MENGEJAR CINTA TUAN PUTRI

MENGEJAR CINTA TUAN PUTRI
BAB 68


__ADS_3

"Nei! Aneisha!" teriak Lita dari dalam mobil.


"Hah? Eh, i-iya.." jawab Aneisha yang langsung berlari masuk ke dalam mobil.


"Kamu kenapa bengong sih Nei?"


"Hemm,, Lit! Menurut kamu apa mungkin ada orang yang tidak mengenalku?" Tanya Aneisha tiba-tiba.


"Kenapa kamu nanya kayak gitu?"


"Ya cuma mau tanya aja, mungkin aja ada orang yang tidak mengenalku karena aku ini artis baru iya kan?"


"Kamu emang artis baru Nei, tapi drama perdanamu sudah membuat banyak orang tergila-gila padamu! Jadi ga mungkin kalo ada yang tidak mengenalmu." ucap Lita.


"Benarkah? Hem,, tapi kenapa laki-laki itu tidak mengenalku?" gumam Aneisha yang samar-samar masih bisa di dengar oleh Lita.


"Apa Nei? Kamu bilang apa tadi?" Tanya Lita."


"Eh, engga kok aku ga bilang apa-apa Lit." balas Aneisha sambil tersenyum.


Setelah beberapa menit melakukan perjalanan, akhirnya Aneisha dan Lita sampai di restaurant yang memang sedang trend di kalangan anak muda.


"Kamu yakin mau makan di sini Nei? Banyak sekali orang, wajahmu akan di kenal oleh banyak orang." ucap Lita.


"Yakin, ayo makan di sini, emang kenapa kalo banyak orang?" ucap Aneisha sambil menggandeng Lita masuk ke dalam restaurant.


***


"Hai pi.." sapa seorang laki-laki yang baru masuk ke dalam lokasi syuting.


"Jo? Kamu kemari?" Tanya Anthony yang tidak lain adalah direktur perusahaan agensi perfilman.


"Mau liat papi kerja dong pi! Jo kan baru datang ke negara ini jadi Jo mau melihat pengerjaan film yang sedang papi buat." jelas Jody.


Jody Ezra Anthony, laki-laki berusia 22 tahun yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di universitas ternama di inggris. Jody adalah anak dari pemilik agensi perfilman yang saat ini sedang naik daun karena semua drama dan filmnya yang high quality. Artis di agensi mereka juga sangat berbakat dan cantik.


"Baguslah, setidaknya kamu punya kesadaran untuk melihat betapa sulitnya membuat film yang berkualitas." ucap Anthony.


"Papi kenapa kemari? Papi bosnya kan, kenapa harus repot-repot kemari?" Tanya Jo.


"Papi selalu memantau lokasi syuting selama ini, papi mau melihat sendiri bagaimana para artis papi melakukan pekerjaannya." jelas Anthony.


"Oh iya, kamu mau lihat artis-artis baru perusahaan? Semuanya sangat berbakat tertutama Aneisha." ucap Anthony.

__ADS_1


"Aneisha? Siapa dia?"


"Awalnya dia sedang audisi menjadi model, kebetulan papi sedang melihat-lihat di sana dan melihat kecantikan dia yang sangat alami." jelas Anthony.


"Cih! Kalau mami tau papi ngomong seperti ini, pasti dia akan membakar wanita itu hidup-hidup!" tegas Jo.


"Hahaha, tapi mami tidak akan marah jika wanita itu untukmu." goda Anthony.


"Papi!!" ketus Jo yang di balas tawa oleh Anthony.


Anthony membuka laptop miliknya dan memperlihatkan foto Aneisha yang baru saja melakukan pemotretan kemarin.



"Lihatlah! Bagaimana, cantik kan?" Tanya Anthony.


Dengan malas Jody melirik ke layar laptop sang papi, namun setelah melihat foto Aneisha dia langsung melihat fotonya dengan serius bahkan sampai mendekatkan wajahnya ke layar laptop.


"Kenapa? Cantik kan?" goda Anthony dengan senyum mengembang di wajahnya.


"Aku sepertinya pernah melihatnya di suatu tempat pi." ucap Jo.


"Melihatnya? Kamu pernah bertemu dengan Anei?" Tanya Anthony.


"Ah iya! Aku pernah melihatnya menjadi wallpaper layar hp seseorang." ucap Jo.


