MENGEJAR CINTA TUAN PUTRI

MENGEJAR CINTA TUAN PUTRI
BAB 117


__ADS_3

Semua berita tentang ketiga anak Elvan dan Aneska sudah tersebar luas di jajaran negeri.


Ketampanan dan kecantikan anak-anak mereka di kagumi oleh para masyarakat luas dan menjadi perbincangan hangat.


Bahkan saat di lokasi syuting, Aneisha di serbu dengan pertanyaan tentang keponakannya dan itu membuat Aneisha pusing untuk menjawab.


"Nei, keponakanmu sangat menggemaskan, mereka sangat tampan dan cantik!" seru salah satu rekan artis Aneisha.


"Selama ini mereka semua tidak pernah dekat denganku, bahkan tidak pernah berbicara sepatah katapun.. Tapi karena keponakanku jadi topik utama mereka langsung mencari muka di depanku hmm.." batin Aneisha.


Karena memang tidak ada yang mendekati Aneisha, mereka biasanya hanya menggosipkan Aneisha karena kedekatannya dengan Anthony dan Jody.


"Ah terimakasih pujiannya kak.." ucap Aneisha dengan senyum tipisnya.


"Apa boleh kapan-kapan kami main ke rumahmu? Kami ingin melihat keponakanmu." ucap yang lain.


"Cih, bilang aja kalo emang mau ke rumah Aneisha! Dasar tukang cari perhatian!" batin Lita yang dari tadi hanya diam menatap ke arah artis tersebut.


"Kalau ada waktu senggang aku akan mengajak kalian melihat keponakanku." jawab Aneisha.


"Kenapa bilang kalo ada waktu luang? Apa maksudnya kamu memiliki lebih banyak job di bandingkan kita iya?!" ketus yang lain.


Aneisha benar-benar bingung dengan pertanyaan itu, dia sama sekali tidak bermaksud seperti itu, tapi kepada seniornya merasa seperti itu.


"B-bukan begitu maksudku kak.." ucap Aneisha.


"Sudahlah! Kita ini bermaksud baik tapi kamu malah memamerkan kesibukanmu!!" ketus yang lain dan langsung pergi meninggalkan Aneisha.


Aneisha dan Lita benar-benar tidak habis pikir dengan ucapan seniornya.


"Apa aku salah mengatakan hal itu kak Lita?" tanya Aneisha kepada Lita.


"Engga salah kok, mereka aja yang sensitif banget!" jawab Lita.


"Aku jadi ga enak deh kak.. Padahal aku ga bermaksud seperti itu kok.."


"Udah deh jangan di pikir lagi, mereka emang ga ada niat baiknya makanya sekali di gituin malah tersinggung dan salah paham." jelas Lita.


"Apa aku minta maaf aja sama mereka ya kak?" tanya Aneisha.


"Hah? Ngapain sih Nei? Kamu ga salah jadi ga usah minta maaf, itu malah ngebuat mereka gede kepala!" ucap Lita.


"Baiklah kalau begitu, aku gaenak aja."

__ADS_1


"Udah gausah mikir lagi ntar ubanan loh!" canda Lita.


"Hih gamauu!!!" teriak Aneisha yang di balas tawa oleh Lita.


Di lokasi syuting, hanya Lita satu-satunya manager, asisten dan sahabat untuk Aneisha. Aneisha selalu bercerita tentang kehidupannya kepada Lita dan selama ini Lita selalu menjadi pendengar yang baik.


Tidak lama kemudian, ada satu truk makanan yang datang ke lokasi syuting dan membuat semua perhatian beralih kepada truk tersebut.


"Wah siapa yang memesan makanan?" tanya salah satu staff di sana.


"Nei, lihatlah siapa yang mengirimkan makanan sebanyak itu?" tanya Lita.


Aneisha yang sedang asik bermain hp langsung menoleh ke arah truk makanan yang baru berhenti di dekat lokasi syuting mereka.


Seketika Aneisha mengerutkan keningnya melihat gambar yang sangat familiar terpajang di atas truk tersebut.


"Kak Lita, itu bukannya fotoku?" tanya Aneisha.



'Semangat syutingnya Aneisha, Love You💙'


Itu adalah kata-kata yang tertulis di bawah foto cantik Aneisha yang membuat semua mata beralih ke arah Aneisha yang ikut terkejut melihatnya.


