Mengubah Takdir Aisyah

Mengubah Takdir Aisyah
Jam Antik Kuno Berputar...


__ADS_3


Aisyah melihat jam antik kuno di depannya kembali berputar dan hidup lagi seperti semula. Begitu pula seluruh waktu yang berhenti berputar telah kembali.


Jam antik kuno itu lalu terbang melayang pelan ke arah Aisyah yang berdiri menatap kagum.


"Apa kabar Nona Aisyah ?", sapa jam antik kuno yang ajaib kepada Aisyah.


Aisyah terkejut diam saat jam antik kuno itu tengah menyapanya.


"Apakah kamu mengenalku ?", tanya Aisyah.


"Hamba adalah jam antik kuno milik anda, Nona Aisyah", sahut jam antik kuno.


"Oh iya ? Tapi aku tidak tahu siapakah dirimu ? Dan bagaimana kamu bisa mengenalku ?", tanya Aisyah.


"Tentu hamba mengenal Nona Aisyah karena anda adalah tuan hamba", sahut jam antik kuno.


"Benarkah yang kamu ucapkan itu ?", tanya Aisyah.


"Benar sekali, hamba adalah jam antik kuno dari Persia kita bertemu saat anda masih tinggal di asrama", sahut jam antik kuno.


"Apakah kamu dapat berbicara ? Lalu siapakah kamu yang sebenarnya ?", tanya Aisyah.


"Hamba adalah jam antik kuno yang dikutuk oleh seorang suci karena hamba tidak mengikuti perintahnya", kata jam antik kuno.


"Apa kamu termasuk dari bangsa jin ?", tanya Aisyah.


"Iya, hamba merupakan bangsa jin berasal dari negeri Persia yang dikutuk menjadi sebuah jam antik kuno", sahut jam antik kuno.


"Tapi kamu merupakan peninggalan pusaka Kerajaan Persia", kata Aisyah.


"Karena hamba adalah pengrajin jam antik kuno dari Kerajaan Persia di masa 500 tahun yang lalu", ucap jam antik kuno serta ajaib itu.


Aisyah hanya terdiam memandangi jam antik kuno yang ajaib itu lalu menoleh ke arah pedang awan putih yang ada digenggaman tangannya.


"Dia juga merupakan bangsa jin sepertimu", kata Aisyah.


"Siapa dia ?", tanya jam antik kuno itu.


"Namanya Badar, dia juga dikutuk oleh seorang sufi karena tidak menuruti perintahnya untuk mengikuti ajarannya", jawab Aisyah.


"Badar...", kata jam antik kuno itu.


"Benar, Badar adalah penunggu pedang awan putih ini dan merupakan bangsa jin", ucap Aisyah.


Jam antik kuno yang ajaib itu hanya terdiam dan melayang pelan ke arah Aisyah. Memperhatikan gadis muda itu dengan seksama.


"Apakah anda benar-benar tidak mengingat hamba, Nona Aisyah ?", tanya jam antik kuno itu.

__ADS_1


"Iya, aku kehilangan ingatanku semuanya saat aku berada di istana awan putih ketika di dalam pintu ke empat dan terkena sengatan racun anemon laut", sahut Aisyah.


"Astaga Tuhan...", kata jam antik kuno.


"Dan aku sempat mengalami koma panjang hingga masuk ke dunia mimpi tanpa batas sehingga aku tidak pernah bisa keluar dari dunia mimpi itu", kata Aisyah.


"Itu sangat mengerikan sekali, Nona Aisyah", ucap jam antik kuno.


"Karena itulah aku tidak mengingat akan dirimu bahkan diriku", kata Aisyah.


"Hamba mengerti Nona Aisyah", ucap jam antik kuno.


"Lalu apakah kamu punya solusinya untuk masalah yang aku hadapi ini ?", tanya Aisyah.


"Hamba akan berpikir lagi dan mencari cara agar anda pulih kembali, Nona Aisyah", sahut jam antik kuno.


"Tapi kini waktu telah berputar kembali dan bagaimana jika kita segera pergi dari istana awan putih ini", ucap Aisyah.


"Hmmm..., baiklah, kita segera pergi dari istana awan putih ini secepatnya", ucap jam antik kuno.


"Ayo, segeralah naik ke atas burung garuda bersama denganku, wahai jam antik kuno", kata Aisyah.


Aisyah mengulurkan tangannya ke arah jam antik kuno untuk naik. Dan saat jam antik itu bergerak ke tangan Aisyah, jam antik kuno yang ajaib itu lalu berputar perlahan-lahan.


