekankan pada semua Kariawan dan orang kepercayaannya, untuk merahasiakan ke pindahan Fito, itu semua penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan dan mitra di bisnis Fito.


Sorenya Fito pun sudah sampai di rumah mewah barunya di kota Bandung.


Fito dan Felly juga Vera turun dari mobil dan langsung masuk ke rumah sambil mengucap salam dan berdo'a di dalam hati:


" Ya Allah, semoga di rumah ini verra bisa hidup bahagia, dan ceria lagi seperti sebelumnya ,Aamiin ,,"


Setelah masuk ke dalam rumah, Felly pun menunjukkan kamar Vera yang besar menghadap ke taman dan ke kolam renang, semua itu biar Vera bisa nyaman di dalam kamar nya saat dia sendiri


" Bagaimana kamar nya sayang, Vera suka " tanya Felly dengan lembut sambil mengusap kepala putrinya dengan rasa sayang


" Suka ma " jawab Vera pendek tanpa senyum dan masih memperlihatkan sikap dinginnya.


" Baiklah, sekarang Vera istirahat dulu ya, mama mau menata barang-barang bawaan kita dulu" kata Felly lembut sambil mencium kening putrinya.


Vera hanya meanggukkan kepalanya, tanpa banyak bicara Vera membuka sepatunya dan naik ke tempat tidur untuk istirahat.


Hari Pun berganti dengan cepat, Vera di sekolah jadi anak yang pendiam dan dingin, temannya pun tidak banyak, walaupun Vera dingin dan terkesan sombong atau angkuh, tapi tidak ada satupun yang marah dan membenci Vera, itu semua karena Vera tidak pernah menyinggung mereka, dan lagi Vera anaknya pinter dan selalu juara kelas.

__ADS_1


Hari dan tahun pun berganti,sekarang Vera telah duduk di bangku SMA, Vera tumbuh menjadi seorang gadis yang sangat cantik bak Dewi Fortuna, kulitnya putih bersih, tubuhnya tinggi, berisi, hidungnya mancung, bibirnya merah muda dan tipis  dan sexy, alis matanya tebal berbaris rapi dan bulu matanya panjang dan lentik sangat sempurna dan sangat cantik alami tanpa polesan apapun, walaupun begitu  sifat  dan sikapnya tidak pernah berubah, tetap dingin dan tidak banyak bicara, apa lagi pada lawan jenisnya , Vera sangat menutup diri, karena di dalam hatinya sudah ada nama  Varel di sana, teman masa kecil sampai pertengahan kelas 5 SD.


Di sekolahnya Vera adalah idola para cowok, banyak cowok yang mencoba mendekatinya, tapi semua tidak ada yang berhasil, mereka mundur teratur karena sifat cuek dan dingin Vera.


Karena Vera dingin sama cowok , Vera pun banyak di sukai oleh teman ceweknya di sekolah, selain pinter mereka merasa Vera tidak akan merebut cowok incaran mereka di sekolah atau di manapun, mereka semua berasumsi klo Vera sudah punya pacar ntah siapa tapi di rahasiakan.


Begitulah Vera di sekolahnya, pendiam dingin ,cuek, pinter dan selalu menjadi yang terbaik di sekolahnya, guru-guru pun sangat mengagumi Vera si murid dingin dan pinter .


Waktu pun cepat berlalu, bisnis Fito di Bandung pun maju dengan pesat, sama kayak di Jakarta, di perusahaan  garmen nya di Bandung ini Fito juga bekerja sama dengan Kariawan kepercayaan nya untuk merahasiakan alamat dan jati dirinya,  Fito cukup berbisnis di belakang layar saja,karena semenjak pindah ke Bandung, Fito dan Felly khusus memprioritaskan kan putri tercinta nya Vera, mereka tidak mau di ganggu dengan urusan bisnis , takut Vera akan terabaikan perasaan dan kasih sayangnya.


Hari- hari cepat berganti, dan 2 bulan lagi Vera akan melalui ujian akhir


Suatu malam Felly berembuk dengan suaminya


" Mah 2 bulan lagi Vera sudah menamatkan SMA nya, kemana ya kita akan menguliahkannya " tanya Fito pada istrinya


" Iya juga ya mas, tidak terasa Vera sudah mulai dewasa dan bentar lagi tamat SMA, tapi kemana ya kita akan menguliahkannya, mama tidak pernah memikirkan ini sebelumnya"  jawab Felly balik


" Mumpung masih jam 8 , Vera pasti belum tidur, Ayuk mas kita tanya langsung saja " kata Felly tiba tiba bersemangat


" Ayuk" kata Fito langsung berdiri dari tempat duduknya


Merekapun berjalan menuju kamar Vera


Tok tok tok


Pintu kamar Vera di ketuk pelan-pelan oleh mamanya

__ADS_1


" Masuk aja, kuncinya tidak di kunci " jawab Vera dari dalam kamar


Felly dan Fito pun masuk ke kamar Vera dan duduk di ranjang king size nya Vera


" Vera lagi ngapain sayang " tanya Fito pada anak gadis dinginnya itu


" Lagi menghafal pelajaran Vera pa " jawab Vera singkat


" Oouh ya  kurang lebih dua bulan lagi kalau ngak salah Vera sudah tamat ya di SMA, boleh papa tau Vera mau melanjutkan kuliah dimana " tanya Fito hati-hati, takut menyinggung perasaan anak satu satunya.


" Kalau Vera bilang, apa papa dan mama akan mengizinkannya " jawab Vera


" Apapun itu sayang, kemanapun Vera mau kuliah, papa dan mama akan menyetujuinya, yang penting Vera bahagia" jawab Fito lagi


" Katakanlah sayang, Vera mau kuliah dimana " tanya Felly lembut sambil mengusap lembut kepala princessnya


" Vera pengen kuliah di UCL  pa ma  " jawab Vera


" UCL ,, kuliah apa itu dan dimana " kata Felly


" UCL  adalah singkatan dari University College London pa , ma , Vera pengen kuliah disana ambil kuliah Arsitektur " jawab Vera tegas


" Oouh london ya, arsitektur" gumam Fito


" Bagaimana,, pasti papa mama tidak izinkan Vera kuliah di sana " kata Vera bernada sedih


Melihat perubahan anak semata wayangnya Fito tidak tega

__ADS_1


" Siapa bilang papa tidak mengizinkan putri kesayangan papa menggapai cita-citanya sampai ke negri London, papa izinkan kok sayang, papa mama pasti mendukung semua kemauan Vera, asalkan Vera bahagia menjalankannya " kata Fito pada anaknya Vera


" Papa serius pa , menguliahkan Vera ke London, sama siapa Vera di sana, siapa yang akan menjaga Vera selagi di sana, bagaimana makannya di sana , dan kuliah itu butuh waktu bertahun- tahun loh pa " kata Felly mencerca suaminya dengan bermacam pertanyaan dan kekhawatirannya pada anak gadis satu-satunya. tidak mungkin juga dia membiarkan Vera kuliah di Luar negri tinggal seorang diri , Felly bisa membayangkan betapa repot nya nanti Vera bila hal itu terjadi 


__ADS_2