
Sebelum masuk ke bab yang bakalan aku buat panjang banget. Author mau kasih tahu, Novel terbaru author udah rilis yah judul nya. SI KULKAS ITU SUAMIKU.
Kali ini Author akan membuat kisah yang sedikit berbeda dari kisah kisah yang sebelumnya. Novel baru ini tentang perjodohan, gadis biasa dengan pria kaya. Harus ikutin yah kisah terbaru itu.
Yang paling penting itu adalah bakalan ada Giveaway di salah satu bab Novel itu. Bab nya itu belum aku tentukan, masih jadi rahasia๐๐ yang jelas di pertengahan nantinya.
Sekian pengumuman nya๐
...----------------...
...Selamat membaca...
...----------------...
Pemakaman mama Boby telah selesai, Dea masih saja setia menemani Boby yang terlihat murung. Teman teman Boby sudah berkumpul di rumah Boby, Bastian juga sudah ada di sana.
Bastian menahan diri, ia membiarkan Dea dekat dengan Boby. Sejahat jahat nya Bastian, ia masih punya toleransi.
"Boby, kami turut berduka cita yah" ucap Celsi dan Lisa.
"Boby, ini makan dulu" Dea menyodorkan sepiring nasi pada Boby, pria itu tak bergeming. Kepergian mamanya masih belum bisa Boby Terima.
"Boby.... kamu harus makan. Jika tidak mama kamu akan sedih di alam sana" bujuk Dea. Ia terus berusaha membujuk Boby agar segera makan.
"Wah..... Mereka terlihat sangat serasi yah"
"Dea sangat perhatian sama Boby" ucap Zia mencoba memanasi Bastian. Bastian melirik kearah Dea dan Boby, di sana memang ada Dea dan Boby, namun kedua sahabat Dea juga ada di sana.
"Sangat wajar, karena mereka adalah sahabat" balas Bastian acuh.
"Bastian, Bastian... " lirih Zia tersenyum miring.
"Apa ada, pria dan wanita bersahabat tanpa ada perasaan? "
"Yah, kamu benar." jawab Bastian, Zia tersenyum senang. Seperti nya Bastian termakan omongannya.
"Jadi... " Bastian menjeda kalimatnya, menatap Zia tajam.
"Aku harus menjauhi mu, karena aku tidak ingin kamu memiliki perasaan pada ku, agar calon istri ku tidak cemburu" ucap Bastian dengan nada datar, lalu pergi begitu saja dari hadapan Zia.
"Ihhh Bastian!!! " gumam Zia kesal, menatap Bastian yang berjalan kearah Dea dan kawan kawannya.
"Lihat saja, aku akan memastikan kalian tidak bahagia! " ucap Zia penuh tekad.
Bastian duduk di samping Boby, tangannya terangkat mengusap bahu Boby.
"Kamu harus kuat Boby, datang dan pergi adalah kuasa ilahi. Kita sebagai hambanya hanya bisa pasrah dan menjalaninya."
"Makasih Kak, aku ikhlas kok. Hanya saja ini terlalu cepat bagi ku" lirih Boby.
"Kami ngerti kok perasaan kamu Boby, tapi jangan terlalu lama terpuruk nya Boby" sahut Lisa, ia terlihat sangat care dengan Boby. Sejak tahu mama Boby gak ada Lisa tak sedikitpun meninggalkan Boby. Selama mereka berteman, Lisa tempat Boby curhat, Lisa juga sangat dekat dengan mama Boby.
"Makasih Lis" Boby tersenyum padanya, membuat Lisa merona. Dalam keadaan seperti ini sempat sempat nya Lisa merona seperti ini.
__ADS_1
"Hm... seperti nya Lisa dan Boby sudah mulai lirik lirikan" batin Celsi. Hanya dirinya yang tidak memiliki pasangan disini.
Setelah duka itu berlalu, tepatnya 1 minggu setelah mama Boby meninggal. Bastian dan Dea melangsungkan pernikahan. Bastian terpaksa menunda selama 1 minggu karena sahabat Dea kemalangan.
"Dea.... akhirnya kamu menikah juga" sorak Lisa tertahan. Mereka turut senang melihat Dea menikah dengan senior tampan. Lagi pula Lisa dan Celsi sempat mengira Dea ini lesbi. Karena sejak kenal Dea tidak pernah menjalin hubungan dengan lawan jenis.
"Aku masih belum bisa mempercayai nya" lirih Dea, menatap pantulan dirinya pada cermin besar. Dea sudah di sulap menjadi pengantin wanita yang paling cantik. Make up di wajah Dea tidak terlalu tebal, sehingga dirinya terlihat sangat alami, Gaun pengantin berwarna gold Crem membuat dirinya terlihat semakin cantik.
"Aku yakin kak Tian tidak akan rela berbagi kecantikan Dea pada seluruh tamu" celetuk celsi.
"Kamu benar, Dea benar-benar sangat cantik" sahut Lisa.
"Ah kalian terlalu berlebihan" sahut Dea, lalu bangkit dari duduknya, pengantin pria sudah menunggu lama di luar sana.
Langkah demi langkah, Dea masih merasa ini seperti mimpi. Menikah dengan pria yang selalu bersikap seenaknya pada dirinya dan sekarang pria itu berubah menjadi pria yang paling lembut dan penuh kasih sayang.
Seluruh tamu tampak tidak sabar menunggu kedatangan pengantin wanita, mereka sangat penasaran siapa yang akan bersanding dengan pria tampan itu.
