Mendadak Hamil

Mendadak Hamil
Kedatangan Anggi (Bonus Visual)


__ADS_3

Zoya Arkan Asyid.



Azlan Albisyam.



Airaya Albisyam.



Anisa.



Ali Zoe.



Mila Susanti



Agaira Alezo



...----------------...


Ting~


Zoya meraih ponselnya yang baru saja berdering.


My Anggi.


Aku di Indonesia, kamu di mana?


"Anggi di sini? " batin Zoya. Menatap pesan singkat Anggi yang menanyakan keberadaan nya.


"Siapa? "


Azlan mencoba merebut ponsel Zoya, namun dengan cepat Zoya memindahkan tangannya agar terhindar dari tangan Azlan.


"Bukan siapa-siapa"


"Lihat."


"Gak" tolak Zoya malah berdiri dari sofa untuk menghindari Azlan.


Azlan semakin geram, ia mengejar Zoya dan merebut ponsel nya.


"Berikan sekarang atau loe akan menyesal! " ancam Azlan.


"Bukan apa apa, cuma pesan dari temen" jawab Zoya berbohong, ia tidak mungkin memberitahu Azlan jika itu dari Anggi. Jika mereka sempat bertemu, maka habislah semuanya.


Hub, Azlan menggunakan kesempatan merebut ponsel Zoya ketika Zoya bengong.


"Anggi? siapa Anggi? "


"Azlan sini ponsel aku!! " teriak Zoya mencoba merebut kembali ponselnya.


"My Anggi? "

__ADS_1


"Dia... " jawab Zoya terpotong karena pintu kamar Zoya tiba-tiba terbuka. Raya masuk ke dalam kamar Zoya tanpa memperdulikan adanya Azlan di sana. senyum manisnya mengembang menatap keduanya.


"Zoya!! yuk berangkat"


"Tapi kak,,, " Zoya melirik Azlan yang masih terdiam.


"Udah ayok!! "


"Bye Azlan" ujar Raya melambaikan tangan pada Azlan, lalu menarik Zoya keluar dari sana.


Mila sudah menunggu di bawa, mereka akan bersenang senang ke mall.


"Have fun girls" sorak Mila.


Tidak berapa lama mereka pun tiba di sebuah restoran mewah.


"Ihh gue penasaran deh sama pacar kak Ai" ujar Mila dengan raut penasaran nya.


"Ih loe lebay deh" cibir Raya terkekeh pelan.


Raya dan Mila asik mengobrol sejak tadi, sementara Zoya merenung tanpa bersuara.


"Kak, masih lama gak sih pacar kakak datangnya? "


Raya dan Mila saling melirik, mereka baru menyadari jika mereka juga bersama Zoya dan gadis itu hanya diam saja.


"Lahh, gue lupa kalo loe juga ikut sama kita. "


"Wajarlah, kan Zoya sejak tadi diam aja kak" sambung Mila.


"Loe kenapa? apa ada masalah? "tanya Raya menatap Zoya.


" Iya, kok loe keliatan nya gelisah aja Zoy"


"Kak.. sebenarnya.. _"


Mila dan Raya menatap penasaran, menunggu kalimat Zoya yang tak kunjung di lanjut kan.


"Aira! "


"Eh sudah datang? "


Raya bersiri dari duduknya, menghampiri seorang pria tampan yang berdiri tak jauh dari meja mereka.


"I miss you baby" ungkap Raya memeluk Anggi, kekasihnya.


"Wahhh ternyata pacar kak Ai, ganteng banget" puji Mila menatap Anggi tak berkedip.


Sementara Zoya mematung menatap kearah Anggi.


Bagaimana mungkin? kenapa semua semakin rumit. Zoya menunduk ketika Anggi menoleh padanya.


"Loh, Zoe kamu di sini juga? "


Anggi berjalan mendekati Zoya, lalu memeluknya erat.


"Aku merindukan mu"


"Zoe?? " beo Mila dan Raya serempak.


