
" Baik bos , akan saya kerjakan hari ini juga dengan minta bantuan pada anak buah saya juga " ucap Marshcel
" Ya cepatlah , biar Vera bisa segera bisa bekerja dengan tenang " ucap Varel lagi
Sementara itu di ruangan kerja lama Vera dan Monica
" Selamat bergabung kembali ya Vera , selamat naik jabatan juga ya " ucap Monica menyalami Vera sambil merangkulnya
" Iya Monica , terimakasih , dan selamat juga untuk jabatan baru mu " jawab Vera lagi dengan sumbringah dan senang bisa bekerja lagi bersama sahabat- sahabatnya di kantor itu
" Cie,, ciee ,, senangnya , yang lagi naik jabatan , hingga tidak melihat kita kita di sini , ya ngak teman teman ? " ucap Rehan pada kedua sahabatnya yang lagi bahagia itu
" Iya nih , mungkin kita semua di anggap lalat kali " ucap Vani menambahkan
" Aduh,,, bukan begitu juga ya guys , kalian kan tau Vera dan Monica itu gimana , jadi reflek aja deh seperti tadi , maaf ya ?" ucap Vera memberi pengertian pada teman teman seprofesinya itu
" Iya sih , kami ngerti kok , tapi apa kalian berdua tidak mau membagi sedikit kebahagian kalian dengan kami - kami ini ?" jawab Vani lagi sambil memberi kode pada teman- temannya yang lain
" Benar itu apa yang di bilang oleh Vani " ucap Dewi menambahkan
" Maksudnya membagi sedikit kebahagiaan itu apa ya ?" jawab Vera tidak mengerti
" Iya maksudnya apa sich ?" tambah Monica penasaran
" Aduh ,, masa Vera dan Monica tidak ngerti sich ?" jawab Lisa teman Vera dan Monika juga
" Benar loh , kami tidak mengerti" jawab Vera lagi
" Biar saya yang menjelaskan pada dua bidadari ini guys " ucap Rehan pada teman temannya itu
" Ya , kamu jelaskan Rehan , biar Vera dan Monica mengerti " ucap Vera lagi
Baiklah , begini ya Ver , maksud mereka berbagi kebahagiaan itu adalah , karena kalian berdua sudah naik jabatan , alangkah baiknya kalian berdua bisa mentraktir mereka semua untuk makan - makan , iya ngak ngak guys ?" ucap Rehan menjelaskan
" Benar , iya Ver " jawab mereka hampir bersamaan
__ADS_1
Setelah tau maksud teman temannya itu , Vera dan Monica berpandangan , lalu saling tersenyum
" Baiklah , teman teman semuanya , saya akan traktir kalian semua makan siang hari ini sepuasnya , tapi ingat , tidak boleh di bawa pulang atau di bungkus ,ok ?" jawab Vera kemudian
" Benarkah Vera ? " tanya Lisa tidak yakin
" Benar Lisa , percaya pada saya " ucap Vera lagi
" Yes ,, asyiiik,, makan gratis" ucap teman teman Vera bersamaan dengan sinar mata yang berbinar-binar
Vera dan Monica yang melihat kebahagiaan pada teman temannya , juga merasakan kebahagiaan itu dengan tersenyum
" Ok ,, sekarang yuk kita fokus kerja dulu , kalau kita ngomong terus , yang ada pekerjaan kita ngak akan selesai selesai " ucap Monica pada teman - teman nya
Setelah membuat rencana makan siang bersama dan gratis , semua karyawan di lantai 15 bekerja dengan semangat menyelesaikan pekerjaannya
Di lantai 20 di ruang Direktur utama , Varel lagi membuka laptop nya memeriksa pekerjaan yang telah lama dia tinggalkan
Tok tok tok bunyi ketukan pintu dari luar ruangan Varel
" Masuk " jawab Varel singkat
" Pak , ini ada berkas pengajuan kerja sama yang diantarkan langsung oleh pemilik perusahaannya ke sini , apa bapak mau bertemu dengan orangnya ?" ucap sekretaris Varel tersebut sambil menyerahkan sebuah berkas pada Bos muda nya tersebut
" Oh , dari perusahaan mana emangnya ?" tanya Varel lagi
" Nama perusahaan Maju Jaya Pak " jawab Stella lagi
" Baik,,, karena pemimpin perusahaan itu sendiri yang mengantarkan ke sini , silahkan suruh dia masuk " ucap Varel pada Stella sambil membuka dan membaca berkas file tersebut
