Ku Tembak Cintamu 2x

Ku Tembak Cintamu 2x
Cake Special


__ADS_3

Sambil melajukan motornya.


"Rin, kamu mau beli kue nya dimana? " Tanya Dimas sambil setengah teriak.


"Di Har**st aja. " jawabnya singkat.


"Okay" sambil tetap melajukan motornya.


Tidak butuh waktu lama mereka untuk sampai di toko kue. Karna memang jaraknya dari sekolah tidak terlalu jauh.


Erina masih asik memilih-milih cake mana yang akan Di beli. Cake di sini semua enak. Tapi sayang harganya lumayan mahal.


Erina berniat ingin membeli cake dengan harga 300 an ribu. Karna dia tetap harus menghemat uangnya untuk keperluan lain. Lagipula sayang juga kalau harus mengeluarkan uang banyak hanya untuk seloyang cake. Pikir Erina.


Setelah Cukup lama melihat-lihat cake, Erina tertarik sama Strawbery Cheesecake dengan ukuran 16cm. Nampak kecil memang. Tapi walaupun kecil tapi hargnya ga Sekecil barangnya.


Dilihat nya harga dari cake itu 340.000 rupiah. Masih terjangkau kantong Erina.


Erina berniat untuk segera membelinya.


"Jadi mau yang mana?" Tanya Dimas sambil menatap dalam ke wajah Erina.


"Emm... Yang itu aja. Strawberry Cheesecake" tunjuk Erina ke arah cake yang kecil.


"Yang kecil itu?" Erina hanya mengangguk sambil tersenyum.


Tiba-tiba Dimas langsung bertanya ke pelayan apakah ada Strawbery Cheesecake dengan ukuran besar.


"Mba, Strawberry Cheesecake yang ukuran besar Ada ga?" tanya Dimas dengan gayanya yang cool.

__ADS_1


"Ada kak.. " jawab sipelayan sambil mengarahkan ke tempat cake yang besar.


Terlihat harga cakenya, 635.000 rupiah.


"Kamu mau beli Strawberry Cheesecake juga Dim?" Tanya Erina dengan polos.


Dimas hanya tersenyum tanpa menjawab.


"Cake mu terlalu kecil, Kita beli yang Ini aja, yang besar ya... " ucap Dimas santai.


Erina masih tak mengerti dengan perkataan yang Dimas ucapkan.


"Maksud kamu, Strawberry Cheesecake yang besar itu mau kamu beli buat mamamu?" Tanya Erina lagi penasaran.


(Dimas menggelengkan kepala sambil tersenyum manis)


"Buat mama kamu" ucapnya cepat dan langsung mengalihkan kepalanya ke arah pelayan toko.


Erina membulatkan matanya Dan secara refleks langsung menarik lengan Dimas. Dimas agak kaget saat Erina menarik lengan nya dengan kuat.


"Dimas, kamu apa-apaan sih. Kenapa kamu main pesen aja?" ucap Erina agak kesal karna Dimas ga minta persetujuannya.


"Why baby?" ucap Dimas menggoda.


"Dimas aku serius, aku ga lagi becanda!!"


"Aku juga serius"


"Uang aku ga cukup Dim, kalau beli yang ukuran besar" ucap Erina dengan raut wajah penuh kekhawatiran.

__ADS_1


Dimas memandang Erina sekilas sambil tersenyum. Kemudian langsung ke kasir untuk membayar cake yang sudah dibungkus rapi. Dikeluarkannya sebuah kartu ATM dari dompetnya lalu disodorkan ke petugas kasir.


Erina yang melihat Dimas akan membayar pesanan cake miliknya dengan terpaksa dan buru-buru mengambil kartu ATM milik Dimas dan segera diganti dengan miliknya.


"Pake punya saya aja mba" perintah Erina kepada petugas kasir.


Dimas mendekati Erina dengan sangat dekat membuat Erina sedikit agak risih dan malu. Diambilnya kartu ATM Erina dan menggantikannya kembali dengan kartu ATM miliknya.


"Simpan aja uang kamu. Buat traktir aku besok. Okay... " ucap Dimas menggoda.


"Tapi Dim, Ini kan... " Dimas tak menghiraukan sanggahan Erina dan hanya tersenyum kecil.


#######


Setelah selesai membayar, Dimas langsung mengantarkan Erina sampai rumahnya.


"Makasih banyak ya Dim buat Semuanya. Terutama buat cakenya" ucap Erina kikuk.


"Sama-sama" sambil tersenyum mesra.


"Eemmm... Kamu mau masuk ga? Aku kenalin ke mamaku? " ajak Erina.


"Serius boleh?"


"He-em" sambil mengangguk yakin.


"Okay" jawab Dimas penuh Semangat.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2