"Kalian saling mengenal? " Raya tak percaya ini, Orang yang akan ia perkenalkan pada pacaranya adalah Zoya, adik iparnya. Tapi apa ini?? mereka tampak akrab.


"Tentu saja, honey. Zoe adalah adik sepupu ku"

__ADS_1


"Huh?? adik sepupu? sejak kapan loe punya saudara zoy" tanya Mila.


Zoya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, ia tidak tahu bagaimana harus men jelai pada mereka. Jika Zoya menjelaskan pada Anggi siapa Raya, maka akan di pastikan Zoya akan di bawa pergi oleh Anggi.


"begini" Zoya menggaruk hidungnya memikirkan bagaimana cara menjelaskan pada mereka.


"Kak Ai, dia Anggi sepupu aku. Anak dari adik Mama" ujar Zoya. Raya mengangguk pelan mencoba untuk mengikuti nya saja.


"Dan Anggi pacar kamu itu adalah... "


"Zoya!!! " panggil seseorang menghentikan kalimat Zoya.


"Loh kamu kok di sini sih! " tegur Raya menatap sang adik yang tengah menatap Zoya dan Anggi dingin.


Azlan berjalan mendekati mereka lalu menarik tangan Zoya dan menyembunyikan ke belakang tubuhnya.


"Zoya milik gue!! loe gak akan pernah bisa mengambilnya dari gue! " ancam Azlan.


"Huh? " cengoh Mila dan Raya.


"Sorry, anda siapa yah" tanya Anggi.


"Dia adiknya aku beb" jawab Raya.


"Aduhh" ringis Zoya memukul jidatnya, karena Raya menyebutkan Azlan sebagai adiknya.


"Azlan kamu ngapain ke sini sih" omel Raya setengah berbisik agar tidak menimbulkan keributan.


"Jadi kamu Azlan! " Suara Anggi mulai menekan, tatapannya menajam. Raya sempat bingung melihat perubahan raut wajah kekasih nya. Rahang Anggi mulai mengeras, ia melangkah maju menarik Zoya dari balik tubuh Azlan.


"Dia Adik sepupu ku!!! " ucap Anggi dingin.


"Apa? " Azlan menatap Zoya meminta penjelasan.


"Dia Anggi, abang sepupu ku" lirih Zoya pelan.


"Saya tidak akan membiarkan adik saya di sakiti oleh pria brengsek seperti kamu! " tegas Anggi, lalu menarik Zoya pergi dari sana.


"Hei.. tunggu" panggil Azlan tidak Terima Zoya di bawa oleh pria itu, Azlan ingin mengejar Zoya namun di cegat oleh Raya.


"Gue bingung" cicit Mila.


"Kok loe tahan gue sih! " bentak Azlan.


"Loe yang bego! main nyosor aja. Kan Zoya jadi di bawa pergi! " Ucap Raya kesal.


"Dan... kencan gue jadi gagal"


Raya melangkah meninggalkan restoran. Di susul oleh Azlan yang juga pergi namun berbeda arah.


"Lahhh gue ngapain? " ujar Mila menunjuk dirinya sendiri, menatap Azlan yang sudah pergi dan Raya juga sudah pergi.


"Sendiri endingnya" lirih Mila meratapi nasibnya.


...----------------...


Halo guys, kalian memang pinter yah, bisa menebak siapa pacar Raya. Aku kurang membuat penasaran yah? kalian bisa jawab ternyata πŸ˜…


Karena ada yang minta kasih visual, dan mungkin biar enak ngebayanginnya. Jadi author buat deh visualnya. Seberapa cocoknya kalian yang nentuin yah. Boleh juga kasih saran untuk visual yang menurut kalian yang cocok sama karakter di sini.


Tetap semat, tetap dukung aku yah😘😘kita cepat buat mereka bahagia. Kasian, Corona gini malah di buat sedih.


Tetap jaga kesehatan kalian yah, jaga jarak, gunakan masker. Sehat untuk kita semua 😘😘😘😘

__ADS_1


Like, komen, gift dan vote.


__ADS_2