"Astaga..... Malaikat dari mana ini??? "
"Seperti bidadari"
"Apa itu benar-benar putri ku? " gumam Nisa melongo melihat penampilan putrinya.
"Aku tidak heran, karena Dea adalah putriku. " ucap Ali sombong.
"Anak ku juga sangat tampan" celetuk Azlan tak mau kalah, ia ikut memuji putranya yang saat ini menatap Dea dengan mulut terbuka.
'Apa dia benar-benar Dea?? sungguh wanita idaman ku'batin Bastian tersenyum senang.
Dea hanya menunduk, ia merasa sangat gugup karena semua orang menatap ke arahnya.
"Jangan menundukkan kepala mu" tegur Bastian berbisik. Dea mampu merasakan deru nafas Bastian karena ia terlalu dekat dengan telinganya ketika berbisik.
"I-II" jawab Dea gugup, ia pun mengangkat kepalanya.
Acara pernikahan Dea dan Bastian berlangsung sangat lancar. Tidak ada hambatan dan sangat, menyesakkan. Para wanita merasakan sangat patah hati karena pria idamannya telah menikah dengan Dea. Begitu pula dengan para pria, mereka merasa kalah cepat oleh Bastian yang kini telah menjadi suami Dea.
"Selamat Dea, kamu menjadi istri ku sekarang" ucap Bastian mengecup pipi Dea pelan. Tentu saja hal itu tak luput dari pandangan para tamu undangan, mereka bersorak ketika melihat adegan manis itu.
"Tolong!!!! kami disini masih jomlo!!! " teriak mereka bersama-sama.
"Oh maaf, kalau begitu aku sarankan kalian segera lah menikah" balas Bastian tertawa mengejek.
Tak tahu mau mengatakan apa, Dea hanya bisa menunduk malu. Pipinya terlihat memerah karena ulah Bastian.
"Selamat yah Dea, kamu sudah menikah sekarang. " ucap Boby memberi ucapan selamat.
"Terimakasih Boby" Dea bangkit dari duduknya dan hendak memeluk Boby.
"Eh"
Bastian lebih dulu memeluk Boby, ia tidak rela jika Dea memeluk pria lain.
__ADS_1
"Makasih yah Boby, aku turut senang atas ucapan mu" balas Bastian tanpa rasa malu.
"Hmm... Suami mu over sekali Dea" dengus Boby.
"Sorry Boby" kekeh Bastian.
"Dea!!!!! " Suara melengking milik Lisa dan Celsi. Si gadis kembar tapi beda percetakan.
Lisa dan Celsi memeluk Dea bersamaan, mereka sangat senang hari ini. "Kak.. jangan lupa pj nya" ucap Lisa pada Bastian. Dea mengerutkan dahinya.
"Baiklah baiklah, katakan saja apa mau kalian" jawab Bastian pasrah.
"Yeayyy" sorak Lisa dan Celsi.
"Ehhh aku juga yah, kami kan berempat adalah sahat" celetuk Boby ikutan, pria itu tadinya sudah turun dari pelaminan, namun ketika mendengar pj. Boby kembali naik ke atas pelaminan.
"Huh? " Bastian cengoh.
"Benar, dia adalah sahabat kami" sahut Lisa.
"Baiklah baiklah, terserah kalian saja" lagi lagi Bastian hanya bisa pasrah.
"Wahhhh kalau begitu aku mau.... " gumam Dea mencoba memikirkan keinginan nya.
"Ehh Dea, kamu kan istri Bastian. Mana bisa ikutan pj" sahut Lisa.
"Kenapa tidak?? kan aku sahabat kalian" protes Dea.
"Sstttt..... Istri ku boleh meminta apa aja, 10 ronde pun aku sanggup" ucap Bastian nyeleneh.
"Ihhhh mulai deh gilanya" gerutu Dea.
Setelah acara penutup di lakukan, akhirnya semua selesai. Dea dan Bastian bisa langsung istirahat sekarang.
"Ahhh... lelahnya" Dea merenggangkan tubuhnya. Ia sudah selesai membersihkan tubuhnya, sekarang waktunya istirahat.
"Aku tidur dulu" Ucap Dea pada Bastian yang baru saja selesai mandi. Dea merasa benar-benar lelah sekarang. Bastian tidak mempermasalahkan nya. Ia membiarkan Dea untuk tidur lebih dulu, setelah ia berpakaian nanti Bastian akan menyusul.
"Kak.. bajunya udah aku siapin" tunjuk Dea pada piama tidur yang sudah Dea siapkan di atas meja rias nya.
"Terimakasih"
Cup. Bastian memberikan kecupan pengantar tidur untuk Dea.
Bastian segera mengenakan pakaian nya, lalu cepat cepat pria itu naik ke atas ranjang dan ikut berbaring di samping Dea. Memeluk Dea dari belakang karena gadis itu dalam posisi membelakangi nya.
"Nice dream honey" bisik Bastian. Dea yang sudah tertidur lelap pun merasa terganggu, lalu membalikkan tubuhnya menjadi menghadap ke arah Bastian.
Uuuu malam pertama yang manis, pengantin baru tidur berpelukan. Menikmati tidur panjang menjelang pagi.
...----------------...
Jangan lupa mampir ke novel terbaru Author yah๐๐sangat di tunggu loh. Ada Giveaway nya. Jangan sampai ketinggalan. ๐๐๐๐
__ADS_1