"KAMU ADALAH TUANKU DAN AKU ADALAH PELAYAN SETIAMU... JAM... JAM ANTIK BERPUTARLAH... !", kata jam antik kuno.


Tiba-tiba seluruh istana awan putih berputar pelan saat jam antik kuno berkata keras dan naik ke tangan Aisyah.


"Lihatlah ! Pintu istana awan putih itu terbuka lebar !", ucap Aisyah.


"Ayo, kita segera keluar dari istana awan putih ini !", teriak Bilqis.


"Iya dan bersiap-siaplah untuk pergi dari istana awan putih ini", kata Aisyah.


"Baiklah, Nona Aisyah", ucap jam antik kuno.


Aisyah lalu berseru lantang kepada burung garuda putih yang dia naiki.


"Wahai burung garuda putih, kita pergi dari istana awan putih ini !", kata Aisyah.


Burung garuda putih terlihat mulai mengepakkan kedua sayapnya dengan kuat lalu mulai terbang perlahan-lahan ke atas.


Melesat pergi meninggalkan istana awan putih setelah pintu gerbang terbuka dengan lebarnya.


Tampak burung garuda putih melayang terbang ke udara melewati awan-awan putih dan membawa Aisyah beserta yang lainnya pergi menjauh dari istana awan putih.


"Sekarang kemana tujuan kita ?", tanya Aisyah.


"Kita akan kembali ke masa lima ratus tahun yang lalu ke negeri Persia", sahut jam antik kuno yang ajaib.

__ADS_1


"Kembali ke Persia...", kata Aisyah.


"Benar, Nona Aisyah", sahut jam antik kuno.


"Kita akan menyelesaikan urusan kita yang tertunda di Persia dan mencari tabib ajaib disana untuk menyembuhkan ingatan anda, Nona Aisyah", kata jam antik kuno.


"Menyembuhkan ingatanku...", ucap Aisyah.


"Benar, Nona Aisyah", kata jam antik kuno.


"Hmm...", gumam Aisyah seraya melirik ke arah jam antik kuno.


"Urusan apakah yang harus kita selesaikan di Persia, wahai jam antik kuno ?", tanya Aisyah.


"Mengembalikan hamba ke wujud semula dari jam antik kuno menjadi wujud jin, asal hamba, Nona Aisyah", sahut jam antik kuno.


"Bagaimana kita akan kembali ke Persia, wahai jam antik kuno ?", tanya Aisyah.


"Kita akan lewati portal waktu agar bisa kembali ke Persia ke masa lima ratus tahun yang lalu", sahut jam antik kuno.


"Portal waktu ?", ucap Aisyah.


"Benar, setelah melihat lingkaran waktu yang ada dihadapan kita maka kita dapat melewati portal waktu menuju kembali ke negeri Persia", sahut jam antik kuno.


"Dimanakah portal waktu itu, wahai jam antik kuno ?", tanya Aisyah.


"Setelah melewati awan putih yang ke sembilan maka kita akan menemukan sebuah lingkaran waktu berupa portal waktu", sahut jam antik kuno.


"Bilqis, apakah kamu tahu keberadaan portal waktu itu ?", tanya Aisyah.


"Tidak, aku tidak tahu karena negeri asal kami sangat berbeda jauh sekali", jawab perempuan cantik itu.


"Bukankah kalian berasal dari dunia yang sama yaitu bangsa jin", kata Aisyah.


"Benar, tetapi dunia tempat tinggal kami berbeda jauh, jika jam antik kuno ajaib berasal dari negeri Persia sedangkan aku berasal dari negeri Sheba", sahut Bilqis.


"Hmmm..., benar juga, aku baru tahu sekarang kalau sebenarnya negeri asal kalian sangat berbeda jauh...", kata Aisyah.


"Baiklah, kalau begitu kita segera pergi mencari portal waktu itu untuk kembali ke Persia", kata Bilqis.


"Iya, kita segera berangkat menuju ke portal waktu ke negeri Persia", ucap Aisyah penuh semangat.


"Ayo ! Kita pergi secepatnya bersama-sama menuju ke portal waktu !", kata Bilqis seraya mengangkat salah satu tangannya ke atas.


Aisyah tersenyum melihat ke arah semuanya dengan hati senang.


"Baiklah, kita segera pergi bersama-sama menuju ke Persia", kata Aisyah seraya menganggukkan kepalanya pelan.


Burung garuda putih lalu terbang melayang cepat melewati awan-awan putih yang ada dihadapan mereka yang berjumlah sembilan.

__ADS_1


Menembus kilat memasuki lorong waktu yang berputar cepat yaitu ke portal waktu menuju ke negeri Persia kembali ke masa lima ratus tahun yang lalu.


__ADS_2