"Siapa yang mengirim truk itu? Apa mungkin salah satu fansku?" tanya Aneisha.


"Yaampun Nei, kerajinan banget fans ngeluarin banyak uang buat ini.." jawab Lita.


Semua orang membicarakan Aneisha, tentu saja Aneisha selalu beruntung karena mendapat banyak sekali perhatian dari banyak pihak dan membuat semua orang iri.


"Enak sekali dia, apa Aneisha punya kekasih?"


"Entahlah, apa jangan-jangan dia itu simpanan laki-laki tua?"


"Murahan sekali dia, nemplok cowok sana sini!"


Omongan demi omongan terdengar di telinga Aneisha dan membuatnya kesal.


"Cih! Tadi aja mereka sok manis di depanmu, sekarang mereka langsung berubah lagi seolah tidak terjadi apa-apa!" ketus Lita.


"Sudah jangan emosi kak, anggap saja angin lewat." ucap Aneisha menenangkan Lita.


Aneisha mengajak Lita untuk mendekat ke arah truk tersebut, lalu bertanya kepada supirnya.

__ADS_1


"Maaf pak, siapa yang ngirim makanan segini banyaknya?" tanya Aneisha.


"Ah anda nona Aneisha ya? Ini pesanan dari tuan Gavin, dia bilang ini hadiah karena nona sudah membalas perasaannya." jawab supir tersebut.


Lalu tiba-tiba supir tersebut mengambil mic dan berbicara kepada semua orang.


"Permisi semuanya, maaf mengganggu waktunya, truk ini di kirim oleh tuan Gavin Adibrata selaku kekasih nona Aneisha, dia mengirim truk makanan ini sebagai rasa bahagianya karena nona Aneisha mau menerima perasaannya, silahkan di nikmati." ucap supir tersebut.


Semua staff syuting bersorak memberikan selamat kepada Aneisha, kecuali aktris wanita yang ada di sana, mereka menatap Aneisha dengan tatapan iri dan sinis.


Sedangkan Aneisha merasa malu karena ucapan supir tersebut dan mendengar sorakan dari para staff.


"Oh my God Anei, kamu beruntung banget bisa dapet cowo baik kayak Gavin.." ucap Lita.


"Apaan sih kak, aku malu tau! Liat aja para seniorku menatapku dengan tatapan sinis!" balas Aneisha.


"Biarkan saja! Aku senang kalo mereka semakin iri padamu!" ucap Lita.


"Ih apaan sih kak! Oh iya hpku mana kak? aku harus minta penjelasan sama kak Gavin." ucap Aneisha.


Lita memberikan hp Aneisha yang ada padanya, lalu segera menghubungi Gavin.


"Hai Nei,, truk makanan yang aku pesan udah dateng?" tanya Gavin.


"Udah kak, makasih banyak ya kak, tapi aku mohon jangan lakukan hal ini lagi karena aku ga mau jadi omongan orang.." ucap Aneisha.


"Kenapa? Omongan apa yang mereka katakan? Jangan pedulikan orang lain Nei.."


"Kak Gavin tau kan kalo banyak seniorku yang ga suka sama aku gara-gara aku deket sama om Anthony dan kak Jody, kalo kak Gavin melakukan hal seperti ini mereka pasti semakin membenciku.." jelas Aneisha.


"Baiklah kalau kamu ga nyaman sama hal itu, aku ga akan melakukan hal itu lagi, maaf ya.." ucap Gavin.


"Bukannya ga nyaman kak, gaenak aja soalnya aku kan artis baru dan kebetulan banyak yang ga suka sama aku." ucap Aneisha.


"Iya aku ngerti kok, tapi kalo aku jemput ke sana ga apa-apa kan?" tanya Gavin.


"Hmm, kalo kak Gavin ga sibuk ga apa-apa jemput aja kak, aku selesai sore sekitar jam 4." jawab Aneisha.


"Baiklah tunggu aku, mungkin aku sedikit telat datang ke sana." ucap Gavin.


"Baiklah kak." jawab Aneisha.


Setelah mendapat persetujuan dari Aneisha, Gavin segera mematikan telfon karena harus kembali bekerja.

__ADS_1


Sedangkan Aneisha juga harus segera bersiap untuk mulai syuting bagiannya lagi.


__ADS_2