"Tentu saja! Pasti ada banyak laki-laki yang menjadikan fotonya wallpaper hpnya."


"Bukan pi! Bukan laki-laki tapi perempuan yang menjadikannya wallpaper." ucap Jo.


"Hah? Kok bisa? Tapi baguslah, setidaknya tidak laki-laki saja yang menyukainya." ucap Anthony.


"Sudah, kalo mau liat-liat sana itu ada yang lagi take." lanjut Anthony.


Jody hanya menganggukkan kepalanya lalu berjalan menyusuri lokasi syuting sambil melihat-lihat ke sekelilingnya.


Jody melihat banyak sekali artis yang sombong dan hanya bisa menyuruh managernya kesana kemari.


"Cih, semua artis papi sombong sekali! Percuma cantik kalau kelakuannya begitu!" gumam Jo sambil menatap tidak suka ke semua artis yang ada di ruangan itu.


Semua wanita yang ada di sana melihat ke arah Jody karena ketampanannya dan auranya yang benar-benar membuat hati para wanita terpukau.


"Siapa laki-laki itu? Aku baru pertama kali melihatnya di sini." ucap salah satu artis yang ada di sana.

__ADS_1


"Gatau, aktor baru kayaknya tampangnya lumayan juga lah.." jawab yang lain.


Jody sampai di ruangan yang tidak ada penghuninya, dia melihat penataan yang sangat rapih di ruangan kecil itu. Jody membaca Nama yang tergantung di pintunya.


"Aneisha? Jadi ini ruangan Aneisha? Tapi kemana orangnya? Aku benar-benar penasaran dengan orang yang papi puji sampe segitunya." gumam Jody sambil mengintip ke dalam ruangan.


"Permisi! Anda siapa ya?" Tanya Lita yang baru saja sampai di lokasi.


"Eh, saya hanya berkeliling melihat-lihat saja, kalau begitu permisi." ucap Jody.


"Bohong! Kamu pasti mau stalking Anei ya!? Kamu cowok mesum ya!?" ketus Lita sambil menatap Jody dengan tatapan tajam.


"Apa!? Enak aja mesum! Aku disini mau liat-liat, kebetulan di sini gaada orang makanya pengen liat." ucap Jody.


"Ada apa ini rame-rame?" Tanya Aneisha yang masih memakai masker dan topinya.


"Kamu!? Bukankah kita tadi bertemu di depan? Kamu salah satu staff di sini ya? Bilang dong sama dia kalo aku bukan orang mesum!" ketus Jody.


"Apa kamu bilang!? Staff? Dia itu..." ucapan Lita terpotong karena Aneisha menarik tangan Lita dan menggelengkan kepalanya.


"Baiklah, aku akan bicara dengannya kalau kamu bukan orang mesum, lebih baik kamu pergi saja." ucap Aneisha.


Dengan segera Jody pergi dari hadapan Aneisha dan Lita dengan kesal. Sedangkan Lita menatap sinis ke arah Aneisha yang membela Jody begitu saja.


"Kenapa kamu membela laki-laki yang ga jelas itu!?" ucap Lita.


"Jangan menatap aku seperti itu Lita, dia tidak seperti orang mesum kok."


"Cih, kamu selalu berbaik hati! Awas aja kalo kebaikanmu nanti di manfaatkan orang lain!" ketus Lita yang langsung berjalan masuk ke dalam ruangan.


Sedangkan Aneisha, menoleh ke belakang melihat kemana Jody pergi.


"Dia bekerja di sini? Atau aktor baru?" gumam Aneisha yang langsung mengikuti Lita masuk ke dalam ruangannya.


"Hari ini masih ada take dua kali lagi ya Lit?" Tanya Aneisha.


"Iya, tapi ga harus basah-basahan lagi kok.. Adegannya di hutan dekat sana." ucap Lita sambil menunjuk ke arah hutan yang berada tidak jauh dari lokasi syuting.


"Hutan? Kali ini beneran masuk ke hutan? Ga pake properti?" Tanya Aneisha.


"Iya, kenapa emang Nei? Kamu takut?"


"Engga kok, aku ga takut." ucap Aneisha sambil tersenyum kecil.

__ADS_1


"Semoga aku akan baik-baik saja sekarang.." batin Aneisha sambil menghela nafas panjang.


__ADS_2