MENGEJAR CINTA TUAN PUTRI

MENGEJAR CINTA TUAN PUTRI
BAB 95


__ADS_3

Hari sudah mulai sore, Kanaya sudah berada dirumah Aneska untuk menjemput Alisa kembali.


“Hai Nes, di mana Alisa?” tanya Kanaya saat sudah berada di dalam rumah.


“Ih kamu udah mau jemput Alisa? Dia lagi di belakang tuh sama mama, seneng banget mama ada boneka baru hihihi..” ucap Aneska.


“Boneka? Enak aja anak orang di bilang boneka.” Ucap Kanaya yang di susul tawa oleh keduanya.


“Sudahlah kalau begitu ayo ke belakang.” Ajak Aneska.


Kanaya hanya mengikuti Aneska berjalan ke belakang rumahnya untuk menyusul Alisa.


“Ma, Alisa udah di jemput Naya nih..” ucap Aneska.


Mala dan Alisa menoleh ke belakang secara bersamaan, lalu Mala memasang wajah cemberut saat meihat Kanaya berjalan mendekati mereka.


“Ih kenapa udah di susul sih Nay? Tante belum puas nih mainnya.” Protes Mala.


“Hehehe, maaf ya tante habisnya Alisa harus prepare perlengkapan buat sekolah jadi harus dari sekarang perginya biar ga kemaleman.” Jelas Kanaya.


“Oh iya, barang-barang Alisa dulu di rumahnya semua ya?” ucap Aneska yang di balas anggukan oleh Kanaya.

__ADS_1


“Kalo gitu Anes ikut Kanaya aja ya ma.” Ucap Aneska kepada Mala.


“Kamu mau kemana Nes?” tanya Kanaya.


“Mau liat Aneisha di rumah sakit Nay, aku mau minta antar ke sana ga apa-apa kan?” tanya Aneska.


“Ga apa-apa kok, aku juga mau melihatnya dan mau mengenal Jody.” Ucap Kanaya.


Alisa yang tidak tau apa-apa hanya diam sambil mencoba untuk mengingat sesuatu.


“Aneisha bukannya wanita yang di sebut laki-laki itu? Sebenarnya siapa dia?” gumam Alisa dengan wajah yang penasaran.


Aneska melihat wajah Alisa yang kebingungan segera mengetahui kalau dia sedang penasaran dengan nama Aneisha.


Alisa yang mendengar pertanyaan Aneska hanya menganggukkan kepala mengiyakan ucapan Aneska.


“Aneisha itu adiknya Aneska Al, aduh kenapa nama kalian berawalan A semua sih? Aku kan jadi bingung.” Ucap Kanaya yang di balas tawa oleh semuanya.


“Sudah kenalannya nanti aja di rumah sakit, Anes kamu pakai masker ya, di rumah sakit itu ada banyak sekali virus.” Ucap Mala.


“Siap ma, Aneska udah siapin masker kok tenang aja.” Ucap Aneska.

__ADS_1


Setelah berpamitan, Aneska, Kanaya dan Alisa segera berangkat ke tempat tujuan mereka.


“Kita ke rumah sakit dulu ya setelah itu baru kita ke mall.” Ucap Kanaya yang di balas anggukan oleh Aneska, sedangkan Alisa hanya diam dan menuruti perkataan kedua orang itu.


Sesampainya di rumah sakit, ketiga wanita cantik itu segera turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah sakit. Kanaya dan Alisa dengan kompak menggandeng Aneska sambil berjalan.


Aneska yang di perlakukan seperti orang sakit itu hanya bisa menundukkan kepalanya untuk menahan malu saat semua orang yang ada di rumah sakit tersebut melihat ke arahnya.


“Yaampun kalian berdua ngapain gandeng aku sih?” tanya Aneska kepada keduanya.


“Kamu lagi hamil dan tadi juga tante Mala menitip pesan untuk menjagamu, jadi kami harus menjagamu Nes! Benar kan Al?” tanya Kanaya.


“Hm, kak Naya benar kak, kakak sedang hamil jadi kami harus menjaga kakak dengan baik.” Sambung Alisa.


“Aku ini hamil bukannya sakit, jadi ga perlu begini juga kali malu tau di liat orang!” ucap Aneska.


Namun Kanaya dan Alisa tidak mendengarkan ucapan Aneska dan tetap menggandeng tangan Aneska sampai mereka tiba di lift, lalu setelah keluar dari lift keduanya kembali menggenggam tangan Aneska sampai akhirnya mereka sampai di ruangan Jody.


“Hah,, kenapa aku lebih seperti orang yang sedang sekarat dari pada orang hamil.” Gumam Aneska sambil menghela nafas panjang.


***

__ADS_1


Hai kakak-kakak semuanya,,, maafkan author untuk beberapa hari kedepan sampai awal bulan depan author tidak akan update dulu untuk mengumpulkan bab dan akan author up awal bulan yaa, biar setiap hari author bisa update 2 episode jadi kakak-kakak semuanya ga perlu menunggu author update…


__ADS_2