
Di rumah sakit.
Zoya dan Raya duduk di bangku tunggu. Mereka sedang menunggu antrian seperti bumil yang lain.
"Nyonya Zoya Arkan Asyid" panggil seorang suster, sekarang giliran Zoya yang di periksa.
"Yuk sayang, waktu nya kita periksa babynya" ucap Azlan membantu istri nya.
"Kak, aku ke dalam dulu yah" ujar Zoya mengusap tangan Raya, entah mengapa Raya terlihat lebih manja ke Zoya akhir akhir ini.
Zoya berbaring di atas brankar, bersiap untuk di periksa. "Sudah siap nyonya? " ucap dokter adam ramah. Zoya mengangguk pelan.
Dokter memeriksa kesehatan janin Zoya, mereka juga melakukan USG. "Seperti nya bayinya laki-laki" ujar dokter.
"Benarkah? " sahut Azlan semangat, Zoya ikut senang melihat suaminya berbinar melihat ke layar yang memperlihatkan pergerakan bayi mereka.
"Selamat yah tuan, Janinnya sangat sehat" ucap dokter.
"Terimakasih dokter" ucap Azlan. setelah melakukan prosedur lainnya, akhirnya Azlan keluar dari ruang pemeriksaan.
Raya yang melihat Zoya dan Azlan keluyuran dari ruangan, langsung di hampiri Raya.
"Bagaimana hasilnya? " tanya Raya penasaran.
"Bayinya laki-laki kak" sahut Zoya tersenyum senang.
"Wahhh selama yah" ucap Raya.
"Selamat Azlan, Zoya" ucap Anggi juga.
"Nyonya Airaya Albisyam" panggil suster.
"Nah giliran kakak" Zoya mendorong Anggi dan Raya masuk ke dalam ruangan pemeriksaan.
"Sebenarnya aku ragu.. " lirih Raya.
__ADS_1
"Udahh sana cepat" balas Zoya mendorong Anggi dan Raya.
"Semoga kak Raya juga hamil" harap Zoya tersenyum, memeluk lengan suaminya yang setia berada di samping nya.
"Semoga saja" sahut Azlan, di lanjutkan di dalam hatinya"tidak menyusahkan ku ketika ngidam"
Setelah menyelesaikan pemeriksaan, mereka segera pulang. Banyak kabar gembira yang akan mereka sampaikan pada orang rumah.
"Bunda!!!!! tante!!!! " teriak Zoya ketika masuk ke dalam rumah, membuat Meika dan Feby berhamburan keluar.
"Sayang, hati hati" tegur Azlan khawatir melihat istri nya yang terlalu kegirangan berlari masuk ke dalam rumah.
"Ada apa sayang, kenapa kamu begitu senang? " tanya Meika.
"Mah, bun, Bayi Zoya laki-laki" ucap Zoya penuh semangat.
"Wahhhh selamat yah sayang" Meika dan Feby memeluk Zoya bergantian.
Tatapan mereka beralih pada Raya yang menekuk wajahnya. Meika mendekati putri nya, lalu memeluknya erat.
"Kamu hamil?? " Raya mengangguk.
"Aku sengaja mengerjai Bunda" kekej Raya pelan.
"Selamat yah sayang" Feby memeluk Raya, bergantian memeluk Anggi. "Kamu berhasil membuktikan keperkasaan mu"
"Ihh aunty! " dengus Anggi.
Azlan ikut menghampiri Anggi, memeluk ala laki-laki sembari membisikkan sesuatu. "Bersiaplah, kamu akan melalui masa masa yang menyenangkan"
Anggi bergidik ngeri, Azlan sungguh membuatnya takut. "Jangan menakut nakutin ya Azlan! " tegur Meika.
"Hahaha, nggak bun"
"Wah, ada apa ini. Kok ngumpul ngumpet gini? "
__ADS_1
"Mila!!!! aku hamil!!!! " teriak Raya pada Mila yang langsung membulatkan mata nya, gadis itu melompat kegirangan memeluk Raya.
"Selamat yah kak Ai, akhirnya nambah lagi keponakanaku!! " sorak Mila.
"Anak kamu cewe apa cowo? " Mila menatap Zoya yang sudah duduk di sofa sembari memeluk suaminya. Akhir akhir ini gadis itu terlihat sangat manja.
"Cowo"
"Wahhhh semoga kak Ai dapat cewe. Jadi serasi banget. Ihhh pasti lucu" gemes Mila.
"Ihhh jai gemes aja, nikah cepetan!! " sindir Feby.
"Ihh sabar aunty, ini juga lagi nyiapin" sahut Mila malu.
"Bulan depan deh, nikah! " putus Bunda Meika.
"Yaudah, bilang ke Agai aja Mila sih its oke aja" sahut Mila enteng.
"Oke, bulan depan kita nikah" itu suara bariton Agai, pria itu kaget ketika baru saja memasuki rumah besar Azlan mendengar penuturan tunangannya.
"Huh? sejak kapan kamu di situ? " bengong Mila gugup.
"Aku mendengar semuanya baby, yuk kita persiapkan semuanya" ujar Agai menarik tangan Mila, lalu membawa Mila pergi tanpa persiapan apapun.
"Hahaha, rasain. " sorak Raya dan Zoya berbarengan, mereka tertawa bersama.
"Semoga keluarga ini selalu bahagia seperti ini, tidak ada lagi masalah ya g datang menghampiri kami" lirih Meika dalam hati, ia menatap setiap wajah keluarga nya satu persatu.
Di bulan kedua setelah pernikahan Mila dan Nisa yang di langsungkan bersamaan, Zoya pun melahirkan seorang anak laki-laki yang sangat tampan. Wajahnya sangat mirip dengan wajah Azlan, namun bentuk hidung dan bibirnya mirip dengan Zoya.
Mereka mulai hidup bahagia, tidak ada lagi rahasia atau apapun yang membuat kehidupan keluarga nya terganggu.
...----------------...
Happy ending guys😘😘😘😘makasih udah ngikutin dari awal hingga akhir. aku sayang kalian. Tanpa kalian author bukan lah apa apa.
__ADS_1
Selanjutnya adalah Season II, kisah anak dari Zoya dan Azlan. Ada sedikit bumbu kehidupan Azlan dan Zoya disana. Yah tetap saja author gak bakalan membuat mereka pisah😅