" Baik pak , permisi " jawab Stella sopan , lalu berjalan keluar dan menutup pintu kembali , lalu menghampiri pemilik pengajuan kerja sama tadi
" Baik ibu , maksud ke datangan ibu kesini sudah saya sampaikan pada atasan saya , sekarang ibu di persilahkan masuk untuk bertemu dengan atasan saya " ucap Stella pada direktur perusahaan Maju Jaya itu
" Ok , baik termakasi " ucap wanita cantik dan agak sexy tersebut pada Stella
__ADS_1
" Mari Bu saya antar " ucap Stella sopan, lalu berjalan menuju pintu dan mendorong knop pintu tersebut
" Silahkan masuk Bu " ucap Stella lagi setelah berada di ruang Varel
Varel yang melihat Stella datang bersama seorang wanita cantik dan berpenampilan agak terbuka , langsung berdiri
" Selamat siang Bu , silahkan duduk " ucap Varel mempersilahkan tamu nya duduk dengan sopan walau ada sedikit rasa kurang nyaman melihat penampilan wanita di hadapannya itu
" Baik , terimakasih pak , kenalkan ,nama saya Hanum , saya adalah pemilik perusahaan Maju Jaya " ucap wanita yang bernama Hanum tersebut memperkenalkan dirinya lalu menyalami Varel dan menatap wajah tampan pucuk pimpinan di perusahaan tersebut sambil tersenyum manis
' Wah tampan sekali wajah Bos muda ini , dan bodynya juga luar biasa bagusnya ' ucap Hanum di dalam hati mengagumi penampilan bos muda di depannya
" Baik Bu , sekarang kerja sama seperti apa yang ibu mau " tanya Varel langsung tanpa berbasa basi
" Ini pak , saya mengajukan kerja sama untuk sebuah proyek pembangunan sebuah mall yang terletak agak ke pinggiran kota , tapi lokasi atau tempatnya strategis , ukuran tanah dan peta nya sudah ada di berkas yang bapak pegang " ucap Hanum menjelaskan
" Baik, gambar mall nya saya lihat di sini belum ada ya ?" tanya Varel lagi sambil membolak balik berkas tersebut
" Belum pak , saya dengar, di kantor ini punya Arsitek handal dan sudah banyak jam terbangnya , jadi saya serahkan semua proyek ini pada bapak pengerjaannya " ucap Hanum mengambil keputusan
" Terimakasih telah mempercayai perusahaan ini untuk bekerja sama , mari kita buat kesepakatan kerja atau kontrak kerja dulu " ucap Varel pada Hanum
"Baik pak " ucap Hanum menyetujui
" Stella , kamu sudah dengar bukan ? cepat kamu persiapkan surat kontraknya " Perintah Varel pada sekretarisnya Stella
" Baik pak , mohon menunggu sebentar " ucap Stella meninggalkan ruangan Varel menuju ke meja kerjanya di depan ruangan tersebut , Stella membuat surat kontrak kerja dengan cepat karena sudah di tunggu , bagi Stella membuat surat kontrak kerja bukan suatu hal yang sulit ,karena sudah biasa membuatnya , setelah selesai membuat surat tersebut, Stella kembali masuk ke ruangan atasannya itu
" Ini pak , surat kontraknya , silahkan bapak baca dulu " ucap Stella sambil menyerahkan selembaran surat yang dia bikin barusan bersama map nya juga
" Baik " ucap Varel menerima kertas tersebut lalu membacanya dengan teliti berulang kali
" Ini Bu Hanum , silahkan tanda tangan di sini " ucap Varel pada Hanum sambil menyodorkan surat kontrak kerja tersebut
" Baik pak " ucap Hanum meraih surat tersebut , lalu membaca isi kontrak tersebut dengan teliti , setelah itu Hanum pun menanda tangani surat tersebut
__ADS_1
" Ini pak , sudah saya tanda tangani " ucap Hanum menyodorkan surat itu kembali pada Varel
" Ok , terimakasih ya Bu Hanum atas kerja samanya " ucap Varel kembali sambil menyimpan surat kontrak tersebut dan memberikan lampirannya pada Hanum